-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     

     



     

    Iklan

    Munaing Dosen Psikologi Bahas Konflik Keluarga Secara Mendalam Dalam Karya Buku "Psikologi Keluarga"

    Satry Polang
    Rabu, 15 April 2026, April 15, 2026 WIB Last Updated 2026-04-15T13:59:48Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250

    Munaing Dosen Psikologi Bahas Konflik Keluarga Secara Mendalam Dalam Karya Buku "Psikologi Keluarga"



    NARASIRAKYAT --- Di tengah meningkatnya dinamika dan tantangan kehidupan keluarga modern, sebuah karya ilmiah dari Munaing hadir memberikan perspektif mendalam tentang akar persoalan dalam rumah tangga.


    Buku berjudul “Masalah yang Terjadi dalam Keluarga” ini mengupas secara komprehensif berbagai konflik yang kerap muncul dalam kehidupan keluarga, mulai dari persoalan komunikasi, ekonomi, hingga kesehatan mental.


    Karya ini mendapat apresiasi dari pimpinan PT Narasi Rakyat, Satri Polang, yang menilai buku tersebut sebagai kontribusi penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keharmonisan keluarga.


    Keluarga: Fondasi yang Mulai Teruji

    Dalam bukunya, Munaing menegaskan bahwa keluarga merupakan unit sosial terkecil yang memiliki peran vital dalam membentuk karakter individu. Namun, di tengah arus modernisasi, banyak keluarga menghadapi tekanan yang berpotensi merusak keharmonisan.


    Ia menyoroti bahwa meskipun pernikahan bertujuan menciptakan kebahagiaan, realitas menunjukkan adanya tantangan besar seperti:

    • Pergeseran nilai moral

    • Tekanan ekonomi

    • Gagalnya komunikasi

    • Konflik antar anggota keluarga


    Data Nyata: Perceraian Masih Tinggi

    Buku ini juga diperkuat dengan data empiris, khususnya di Sulawesi Selatan. Pada tahun 2023, tercatat sebanyak 12.806 kasus perceraian, dengan penyebab terbesar adalah perselisihan yang terjadi secara terus-menerus.


    Fakta ini menunjukkan bahwa konflik kecil yang tidak terselesaikan dapat berkembang menjadi masalah besar yang berujung pada perpisahan.


    Mengurai Akar Konflik Keluarga

    Melalui pendekatan psikologi sosial, penulis mengelompokkan konflik keluarga ke dalam beberapa kategori utama, antara lain:

    • Konflik orang tua dan anak

    • Masalah ekonomi rumah tangga

    • Cemburu dan perselingkuhan

    • Sikap dominasi atau superioritas

    • Gangguan kesehatan mental


    Selain itu, faktor eksternal seperti lingkungan pergaulan, campur tangan pihak ketiga, hingga perilaku menyimpang seperti judi dan narkoba turut memperparah kondisi keluarga.


    Kunci Solusi: Komunikasi dan Adaptasi

    Munaing menekankan bahwa konflik sebenarnya merupakan hal yang alami dalam interaksi manusia. Namun, yang menjadi pembeda adalah bagaimana keluarga mampu mengelola konflik tersebut.


    Tiga pilar utama yang menjadi kunci stabilitas keluarga:

    • Kohesi: Kedekatan emosional antar anggota

    • Adaptasi: Kemampuan menghadapi perubahan

    • Komunikasi efektif: Kejujuran, kesabaran, dan saling memahami


    Apresiasi Narasi Rakyat

    Pimpinan PT Narasi Rakyat, Satri Polang, menyampaikan apresiasinya terhadap kehadiran buku ini.


    Menurutnya, karya tersebut tidak hanya relevan secara akademik, tetapi juga memberikan dampak sosial yang luas.

    “Buku ini menjadi refleksi penting bagi masyarakat. Isinya tidak hanya teoritis, tetapi menyentuh realitas kehidupan keluarga saat ini,” ujarnya.


    5 Fakta Menarik Buku Ini

    1. Ditulis oleh Praktisi dan Akademisi
      Penulis merupakan dosen psikologi aktif sekaligus penggiat sosial.

    2. Mengangkat Data Nyata
      Didukung statistik perceraian di Sulawesi Selatan.

    3. Bahas Isu Sensitif Secara Terbuka
      Termasuk KDRT dan kesehatan mental.

    4. Solusi Praktis dan Aplikatif
      Tidak hanya teori, tetapi juga pendekatan solusi.

    5. Relevan untuk Semua Kalangan
      Baik pasangan muda, orang tua, maupun akademisi.


    Di tengah kompleksitas kehidupan modern, keluarga tetap menjadi tempat pertama dan utama dalam membangun peradaban.


    Melalui buku ini, Munaing mengingatkan bahwa keharmonisan keluarga bukanlah sesuatu yang terjadi begitu saja, melainkan hasil dari proses belajar, memahami, dan saling menguatkan.


    Sebab pada akhirnya, keluarga yang kuat akan melahirkan generasi yang tangguh—dan dari sanalah masa depan bangsa dibangun.

    Komentar

    Tampilkan