-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     


     


     


     


     


     

     





     


     


     


     

     



     

    Iklan

    Jamaah Travel Raudatul Jannah Tiba Selamat di Baranti, Disambut Haru Keluarga di Masjid Al Akhaerat Sidrap

    Satry Polang
    Rabu, 18 Februari 2026, Februari 18, 2026 WIB Last Updated 2026-02-18T21:00:15Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250

    Jamaah Travel Raudatul Jannah Tiba Selamat di Baranti, Disambut Haru Keluarga di Masjid Al Akhaerat Sidrap



    NARASIRAKYAT ---- Suasana haru menyelimuti pelataran Masjid Al Akhaerat Baranti, Sidrap, saat rombongan jamaah umrah Travel Raudatul Jannah (RJ Travel) tiba dengan selamat pada pukul 23.55 WITA. Tangis bahagia, pelukan hangat keluarga, dan ucapan syukur menggema di tengah malam yang penuh keberkahan. Sebelumnya rombongan ini berangkat ke tanah suci pada 7 Februari 2026 lalu. 


    Kedatangan jamaah dipimpin langsung oleh pembimbing umrah H. Muh. Asyraf Burhanuddin dan H. Andi Alling, yang sejak awal keberangkatan hingga kepulangan memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan tertib, aman, dan sesuai tuntunan syariat.


    “Alhamdulillah watsyukurillah, seluruh jamaah tiba dalam keadaan sehat dan selamat. Terima kasih atas kerja sama dan doa semua pihak. Semoga kita senantiasa dalam lindungan Allah SWT,” ungkap pihak penyelenggara.


    Kronologi Kedatangan Jamaah Umrah (07 Februari)

    Perjalanan kepulangan jamaah berlangsung tertib dengan jadwal sebagai berikut:

    • 16.50 WITA – Tiba di Bandara Makassar

    • 18.00 WITA – Bertolak menuju Sidrap menggunakan bus Makassar–Sidrap

    • Singgah di Masjid Raya Barru untuk mandi dan berganti pakaian

    • 22.55 WITA – Tiba di Kantor RJ Travel, Baranti dan disambut di Masjid Al Akhaerat Baranti


    Sesuai arahan panitia, jamaah mengenakan pakaian batik travel saat tiba. Pakaian ihram dan perlengkapan seperti baju Arab, songkok aji, parampa’, surban, serta parfum disimpan rapi dalam ransel. Pengambilan air zam-zam dijadwalkan dilakukan di Bandara Makassar.


    Perjalanan umrah bukan sekadar perjalanan fisik dari Tanah Suci kembali ke tanah air. Ia adalah perjalanan spiritual yang meninggalkan jejak mendalam dalam hati setiap jamaah.


    Sepanjang pelaksanaan ibadah di Makkah dan Madinah, jamaah dibimbing intensif oleh pembimbing berpengalaman. Pendekatan pembinaan yang dilakukan tidak hanya teknis manasik, tetapi juga penguatan ruhiyah (spiritualitas), adab, dan kebersamaan dalam saf perjalanan.


    Kehadiran pembimbing seperti H. Muh. Asyraf Burhanuddin dan H. Andi Alling menjadi faktor penting dalam menjaga kekompakan rombongan. Dengan pengalaman mendampingi jamaah di berbagai musim umrah, keduanya memastikan setiap tahapan ibadah berjalan sesuai tuntunan syariat dan prosedur perjalanan internasional.


    Kepulangan yang selamat menjadi bukti komitmen profesionalitas penyelenggara dalam mengutamakan keselamatan, kenyamanan, dan kepatuhan regulasi.


    Lima Fakta Menarik Kepulangan Jamaah RJ Travel

    1. Tiba Tepat Waktu dan Terjadwal
      Seluruh agenda perjalanan berjalan sesuai jadwal yang telah direncanakan sejak keberangkatan.

    2. Pembimbing Berpengalaman
      Jamaah didampingi langsung oleh pimpinan dan pembimbing berpengalaman yang memastikan kualitas bimbingan ibadah.

    3. Transit Edukatif dan Tertib
      Singgah di Masjid Raya Barru dimanfaatkan untuk bersih diri dan penyesuaian sebelum tiba di kampung halaman.

    4. Protokol Kedisiplinan Jamaah
      Pengaturan pakaian, penyimpanan perlengkapan, dan pengambilan air zam-zam menunjukkan manajemen perjalanan yang rapi dan profesional.

    5. Disambut Hangat Masyarakat
      Penyambutan di Masjid Al Akhaerat berlangsung penuh haru, mencerminkan kuatnya nilai kekeluargaan dan kebersamaan umat.


    Kepulangan jamaah umrah bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari babak baru kehidupan spiritual. Setiap thawaf yang ditunaikan, setiap doa yang dipanjatkan di Multazam, setiap sujud di Raudhah, kini dibawa pulang sebagai cahaya yang menerangi keluarga dan lingkungan sekitar.


    Semoga kemabruran ibadah menjadi energi kebaikan yang menular, memperkuat ukhuwah, dan meneguhkan komitmen untuk menjadi pribadi yang lebih bertakwa.

    Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.

    Komentar

    Tampilkan