![]() |
PELEPASAN FORCE 40 SMKN 3 SIDRAP LULUSAN TAK HANYA BERIJAZAH, TAPI BERSERTIFIKAT KOMPETENSI NASIONAL |
NARASIRAKYAT — Momen pelepasan alumni SMK Negeri 3 Sidenreng Rappang berlangsung penuh makna dan refleksi. Angkatan “FORCE 40” tidak hanya menutup perjalanan sebagai siswa, tetapi juga menandai awal langkah sebagai generasi vokasi yang siap berkarya dan memberi dampak nyata.
Kepala sekolah Rahmat Ahmad menegaskan bahwa pendidikan bukan sekadar proses akademik, melainkan perjalanan hidup yang membentuk karakter, kedisiplinan, dan daya juang.
“Pendidikan adalah satu kesatuan dengan proses hidup yang penuh makna. Tidak sekadar hafalan, tetapi melahirkan karya-karya kecil yang berdampak,” ujarnya dalam sambutan Pelepasan Alumni FORCE 40.
Dua Sertifikat, Satu Masa Depan Cerah
Salah satu capaian membanggakan dari angkatan ini adalah keberhasilan siswa memperoleh dua sertifikat sekaligus saat kelulusan:
Ijazah pendidikan formal
Sertifikat kompetensi dari industri nasional sesuai bidang keahlian
Hal ini menjadi bukti bahwa lulusan SMK tidak hanya siap melanjutkan pendidikan, tetapi juga siap terjun langsung ke dunia kerja.
Beasiswa dan Program Penguatan Siswa
Seluruh siswa angkatan ini juga tercatat sebagai penerima Program Indonesia Pintar (PIP), yang memberikan dukungan finansial untuk menunjang proses belajar.
Namun, menurut pihak sekolah, pertumbuhan siswa tidak hanya dipengaruhi oleh bantuan tersebut. Faktor utama terletak pada penguatan pengetahuan dan keterampilan melalui:
Unit Produksi Sekolah
Teaching Factory (TEFA)
Program kolaborasi bersama alumni
Pendekatan ini menjadikan siswa lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja dan kewirausahaan.
Relasi Guru dan Murid: Belajar Dua Arah
Rahmat Ahmad juga menekankan pentingnya hubungan humanis antara guru dan murid. Menurutnya, proses belajar tidak lagi satu arah, melainkan kolaboratif.
Guru tidak hanya mengajar, tetapi juga belajar dari murid. Pendekatan ini melibatkan:
Olah pikir (intelektual)
Olah hati (emosional dan karakter)
Olah raga (fisik dan disiplin)
Semua itu menjadi bagian dari implementasi tugas guru sebagaimana diamanatkan dalam undang-undang.
Pesan untuk Murid: Terus Melangkah dan Berdampak
Dalam suasana haru, pesan mendalam disampaikan kepada para siswa:
“Tidak ada yang tahu masa depan kita. Bersekolah adalah proses melatih kedisiplinan dan kesabaran. Teruslah melangkah dan jadilah pribadi yang berdampak.”
Pesan ini menjadi bekal moral bagi para lulusan dalam menghadapi dunia yang penuh tantangan.
5 Fakta Menarik FORCE 40 SMKN 3 Sidrap
100% Siswa Penerima PIP – Dukungan penuh dari pemerintah
Dua Sertifikat Kelulusan – Ijazah dan sertifikat kompetensi
Pembelajaran Berbasis Industri – TEFA dan unit produksi aktif
Kolaborasi Alumni – Program bersama lulusan sebelumnya
Pendekatan Humanis – Guru dan murid belajar dua arah
Apresiasi untuk Orang Tua dan Komite
Pihak sekolah juga menyampaikan terima kasih kepada orang tua siswa dan ketua komite yang telah hadir dan mendukung penuh proses pendidikan hingga pelepasan ini. Kebersamaan ini menjadi bukti bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama.
Di balik seragam abu-abu yang kini akan dilepas, tersimpan perjalanan panjang penuh perjuangan, tawa, dan harapan. FORCE 40 bukan sekadar alumni, tetapi generasi yang telah ditempa untuk siap menghadapi dunia nyata. Karena sejatinya, sekolah bukan hanya tempat belajar—tetapi tempat bertumbuh menjadi manusia yang bermakna.



















