-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     

     


     



     

    Iklan

    Lima Fakta Menarik Penanaman Alpukat di Kompleks SKPD Sidrap

    Satry Polang
    Jumat, 09 Januari 2026, Januari 09, 2026 WIB Last Updated 2026-01-10T02:29:19Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250

    Lima Fakta Menarik Penanaman Alpukat di Kompleks SKPD Sidrap



    NARASIRAKYAT — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menunjukkan komitmennya dalam menata lingkungan sekaligus menghadirkan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif memimpin langsung kegiatan penanaman ratusan pohon alpukat di sepanjang jalan depan Kompleks SKPD Sidrap, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, Jumat sore (9/1/2026).

    Kegiatan penghijauan ini dilaksanakan di taman median jalan dan sisi utara ruas jalan yang baru saja rampung diperbaiki. Tidak sekadar memperindah kawasan perkantoran, penanaman alpukat ini dirancang sebagai langkah strategis memanfaatkan ruang terbuka hijau secara produktif dan berkelanjutan.

    Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah dan Sekretaris Daerah Sidrap Andi Rahmat Saleh, bersama para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan jajarannya. Kehadiran pimpinan daerah secara langsung menjadi penegasan bahwa program ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari kebijakan lingkungan yang terencana.

    Sebanyak ratusan pohon alpukat dengan tinggi rata-rata 1 hingga 2 meter ditanam di sepanjang ruas jalan. Pohon-pohon tersebut dibagi kepada masing-masing OPD untuk ditanam sekaligus dirawat secara berkelanjutan. Skema ini diharapkan menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga dan memelihara ruang hijau daerah.

    Untuk mempercepat proses penanaman, satu unit alat berat dikerahkan membantu penggalian lubang tanam. Setelah penanaman selesai, mobil pemadam kebakaran (Damkar) langsung melakukan penyiraman agar tanaman mendapatkan pasokan air yang cukup di fase awal pertumbuhan.

    Dalam keterangannya, Bupati Syaharuddin Alrif menjelaskan bahwa pemilihan pohon alpukat bukan tanpa pertimbangan. Tanaman ini dinilai lebih produktif dibandingkan pohon sebelumnya yang tidak menghasilkan buah konsumsi.

    “Penanaman ini untuk mengganti pohon yang tidak produktif. Kita berharap pohon alpukat ini sekitar satu atau dua tahun mendatang bisa berbuah dan dinikmati masyarakat maupun anak cucu kita,” ujar Syaharuddin.

    Ia menegaskan bahwa program tersebut merupakan bentuk ikhtiar bersama untuk menghadirkan manfaat nyata dari setiap kebijakan pembangunan.

    “Ini ikhtiar untuk kebaikan bersama. Selain membuat kawasan lebih asri dan rindang, buahnya juga bermanfaat,” tambahnya.

    Antusiasme terlihat dari para kepala OPD dan jajaran yang terlibat langsung dalam proses penanaman di titik-titik yang menjadi tanggung jawab masing-masing. Kolaborasi lintas OPD ini menjadi simbol kuatnya semangat kebersamaan dalam membangun Sidrap yang hijau, tertata, dan produktif.

    Lima Fakta Menarik Penanaman Alpukat di Kompleks SKPD Sidrap

    1. Dipimpin langsung Bupati Sidrap
      Penghijauan ini menjadi program strategis yang mendapat perhatian langsung pimpinan daerah.

    2. Menggantikan pohon tidak produktif
      Alpukat dipilih karena memiliki nilai ekologis sekaligus manfaat ekonomi.

    3. Melibatkan seluruh OPD
      Setiap OPD bertanggung jawab menanam dan merawat pohon di wilayahnya masing-masing.

    4. Didukung peralatan lengkap
      Proses penanaman dibantu alat berat dan penyiraman menggunakan armada Damkar.

    5. Berorientasi jangka panjang
      Pohon alpukat ditargetkan mulai berbuah dalam 1–2 tahun ke depan.


    Penanaman ratusan pohon alpukat di kawasan SKPD Sidrap menjadi simbol perubahan paradigma pembangunan: dari sekadar membangun infrastruktur fisik menuju investasi lingkungan yang berkelanjutan. Dengan kepemimpinan yang visioner dan keterlibatan seluruh OPD, Sidrap menanam harapan hari ini untuk dinikmati generasi esok—lingkungan yang hijau, sehat, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

    Komentar

    Tampilkan