![]() |
Sinergi Mahasiswa KKN IAI DDI Sidrap Bersama UNHAS, Jumat Bersih di Duampanua Baranti Perkuat Gerakan “Sidrap Bersih” |
NARASIRAKYAT — Komitmen menjaga lingkungan bersih dan sehat terus digelorakan di Kabupaten Sidenreng Rappang. Melalui unggahan di media sosialnya, Lurah Duampanua, Kecamatan Baranti, Ahmad Andi As’ad, melaporkan pelaksanaan Giat Jumat Bersih yang berlangsung pada Jumat, 9 Januari 2026, di wilayah Kelurahan Duampanua.
Kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi antara Pemerintah Kelurahan Duampanua, Mahasiswa KKN IAI DDI Sidenreng Rappang, dan Mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin Serta Personil TNI. Sinergi lintas unsur tersebut menjadi kekuatan utama dalam mendorong kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya kebersihan lingkungan.
Jumat Bersih tidak hanya dimaknai sebagai aktivitas rutin membersihkan lingkungan, tetapi juga sebagai sarana edukasi sosial. Melalui keterlibatan mahasiswa dan aparatur kelurahan, kegiatan ini menghadirkan praktik nyata gotong royong sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama terhadap ruang hidup masyarakat.
Dalam keterangannya, Lurah Duampanua menegaskan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah, khususnya mendukung program Pemerintah Kabupaten Sidrap “Sidrap Bersih”, yang menempatkan kebersihan lingkungan sebagai fondasi kesehatan, kenyamanan, dan kualitas hidup warga.
Lima Fakta Menarik Jumat Bersih Kelurahan Duampanua
Dilaksanakan Jumat, 9 Januari 2026, sebagai bagian dari agenda rutin kebersihan lingkungan.
Melibatkan dua perguruan tinggi, yakni IAI DDI Sidrap dan Universitas Hasanuddin.
Dipimpin langsung Pemerintah Kelurahan Duampanua, memperkuat peran aparatur di tingkat akar rumput.
Mengusung pendekatan edukatif, menanamkan kesadaran kebersihan sejak dini kepada masyarakat.
Sejalan dengan program Pemda Sidrap “Sidrap Bersih”, sebagai gerakan berkelanjutan.
Jumat Bersih di Kelurahan Duampanua menunjukkan bahwa perubahan besar berawal dari langkah sederhana yang dilakukan bersama. Ketika pemerintah, mahasiswa, dan masyarakat berjalan seiring, kebersihan bukan lagi sekadar kewajiban, melainkan budaya. Dari lorong-lorong kelurahan inilah harapan akan Sidrap yang bersih, sehat, dan nyaman terus tumbuh dan menguat.







