![]() |
UMBK Resmi Dimulai di MA Ma’had DDI Pangkajene, Simbol Kesiapan Generasi Digital Madrasah |
NARASIRAKYAT.ID — Pelaksanaan Ujian Madrasah Berbasis Komputer (UMBK) jenjang Madrasah Aliyah Tahun Pelajaran 2025/2026 di Madrasah Aliyah Ma’had DDI Pangkajene resmi dimulai pada Senin (6/4/2026). Hari pertama ujian berlangsung tertib, lancar, dan penuh semangat dari seluruh peserta didik kelas XII.
Kegiatan pembukaan dihadiri langsung oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Dr. Umar Yahya, S.Ag., M.Ag., Kepala Madrasah Hj. Maryati, S.Ag., M.A., jajaran pengawas, panitia pelaksana, serta seluruh peserta ujian.
Prosesi pembukaan dilakukan secara simbolis melalui pemasangan ID card kepada perwakilan peserta ujian oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah. Momen ini bukan sekadar seremoni, melainkan penegasan kesiapan seluruh elemen madrasah dalam menggelar ujian berbasis teknologi.
Transformasi Digital dalam Dunia Pendidikan Madrasah
Pelaksanaan UMBK menjadi bukti nyata transformasi sistem evaluasi pendidikan di lingkungan madrasah. Tidak lagi berbasis kertas, ujian kini mengedepankan efisiensi, transparansi, serta akurasi berbasis teknologi.
Menurut Dr. Umar Yahya, penerapan UMBK merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus membentuk karakter peserta didik yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
“UMBK bukan hanya soal ujian, tetapi juga tentang kesiapan mental, kejujuran, dan integritas siswa dalam menghadapi tantangan era digital,” ujarnya.
Pengawasan Ketat, Pelaksanaan Tertib
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemantauan langsung ke ruang-ruang ujian. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur dan standar operasional yang telah ditetapkan.
Panitia memastikan kesiapan perangkat komputer, jaringan, serta sistem ujian berjalan optimal. Sementara pengawas berperan aktif menjaga suasana ujian tetap kondusif dan menjunjung tinggi nilai kejujuran.
Kepala Madrasah, Hj. Maryati, menyampaikan bahwa seluruh persiapan telah dilakukan jauh hari sebelumnya, termasuk simulasi ujian untuk peserta.
Pengalaman Nyata Peserta: Antara Tantangan dan Antusiasme
Sejumlah siswa mengaku lebih percaya diri menghadapi ujian berbasis komputer karena telah terbiasa menggunakan perangkat digital dalam pembelajaran sehari-hari.
“Awalnya sempat gugup, tapi karena sudah latihan sebelumnya, jadi lebih siap. Ujiannya juga terasa lebih praktis,” ungkap salah satu peserta ujian.
Pengalaman ini menunjukkan bahwa digitalisasi tidak lagi menjadi hambatan, melainkan peluang bagi siswa untuk berkembang.
Standar Profesional dan Kredibilitas Pelaksanaan
Pelaksanaan UMBK di MA Ma’had DDI Pangkajene mengacu pada pedoman resmi Kementerian Agama, dengan pengawasan langsung dari pihak berwenang.
Kehadiran Kepala Seksi Pendidikan Madrasah menjadi bukti kuat bahwa kegiatan ini berjalan dalam pengawasan struktural yang kredibel dan profesional.
Komitmen Kejujuran dan Integritas
Selain aspek teknis, nilai utama yang ditekankan dalam UMBK adalah kejujuran. Sistem berbasis komputer dinilai mampu meminimalisir kecurangan, sekaligus mendorong siswa untuk mengandalkan kemampuan sendiri. Madrasah juga menanamkan nilai tanggung jawab sebagai bagian dari karakter lulusan yang diharapkan.
5 Fakta Menarik UMBK MA Ma’had DDI Pangkajene
Ujian sepenuhnya menggunakan sistem komputer tanpa kertas
Pembukaan ditandai pemasangan ID card secara simbolis
Diikuti seluruh siswa kelas XII sebagai peserta utama
Dipantau langsung oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah
Menjadi bagian dari transformasi digital pendidikan madrasah
Dimulainya UMBK bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi momentum penting dalam membentuk generasi madrasah yang unggul, jujur, dan siap menghadapi tantangan global. Dengan persiapan matang dan dukungan semua pihak, diharapkan seluruh peserta mampu meraih hasil terbaik, sekaligus membawa nama baik madrasah ke tingkat yang lebih tinggi. UMBK bukan akhir perjalanan, melainkan gerbang menuju masa depan yang lebih cerah.


















