![]() |
BPBD Sidrap Catat 18 Kejadian Bencana Sepanjang Januari 2026, Cuaca Ekstrem Masih Mendominasi |
NARASIRAKYAT – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidenreng Rappang merilis Infografis Bencana Bulan Januari 2026 melalui akun media sosial resminya. Berdasarkan data periode 1–31 Januari 2026, tercatat 18 kejadian bencana yang terjadi di berbagai wilayah Kabupaten Sidenreng Rappang.
Dari total kejadian tersebut, bencana alam berupa cuaca ekstrem mendominasi dengan 15 kejadian, sementara bencana non-alam berupa kebakaran tercatat sebanyak 3 kejadian. Cuaca ekstrem yang terjadi umumnya berupa angin kencang yang berdampak langsung pada permukiman warga.
Infografis BPBD Sidrap menunjukkan bahwa kejadian cuaca ekstrem tersebar di sejumlah desa dan kelurahan, di antaranya Desa Maddenra, Desa Sumpangmango, Desa Passeno, Desa Bola Bulu, Desa Mojong, Desa Damai, Desa Kanie, serta Kelurahan Rappang, Kelurahan Pangkajene, dan Kelurahan Ponrangae.
Sementara itu, kejadian kebakaran rumah tercatat di Desa Bola Bulu, Kelurahan Panreng, dan Kelurahan Lakessi. Seluruh kejadian tersebut ditangani sesuai dengan prosedur penanganan darurat BPBD bersama unsur terkait.
BPBD Sidrap juga mencatat 18 unit rumah mengalami kerusakan akibat bencana selama bulan Januari 2026. Data ini menjadi indikator penting dalam upaya mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, khususnya pada musim dengan intensitas cuaca ekstrem yang tinggi.
Melalui publikasi data ini, BPBD Sidrap menegaskan komitmennya terhadap transparansi informasi kebencanaan, sekaligus sebagai bentuk edukasi publik agar masyarakat lebih waspada dan siap menghadapi potensi risiko bencana di lingkungan masing-masing.
Lima Fakta Menarik Bencana Januari 2026 di Sidrap
Total 18 Kejadian dalam Sebulan
Januari 2026 menjadi bulan dengan intensitas bencana yang cukup tinggi.Cuaca Ekstrem Mendominasi
Angin kencang tercatat sebagai penyebab utama, mencapai 15 kejadian.Kebakaran Rumah Masih Terjadi
Tiga kejadian kebakaran tercatat sebagai bencana non-alam.Sebaran Merata di Desa dan Kelurahan
Kejadian tidak terpusat di satu wilayah, tetapi menyebar di berbagai kecamatan.18 Rumah Terdampak
Kerusakan rumah menjadi dampak paling nyata yang dirasakan masyarakat.
Data kebencanaan Januari 2026 menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan adalah kunci keselamatan. Melalui sinergi antara pemerintah daerah, BPBD, dan masyarakat, risiko bencana dapat ditekan dan dampaknya diminimalkan. Kesadaran, kewaspadaan, serta kepedulian bersama adalah fondasi penting dalam membangun Sidrap yang lebih tangguh menghadapi bencana.







.jpeg)











