-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     

     



     

    Iklan

    PELEPASAN FORCE 40 SMKN 3 SIDRAP LULUSAN TAK HANYA BERIJAZAH, TAPI BERSERTIFIKAT KOMPETENSI NASIONAL

    Satry Polang
    Sabtu, 25 April 2026, April 25, 2026 WIB Last Updated 2026-04-25T12:14:37Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250

    PELEPASAN FORCE 40 SMKN 3 SIDRAP LULUSAN TAK HANYA BERIJAZAH, TAPI BERSERTIFIKAT KOMPETENSI NASIONAL



    NARASIRAKYAT  — Momen pelepasan alumni SMK Negeri 3 Sidenreng Rappang berlangsung penuh makna dan refleksi. Angkatan “FORCE 40” tidak hanya menutup perjalanan sebagai siswa, tetapi juga menandai awal langkah sebagai generasi vokasi yang siap berkarya dan memberi dampak nyata.


    Kepala sekolah Rahmat Ahmad menegaskan bahwa pendidikan bukan sekadar proses akademik, melainkan perjalanan hidup yang membentuk karakter, kedisiplinan, dan daya juang.


    “Pendidikan adalah satu kesatuan dengan proses hidup yang penuh makna. Tidak sekadar hafalan, tetapi melahirkan karya-karya kecil yang berdampak,” ujarnya dalam sambutan Pelepasan Alumni FORCE 40.


    Dua Sertifikat, Satu Masa Depan Cerah

    Salah satu capaian membanggakan dari angkatan ini adalah keberhasilan siswa memperoleh dua sertifikat sekaligus saat kelulusan:

    • Ijazah pendidikan formal

    • Sertifikat kompetensi dari industri nasional sesuai bidang keahlian


    Hal ini menjadi bukti bahwa lulusan SMK tidak hanya siap melanjutkan pendidikan, tetapi juga siap terjun langsung ke dunia kerja.


    Beasiswa dan Program Penguatan Siswa

    Seluruh siswa angkatan ini juga tercatat sebagai penerima Program Indonesia Pintar (PIP), yang memberikan dukungan finansial untuk menunjang proses belajar.


    Namun, menurut pihak sekolah, pertumbuhan siswa tidak hanya dipengaruhi oleh bantuan tersebut. Faktor utama terletak pada penguatan pengetahuan dan keterampilan melalui:

    • Unit Produksi Sekolah

    • Teaching Factory (TEFA)

    • Program kolaborasi bersama alumni


    Pendekatan ini menjadikan siswa lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja dan kewirausahaan.



    Relasi Guru dan Murid: Belajar Dua Arah

    Rahmat Ahmad juga menekankan pentingnya hubungan humanis antara guru dan murid. Menurutnya, proses belajar tidak lagi satu arah, melainkan kolaboratif.


    Guru tidak hanya mengajar, tetapi juga belajar dari murid. Pendekatan ini melibatkan:

    • Olah pikir (intelektual)

    • Olah hati (emosional dan karakter)

    • Olah raga (fisik dan disiplin)


    Semua itu menjadi bagian dari implementasi tugas guru sebagaimana diamanatkan dalam undang-undang.


    Pesan untuk Murid: Terus Melangkah dan Berdampak

    Dalam suasana haru, pesan mendalam disampaikan kepada para siswa:

    “Tidak ada yang tahu masa depan kita. Bersekolah adalah proses melatih kedisiplinan dan kesabaran. Teruslah melangkah dan jadilah pribadi yang berdampak.”

    Pesan ini menjadi bekal moral bagi para lulusan dalam menghadapi dunia yang penuh tantangan.


    5 Fakta Menarik FORCE 40 SMKN 3 Sidrap

    1. 100% Siswa Penerima PIP – Dukungan penuh dari pemerintah

    2. Dua Sertifikat Kelulusan – Ijazah dan sertifikat kompetensi

    3. Pembelajaran Berbasis Industri – TEFA dan unit produksi aktif

    4. Kolaborasi Alumni – Program bersama lulusan sebelumnya

    5. Pendekatan Humanis – Guru dan murid belajar dua arah


    Apresiasi untuk Orang Tua dan Komite

    Pihak sekolah juga menyampaikan terima kasih kepada orang tua siswa dan ketua komite yang telah hadir dan mendukung penuh proses pendidikan hingga pelepasan ini. Kebersamaan ini menjadi bukti bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama.


    Di balik seragam abu-abu yang kini akan dilepas, tersimpan perjalanan panjang penuh perjuangan, tawa, dan harapan. FORCE 40 bukan sekadar alumni, tetapi generasi yang telah ditempa untuk siap menghadapi dunia nyata. Karena sejatinya, sekolah bukan hanya tempat belajar—tetapi tempat bertumbuh menjadi manusia yang bermakna.

    Komentar

    Tampilkan