![]() |
Langkah Progresif RSUD Sidrap! Tim Media Dilatih Jadi Garda Terdepan Informasi Kesehatan |
NARASIRAKYAT — RSUD Arifin Nu’mang terus menunjukkan langkah inovatif dalam meningkatkan komunikasi publik berbasis digital melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Podcast yang digelar di Aula Pertemuan rumah sakit setempat, Rabu (13/5/2026).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Peningkatan Kompetensi Tim Media dalam Publikasi Kesehatan” dan menjadi bagian dari transformasi strategi komunikasi rumah sakit dalam menyebarkan edukasi kesehatan kepada masyarakat secara lebih modern, kreatif, dan mudah dipahami.
Bimtek ini dihadiri berbagai unsur lintas sektor, mulai dari jajaran Dinas Kesehatan, Dinas Komunikasi dan Informatika, akademisi, praktisi humas pemerintah, hingga jurnalis profesional.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidrap, Ishak Kenre, saat membuka kegiatan memberikan apresiasi atas inisiatif strategis RSUD Arifin Nu’mang dalam memperkuat kapasitas tim media rumah sakit.
Menurutnya, kompetensi media kini menjadi kebutuhan penting dalam membangun komunikasi publik yang sehat, transparan, dan edukatif.
“Kompetensi tim media kini memang telah menjadi kebutuhan vital dalam publikasi kesehatan,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa keberadaan tim media yang profesional dapat menjadi jembatan efektif dalam membangun kepercayaan masyarakat melalui penyampaian informasi kesehatan yang sesuai standar operasional dan etika pelayanan publik.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sidrap, Mursalim Halim, menyatakan dukungannya terhadap penguatan sistem komunikasi digital di lingkungan RSUD Arifin Nu’mang.
Menurutnya, pengembangan media digital kesehatan merupakan implementasi nyata dari visi pemerintahan Syaharuddin Alrif dan Nurkanaah dalam mendorong pemanfaatan teknologi informasi untuk pelayanan publik.
“Publikasi kesehatan diharapkan mampu menjadi ujung tombak dalam transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik di Kabupaten Sidrap,” ujarnya.
Direktur RSUD Arifin Nu’mang, Lisdiana Amin Asri, menjelaskan bahwa pihak rumah sakit kini serius mengembangkan kanal podcast sebagai media edukasi kesehatan yang lebih inklusif dan komunikatif.
Strategi tersebut dipilih agar informasi medis dapat disampaikan secara lebih santai, ringan, namun tetap berbobot sehingga mudah dipahami berbagai kalangan masyarakat.
Selain pengembangan podcast, tim media rumah sakit juga diarahkan untuk mengoptimalkan media sosial melalui penyajian infografis layanan, alur fasilitas kesehatan, hingga edukasi medis secara kreatif dan informatif.
Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten dari berbagai bidang.
Dosen Universitas Ichsan Sidenreng Rappang, Baharuddin, membawakan materi mengenai manajemen podcast dan strategi komunikasi digital.
Sementara itu, Pranata Humas Dinas Kominfo Sidrap, Nuryadin, menjelaskan pentingnya peran tim media dalam keterbukaan informasi publik.
Teknik visualisasi dan produksi konten digital juga dibahas langsung oleh jurnalis MCTV, Erwin Parolay.
Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, RSUD Arifin Nu’mang optimistis mampu menghasilkan publikasi kesehatan yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga berdampak terhadap peningkatan literasi dan kesadaran kesehatan masyarakat.
Lima Fakta Menarik tentang Bimtek Podcast RSUD Arifin Nu’mang
1. Fokus pada Transformasi Digital Kesehatan
RSUD Arifin Nu’mang mulai serius memanfaatkan podcast dan media sosial sebagai sarana edukasi publik.
2. Libatkan Akademisi dan Praktisi Media
Bimtek menghadirkan dosen, humas pemerintah, dan jurnalis profesional sebagai narasumber.
3. Dorong Transparansi Pelayanan Publik
Publikasi kesehatan dinilai penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap layanan rumah sakit.
4. Podcast Jadi Media Edukasi Baru
Informasi medis akan dikemas lebih ringan dan mudah dipahami masyarakat luas.
5. Optimalkan Infografis dan Konten Visual
Tim media rumah sakit diarahkan membuat konten kreatif terkait layanan dan edukasi kesehatan.
Membangun Literasi Kesehatan Lewat Media Digital yang Humanis
Di era digital saat ini, pelayanan kesehatan tidak lagi hanya berbicara tentang tindakan medis di ruang perawatan, tetapi juga tentang bagaimana informasi kesehatan dapat tersampaikan secara cepat, akurat, dan mudah dipahami masyarakat.
Melalui penguatan kompetensi tim media dan pengembangan podcast kesehatan, RSUD Arifin Nu’mang menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih terbuka, edukatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.
Kolaborasi antara tenaga kesehatan, akademisi, praktisi komunikasi, dan media menjadi langkah penting dalam membangun budaya literasi kesehatan yang kuat di tengah masyarakat.
Dengan inovasi komunikasi digital yang terus dikembangkan, RSUD Arifin Nu’mang diharapkan mampu menjadi rumah sakit yang tidak hanya unggul dalam pelayanan medis, tetapi juga menjadi pusat edukasi kesehatan yang inspiratif dan terpercaya bagi masyarakat Kabupaten Sidrap dan sekitarnya.








