![]() |
Program Pengabdian ITKES Muhammadiyah Sidrap Bantu Warga Toli-Toli Hidup Lebih Sehat |
NARASIRAKYAT — Komitmen perguruan tinggi dalam membangun kesehatan masyarakat kembali ditunjukkan oleh ITKES Muhammadiyah Sidrap melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat Terpadu yang dilaksanakan di wilayah Kabupaten Toli-Toli.
Melalui Fakultas Keperawatan dan Kebidanan, kampus ini secara resmi menerjunkan mahasiswa ke tengah masyarakat dalam program akademik terpadu yang mengintegrasikan KKN Tematik (S1 Keperawatan dan S1 Kebidanan) serta Praktik Keperawatan Komunitas bagi mahasiswa Profesi Ners.
Dua Desa, Satu Misi Kesehatan
Kegiatan pengabdian ini difokuskan di dua wilayah utama, yakni:
Desa Buntuna, Kecamatan Baulan
Desa Lalos, Kecamatan Galang
Selama hampir satu bulan, mulai 24 April hingga 22 Mei 2026, mahasiswa akan berinteraksi langsung dengan masyarakat untuk mengidentifikasi permasalahan kesehatan serta memberikan solusi berbasis kebutuhan lokal.
Semangat Al-Ma’un: Mengabdi dengan Hati
Mengusung nilai-nilai Al-Ma’un, mahasiswa tidak hanya hadir sebagai pelaksana program, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam membangun kesadaran hidup sehat.
Pendekatan yang digunakan menekankan pada edukasi kesehatan keluarga, peningkatan sanitasi lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat agar mampu mandiri dalam menjaga kesehatannya.
Integrasi Akademik dan Praktik Lapangan
Program ini menjadi bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning), di mana mahasiswa tidak hanya memahami teori di kelas, tetapi juga mengaplikasikannya secara langsung di lapangan.
Mahasiswa S1 Keperawatan, S1 Kebidanan, dan Profesi Ners bekerja secara kolaboratif dalam memberikan pelayanan kesehatan promotif dan preventif kepada masyarakat.
5 Fakta Menarik Pengabdian Ini
Lintas Program Studi – Melibatkan Keperawatan, Kebidanan, dan Profesi Ners
Lokasi Strategis – Dilaksanakan di dua desa di Toli-Toli
Durasi Intensif – Berlangsung hampir satu bulan penuh
Pendekatan Komunitas – Fokus pada kesehatan keluarga dan lingkungan
Nilai Keislaman Kuat – Mengusung semangat Al-Ma’un
Kontribusi Nyata Perguruan Tinggi
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa perguruan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial yang berkontribusi langsung dalam pembangunan daerah, khususnya di bidang kesehatan.
Dari ruang kelas ke tengah masyarakat, mahasiswa belajar bahwa ilmu terbaik adalah yang memberi manfaat. Di desa-desa Toli-Toli, mereka tidak hanya mengabdi—tetapi juga belajar tentang kehidupan, empati, dan arti sesungguhnya dari pelayanan. Karena sejatinya, pengabdian bukan hanya program, tetapi panggilan hati untuk memberi.


















