![]() |
| Tarawih Perdana Muhammadiyah 1447 H, Masjid Angkatan Muda Muhammadiyah Rappang Dipadati Jamaah |
NARASIRAKYAT, SIDRAP, 17 Februari 2026 – Ratusan warga memadati Masjid Angkatan Muda Muhammadiyah Kota Rappang, Sidrap, Selasa malam (17/2/2026), dalam pelaksanaan salat Tarawih perdana Ramadhan 1447 Hijriah. Ibadah dilakukan serentak oleh warga Muhammadiyah di berbagai daerah, menyusul penetapan awal puasa berdasarkan metode hisab.
Suasana masjid tampak khidmat sekaligus penuh suka cita. Jamaah dari berbagai kalangan—orang tua, pemuda, hingga anak-anak—hadir sejak sebelum waktu Isya. Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema, menandai dimulainya bulan suci dengan semangat kebersamaan dan optimisme spiritual.
Muhammadiyah diketahui menetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal, sebuah pendekatan astronomis yang telah lama menjadi rujukan organisasi tersebut dalam menentukan kalender hijriah.
Tarawih perdana bukan sekadar ritual tahunan. Ia menjadi simbol pembaruan (tajdid) spiritual umat. Di Rappang, momentum ini terasa kuat. Jamaah yang memenuhi saf-saf masjid menunjukkan kesiapan memasuki bulan latihan ruhani selama 30 hari ke depan.
Metode hisab yang digunakan Muhammadiyah mencerminkan konsistensi organisasi dalam memadukan teks keagamaan dengan ilmu falak (astronomi). Pendekatan ini telah digunakan secara sistematis dan teruji, memberikan kepastian jadwal ibadah bagi warga persyarikatan.
Di tingkat lokal, pelaksanaan tarawih serentak juga menjadi ruang konsolidasi sosial. Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi pusat pembinaan umat, penguatan literasi Qur’ani, dan solidaritas sosial.
Lima Fakta Menarik Tarawih Perdana di Rappang
Dipadati Ratusan Jamaah
Masjid Angkatan Muda Muhammadiyah Rappang penuh menunjukkan antusiasme tinggi warga menyambut Ramadhan.Serentak Secara Nasional
Pelaksanaan tarawih dilakukan bersamaan oleh warga Muhammadiyah di seluruh Indonesia.Berbasis Metode Hisab
Penetapan awal Ramadhan menggunakan pendekatan astronomis (hisab), yang menjadi ciri khas Muhammadiyah.Didominasi Generasi Muda
Kehadiran pemuda dan anak-anak cukup signifikan, mencerminkan regenerasi dan kesinambungan pembinaan umat.Momentum Konsolidasi Umat
Selain ibadah, Ramadhan menjadi ruang perencanaan program sosial, pengajian, dan kegiatan kemasyarakatan.
Di tengah dinamika perbedaan metode penentuan awal Ramadhan di Indonesia, masyarakat diimbau tetap menjaga persatuan dan saling menghormati. Perbedaan hisab dan rukyat adalah bagian dari khazanah fiqh Islam yang telah berlangsung lama.
Di Rappang, suasana kebersamaan justru menjadi bukti bahwa Ramadhan adalah ruang mempererat ukhuwah, bukan memecah belah.
Tarawih perdana di Masjid Angkatan Muda Muhammadiyah Rappang menjadi penanda dimulainya perjalanan spiritual Ramadhan 1447 H. Saf-saf yang rapat bukan hanya simbol kerapian ibadah, tetapi juga cerminan soliditas umat.
Semoga setiap rakaat yang ditegakkan menjadi energi perubahan, setiap ayat yang dilantunkan menjadi cahaya petunjuk, dan setiap langkah menuju masjid menjadi saksi keimanan.
Ramadhan telah tiba. Saatnya memperbaiki diri, menguatkan empati, dan mempererat persaudaraan.






.jpeg)











