![]() |
Luar Biasa! Sidrap Juara Pertumbuhan Ekonomi Sulsel 2025 dengan 7,71 Persen |
NARASIRAKYAT — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mencatatkan capaian impresif dengan meraih peringkat pertama pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sulawesi Selatan tahun 2025. Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS), laju pertumbuhan ekonomi Sidrap mencapai 7,71 persen, tertinggi dari 24 kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan.
Bupati Syaharuddin Alrif menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut.
“Alhamdulillah, Kabupaten Sidenreng Rappang menjadi juara satu dalam pertumbuhan ekonomi tahun 2025 di Sulawesi Selatan. Ini berkat kerja keras semua pihak,” ujarnya, Jumat (27/02/2026).
Peringkat 1 di Sulsel: Unggul dari 24 Daerah
Dalam daftar perbandingan pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan tahun 2025:
Sidrap: 7,71 persen
Luwu: 7,43 persen
Wajo: 7,16 persen
Gowa: 7,04 persen
Jeneponto: 6,59 persen
Luwu Utara: 6,17 persen
Sinjai: 6,05 persen
Sementara itu, Kota Makassar mencatat 5,34 persen, dan posisi terbawah ditempati Bantaeng dengan 2,56 persen.
Capaian 7,71 persen menegaskan posisi Sidrap sebagai salah satu motor penggerak ekonomi baru di Sulawesi Selatan.
Rekor Tertinggi dalam Delapan Tahun
Data BPS menunjukkan tren pertumbuhan ekonomi Sidrap periode 2018–2025 yang fluktuatif:
2018: 5,02%
2019: 4,65%
2020: -0,59% (kontraksi akibat pandemi Covid-19)
2021: 5,54%
2022: 4,86%
2023: 3,28%
2024: 4,05%
2025: 7,71% (rekor tertinggi)
Lonjakan tajam pada 2025 bukan hanya menandai pemulihan penuh pascapandemi, tetapi juga menjadi pencapaian tertinggi dalam delapan tahun terakhir.
Pertumbuhan signifikan ini ditopang oleh penguatan sektor:
Pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah
Perdagangan yang semakin aktif dan ekspansif
Jasa dan sektor penunjang yang menunjukkan peningkatan kontribusi
Sebagai daerah berjuluk Bumi Nene Mallomo, Sidrap terus memperkuat fondasi ekonomi berbasis potensi lokal dengan pendekatan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Lima Fakta Menarik Pertumbuhan Ekonomi Sidrap 2025
Sidrap mencatat pertumbuhan 7,71 persen, tertinggi di Sulsel.
Menjadi capaian tertinggi dalam delapan tahun terakhir.
Bangkit dari kontraksi -0,59 persen pada 2020 akibat pandemi.
Sektor pertanian dan perdagangan menjadi motor utama.
Mengungguli 23 kabupaten/kota lain di Sulawesi Selatan.
Capaian ini bukan sekadar angka statistik, melainkan refleksi kerja kolektif pemerintah daerah, pelaku usaha, petani, pedagang, dan seluruh elemen masyarakat. Pertumbuhan 7,71 persen menunjukkan bahwa fondasi ekonomi Sidrap semakin kokoh dan kompetitif di tingkat regional.
Dengan tren positif ini, Pemerintah Kabupaten Sidrap optimistis dapat menjaga stabilitas pertumbuhan yang inklusif, memperluas lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Dari masa kontraksi pandemi hingga mencetak rekor tertinggi, Sidrap membuktikan bahwa kolaborasi dan konsistensi pembangunan mampu menghasilkan lompatan signifikan.
Pertumbuhan 7,71 persen bukanlah garis akhir, melainkan pijakan awal menuju Sidrap yang lebih maju, tangguh, dan berdaya saing di masa depan.







.jpeg)











