![]() |
Kisah Inspiratif! Relawan ‘Bangkit dari Masjid’ Sukses Wisuda IAI DDI SIDRAP dan Siap Mengabdi |
NARASIRAKYAT --- Suasana haru, bahagia, dan penuh kebanggaan menyelimuti pelaksanaan wisuda di Institut Agama Islam DDI Sidrap. Auditorium kampus tampak penuh sesak oleh kehadiran keluarga, kerabat, dan para pendukung wisudawan yang datang dari berbagai penjuru.
Namun, keramaian tersebut bukanlah bentuk aksi tuntutan, melainkan luapan kebahagiaan atas pencapaian para mahasiswa yang resmi menyandang gelar sarjana.
Di tengah suasana tersebut, tampak hadir Komunitas BDM (Bangkit dari Masjid) Sidrap, yang turut memberikan dukungan penuh kepada para anggotanya yang diwisuda.
8 Relawan BDM Resmi Jadi Sarjana
Sebanyak delapan relawan dari komunitas BDM Sidrap berhasil menyelesaikan studi mereka dan diwisuda pada momentum tersebut, yakni:
Anggi Fitria Ningsih, S.Pd.
Sri Hartati Yunus, S.Pd.
Nurhalisa RN, S.Pd.
Halpina, S.Pd.
Sakina Mawaddah, S.E
Achmadiyanto Ahmad, S.Pd.
Fajar Fadillah, S.Pd.
Muh. Sabil, S.Pd.
Kehadiran komunitas ini menjadi bukti nyata bahwa perjalanan akademik tidak hanya ditempuh secara individu, tetapi juga melalui dukungan kolektif dan nilai kebersamaan.
Dukungan dan Pesan Penuh Makna
Penanggung jawab Komunitas BDM Sidrap, Munaing, mengungkapkan rasa haru dan kebanggaannya atas pencapaian para relawan.
“Ini hari yang sangat membahagiakan bagi kami. Ada delapan volunteer kami yang diwisuda. Mereka adalah pejuang ‘Bangkit dari Masjid’ yang terus belajar dan berkontribusi,” ujarnya.
Ia juga menitipkan pesan penting kepada para wisudawan agar tidak cepat puas dan terus mengembangkan diri.
“Tantangan sebenarnya adalah bagaimana mengaplikasikan ilmu di masyarakat. Tetap hormati dosen, istiqomah, dan peduli kepada guru mengaji kampung,” tambahnya.
Kejutan yang Mengharukan
Salah satu wisudawan, Achmadiyanto Ahmad, mengaku terharu atas kehadiran komunitas BDM yang memberikan kejutan di hari spesial tersebut.
“Terima kasih atas dukungannya. Ini menjadi amanah bagi kami untuk menjaga nama baik almamater dan komunitas,” ungkapnya.
Apresiasi dari Rektor
Rektor IAI DDI Sidrap, Mansur, turut memberikan apresiasi atas kontribusi komunitas BDM yang selama ini aktif dalam kegiatan sosial.
“Saya sering melihat aktivitas BDM yang melibatkan mahasiswa kami. Ini sangat positif, mencerminkan bahwa lulusan kami tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial,” ujarnya.
5 Fakta Menarik di Balik Momen Ini
Auditorium Penuh Sesak
Dipadati keluarga dan pendukung wisudawan dalam suasana penuh kebahagiaan.8 Relawan BDM Wisuda
Menjadi bukti keberhasilan pendidikan dan pembinaan komunitas.Gerakan Sosial Berbasis Masjid
BDM aktif mendukung guru mengaji kampung setiap bulan.Kejutan Emosional
Kehadiran komunitas memberi motivasi tambahan bagi wisudawan.Pengakuan dari Rektor
Aktivitas sosial mahasiswa mendapat apresiasi institusi.
Kisah delapan wisudawan dari Komunitas BDM Sidrap menjadi bukti bahwa pendidikan sejati tidak hanya lahir dari ruang kelas, tetapi juga dari kepedulian sosial dan nilai-nilai keikhlasan.
Dari masjid ke kampus, lalu kembali ke masyarakat—itulah siklus pengabdian yang sesungguhnya.
Mereka bukan hanya sarjana, tetapi juga agen perubahan yang siap membawa ilmu, iman, dan kepedulian untuk membangun masa depan yang lebih baik.


















.jpeg)
