![]() |
Hajj Journey on Mecca and Madinah, Buku yang Membuat Pembacanya Rindu Baitullah |
NARASIRAKYAT — Ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik menuju Tanah Suci, melainkan sebuah perjalanan batin yang sarat makna, pengorbanan, dan ketundukan total kepada Allah Swt. Nilai-nilai inilah yang menjadi ruh utama buku Hajj Journey on Mecca and Madinah, sebuah karya reflektif dan kolaboratif yang lahir dari pengalaman spiritual mendalam para penulis selama menunaikan ibadah haji.
Disusun dengan pendekatan reflektif-edukatif, buku ini tidak hanya mendokumentasikan rangkaian manasik dan perjalanan ibadah, tetapi juga menghadirkan hikmah hidup yang tertuang di setiap sudut Makkah dan Madinah—dari thawaf mengelilingi Ka’bah, wukuf di Arafah, melontar jumrah di Mina, hingga sujud dan doa di Raudhah serta ziarah ke makam Rasulullah Saw.
Buku ini ditulis berdasarkan pengalaman langsung para penulis yang menjejakkan kaki di dua Tanah Suci. Setiap narasi lahir dari peristiwa nyata, emosi yang dirasakan, serta pergulatan batin yang dialami selama menjalankan rukun dan wajib haji. Pembaca diajak seolah ikut berjalan, berdoa, menangis, dan merenung bersama para jamaah.
Ditopang oleh latar belakang penulis yang berasal dari lingkungan pendidikan, dakwah, dan pembimbingan ibadah, Hajj Journey on Mecca and Madinah menghadirkan pemahaman ibadah haji yang tidak hanya sah secara fiqh, tetapi juga kaya makna spiritual. Penjelasan hikmah setiap ritual disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami, tanpa kehilangan substansi keilmuan Islam. Tim Penulis yakni Yuliana akademisi yang aktif di dunia pendidikan yang telah menghasilkan sejumlah karya buku, Muh. Azhar Burhanuddin dan Muh. Asyraf Burhanuddin merupakan praktisi ibadah haji dan Umroh serta Satri Polang, beliau seorang jurnalis yang aktif juga di dunia pendidikan.
Karya ini mendapat penguatan dari sosok-sosok berpengaruh dalam pembinaan umat, termasuk Anregurutta almarhum K.H. Burhanuddin, Lc., yang semasa hidup dikenal sebagai ulama kharismatik dan pembimbing jamaah haji. Nilai-nilai dakwah beliau terus hidup dan terasa dalam pendampingan putra-putranya, Ustadz Dr. H. Azhar Burhanuddin, M.Ag dan Ustadz H. Muhammad Asyraf Burhanuddin, yang juga terlibat langsung dalam pelayanan jamaah dan penulisan buku ini.
Buku ini lahir dari kolaborasi yang kredibel, didukung oleh travel resmi haji dan umrah PT. Almarhamah Cahaya Utama, serta mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk unsur Kementerian Agama dan media edukatif seperti Narasi Rakyat. Seluruh kisah dan refleksi disampaikan secara jujur, proporsional, dan bertanggung jawab sebagai panduan moral dan spiritual bagi umat.
LIMA FAKTA MENARIK BUKU HAJJ JOURNEY ON MECCA AND MADINAH
Berbasis Kisah Nyata Jamaah – Ditulis dari pengalaman autentik, bukan sekadar teori manasik.
Kolaborasi Ulama, Pendidik, dan Praktisi – Menghadirkan perspektif yang utuh antara ilmu dan pengalaman.
Bahasa Reflektif dan Humanis – Mudah dipahami oleh semua kalangan, termasuk calon jamaah haji dan umrah.
Mengangkat Nilai Kehidupan – Haji diposisikan sebagai madrasah kehidupan, bukan ritual semata.
Relevan sebagai Panduan Spiritual – Cocok dibaca sebelum, saat, maupun setelah berhaji atau berumrah.
Lebih dari sekadar buku perjalanan, Hajj Journey on Mecca and Madinah adalah ajakan untuk merenung, memperbaiki diri, dan menata ulang tujuan hidup. Ia mengingatkan bahwa setiap langkah di Tanah Suci adalah pelajaran tentang kesabaran, keikhlasan, dan cinta kepada Allah serta Rasul-Nya.
Buku ini diharapkan menjadi teman spiritual bagi siapa pun yang merindukan Makkah dan Madinah—baik yang telah berkunjung, sedang mempersiapkan diri, maupun yang terus berdoa agar suatu hari Allah Swt memanggilnya ke Baitullah.






