![]() |
Kakan Kemenag Pinrang Kebersamaan Jadi Pesan Utama Peringatan HAB ke-80 Kementerian Agama RI |
NARASIRAKYAT — Suasana hangat penuh keakraban menyelimuti Lapangan Merdeka Bone, Kamis (8/1/2026), saat Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pinrang, H. Muhammad Idris Usman, turut ambil bagian dalam Lomba Lari Karung antar Pejabat Administrator Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian hiburan dalam peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia.
Di tengah kesibukan agenda formal peringatan HAB, lomba tradisional ini tampil sebagai ruang relaksasi sekaligus simbol kuat kebersamaan lintas daerah. Para pejabat administrator dari berbagai kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan tampak antusias mengikuti perlombaan yang sarat gelak tawa, disambut sorak penonton yang memadati area lapangan.
Dengan penuh sportivitas, H. Muhammad Idris Usman mengikuti lomba bersama para pejabat lainnya. Meski dikemas sederhana, lomba lari karung berhasil mencairkan suasana, memperlihatkan sisi humanis para pejabat, serta menegaskan bahwa nilai kebersamaan dan kegembiraan menjadi ruh penting dalam perjalanan panjang Kementerian Agama.
Dalam keterangannya di sela kegiatan, Kakan Kemenag Pinrang menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar ajang hiburan, melainkan momentum untuk mempererat silaturahmi dan membangun kekompakan antarsesama aparatur.
Peringatan HAB ke-80 Kemenag RI tahun ini tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial dan refleksi sejarah, tetapi juga menghadirkan ruang kebersamaan yang menumbuhkan semangat persaudaraan dan kolaborasi lintas wilayah.
Lima Fakta Menarik Kegiatan Lari Karung Pejabat Kemenag Sulsel
Diikuti pejabat lintas daerah
Lomba ini melibatkan pejabat administrator Kemenag dari berbagai kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan, memperkuat jejaring silaturahmi antarwilayah.Bagian dari rangkaian resmi HAB ke-80
Meski bernuansa hiburan, kegiatan ini menjadi agenda resmi pendukung peringatan Hari Amal Bakti Kemenag RI.Mengangkat permainan tradisional
Lari karung dipilih sebagai simbol kesederhanaan, kebersamaan, dan kearifan lokal yang relevan dengan nilai pelayanan publik.Menampilkan sisi humanis pejabat
Kehadiran para pimpinan dalam lomba ini menunjukkan kedekatan dengan masyarakat dan sesama aparatur.Disambut antusias peserta dan penonton
Ratusan peserta dan masyarakat memadati Lapangan Merdeka Bone, menciptakan suasana meriah dan penuh kegembiraan.
Di usia ke-80, Kementerian Agama terus meneguhkan perannya bukan hanya sebagai institusi pelayanan keagamaan, tetapi juga sebagai rumah besar kebersamaan dan persaudaraan. Melalui kegiatan sederhana seperti lomba lari karung, nilai-nilai kekompakan, keikhlasan, dan kegembiraan kembali dihidupkan—menjadi energi moral untuk memperkuat pelayanan yang humanis, inklusif, dan berintegritas bagi seluruh umat.






