![]() |
Kontribusi Unisan Sidrap di Forum LLDIKTI IX, Bahas Masa Depan Dosen PTS |
NARASIRAKYAT.ID — Komitmen peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan perguruan tinggi kembali diperlihatkan melalui keikutsertaan Kepala Biro Kepegawaian, Hj. Sri Wirdana, S.AP., M.A.P., dalam kegiatan Sosialisasi Kebijakan Kepegawaian serta Monitoring dan Evaluasi Kinerja Dosen DPK dan DTY yang dilaksanakan di Universitas Wira Bhakti Makassar, Selasa (5/5/2026).
Kegiatan yang berada dalam lingkup LLDIKTI Wilayah IX tersebut menjadi forum strategis yang mempertemukan unsur pimpinan perguruan tinggi swasta, pengelola kepegawaian, serta akademisi untuk membahas arah kebijakan terbaru terkait pengelolaan dosen di Indonesia.
Menariknya, keterlibatan Hj. Sri Wirdana dalam agenda tersebut disebut sebagai bentuk representasi akademisi setelah mendapat komunikasi langsung dari pihak Sekretaris Daerah untuk menghadiri forum penting tersebut.
Dalam forum itu, berbagai isu strategis dibahas secara mendalam, mulai dari regulasi terbaru mengenai dosen DPK (Dosen Dipekerjakan), tata kelola dosen tetap yayasan (DTY), hingga penguatan sistem evaluasi kinerja dosen berbasis tridharma perguruan tinggi.
Bagi perguruan tinggi swasta, kebijakan kepegawaian bukan sekadar administrasi, melainkan fondasi utama dalam menjaga kualitas pendidikan tinggi. Karena itu, kegiatan ini dipandang penting untuk memastikan seluruh kampus mampu beradaptasi dengan arah kebijakan nasional yang terus berkembang.
Hj. Sri Wirdana menegaskan bahwa sosialisasi tersebut memberikan pemahaman yang lebih komprehensif terkait implementasi regulasi kepegawaian yang profesional, tertib, dan sesuai standar.
“Melalui kegiatan ini, kami mendapatkan banyak penguatan terkait tata kelola dosen DPK maupun DTY agar semakin profesional dan sesuai regulasi yang berlaku,” ujarnya.
Ia juga menilai monitoring dan evaluasi terhadap dosen menjadi langkah penting dalam menjaga kualitas pelaksanaan tridharma perguruan tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Forum tersebut turut menyoroti pentingnya sinkronisasi data kepegawaian dosen, peningkatan kualitas administrasi akademik, serta penguatan budaya kerja profesional di lingkungan perguruan tinggi swasta.
Di tengah tantangan dunia pendidikan tinggi yang semakin kompetitif, keberadaan dosen yang memiliki kompetensi, integritas, dan kepastian tata kelola menjadi faktor penting dalam meningkatkan mutu lulusan perguruan tinggi.
Partisipasi aktif dalam forum-forum strategis seperti ini juga menunjukkan keseriusan institusi pendidikan dalam mengikuti perkembangan kebijakan nasional pendidikan tinggi, khususnya di bawah koordinasi LLDIKTI Wilayah IX.
Tidak hanya sebatas menghadiri kegiatan, keikutsertaan tersebut juga diharapkan menjadi jembatan transfer informasi dan penguatan kapasitas kelembagaan di lingkungan kampus, terutama dalam pengelolaan SDM dosen yang lebih modern dan akuntabel.
Lima Fakta Menarik dari Kegiatan Ini
1. Bahas Masa Depan Dosen PTS
Forum ini fokus pada penguatan tata kelola dosen DPK dan DTY yang menjadi tulang punggung perguruan tinggi swasta.
2. Digelar di Universitas Wira Bhakti Makassar
Kegiatan berlangsung di salah satu kampus yang menjadi titik pertemuan strategis akademisi dan pengelola pendidikan tinggi di Sulawesi Selatan.
3. Fokus pada Evaluasi Tridharma Perguruan Tinggi
Penilaian kinerja dosen tidak hanya administratif, tetapi juga menyentuh aspek pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
4. Penguatan Administrasi Jadi Sorotan
Sinkronisasi data dan ketertiban administrasi dosen menjadi isu penting untuk meningkatkan akuntabilitas kampus.
5. Representasi Akademisi di Forum Regional
Kehadiran Hj. Sri Wirdana menjadi bagian dari representasi akademisi dalam forum penting tingkat regional LLDIKTI Wilayah IX.
Menguatkan Profesionalisme Pendidikan Tinggi
Kegiatan sosialisasi dan monitoring evaluasi ini menjadi bukti bahwa penguatan mutu pendidikan tinggi tidak dapat dipisahkan dari tata kelola sumber daya manusia yang profesional dan adaptif terhadap regulasi.
Di era pendidikan berbasis kualitas dan akuntabilitas, dosen bukan hanya pengajar di ruang kelas, tetapi juga penggerak inovasi, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang memberi dampak nyata bagi bangsa.
Melalui sinergi antara pemerintah, LLDIKTI, dan perguruan tinggi, diharapkan lahir sistem pendidikan tinggi yang semakin kuat, berkualitas, dan mampu mencetak generasi unggul untuk masa depan Indonesia.








