-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     

     



     

    Iklan

    Refleksi Hardiknas 2026: Kepsek SMKN 3 Sidrap Rahmat Ahmad Tegaskan Pendidikan sebagai Proses Memuliakan Manusia

    Satry Polang
    Jumat, 01 Mei 2026, Mei 01, 2026 WIB Last Updated 2026-05-02T04:56:58Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250

    Refleksi Hardiknas 2026: Kepsek SMKN 3 Sidrap Rahmat Ahmad Tegaskan Pendidikan sebagai Proses Memuliakan Manusia



    NARASIRAKYAT.ID — Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momentum refleksi mendalam bagi dunia pendidikan, termasuk di Kabupaten Sidenreng Rappang. Kepala SMKN 3 Sidrap, Rahmat Ahmad, menegaskan bahwa pendidikan pada hakikatnya adalah proses yang tulus dan penuh kasih untuk memanusiakan manusia.


    Dalam pernyataannya, ia menekankan bahwa pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, tetapi juga proses menemukan dan mengembangkan potensi alami manusia sebagai makhluk Tuhan yang mulia.


    “Pendidikan adalah proses yang dilaksanakan secara tulus, penuh kasih sayang untuk memuliakan manusia. Intinya adalah memanusiakan manusia,” ungkapnya.

     

    Menghidupkan Nilai Pendidikan Ki Hajar Dewantara

    Rahmat Ahmad menggarisbawahi pentingnya menghidupkan kembali nilai-nilai pendidikan yang diwariskan oleh Ki Hajar Dewantara, khususnya konsep sistem among: asah (ilmu), asih (kasih sayang), dan asuh (pembinaan).


    Menurutnya, konsep ini masih sangat relevan dalam menjawab tantangan pendidikan masa kini, di mana keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan pembentukan karakter menjadi kebutuhan utama.


    Ia juga mengaitkan hal tersebut dengan amanat konstitusi, termasuk Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003, yang menegaskan bahwa pendidikan bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus membangun karakter dan peradaban.


    SMK Sidrap: Lebih dari 50 Tahun Mengabdi untuk Pendidikan Vokasi

    Dalam refleksinya, Rahmat Ahmad juga memaparkan capaian pendidikan vokasi di Kabupaten Sidenreng Rappang. Saat ini terdapat 8 SMK Negeri, ditambah sekolah luar biasa (SLB) dan SMK swasta yang telah hadir lebih dari 50 tahun di Bumi Nene Mallomo.


    SMK di Sidrap menawarkan berbagai kompetensi unggulan seperti:

    • Administrasi dan Manajemen

    • Agribisnis dan Teknologi

    • Teknik dan Rekayasa


    Setiap tahunnya, SMK di Sidrap mampu menampung sekitar 1.500 calon siswa, menjadikannya salah satu pilar utama pendidikan menengah di daerah.


    Fokus pada Industri, Sertifikasi, dan Kewirausahaan

    SMK di Sidrap terus berbenah melalui berbagai program strategis, di antaranya:

    • Pengembangan SMK Pusat Keunggulan

    • Kerja sama dengan industri nasional dan lokal

    • Revitalisasi sarana prasarana melalui program pemerintah

    • Sertifikasi kompetensi siswa kelas XII

    • Program Teaching Factory menuju Badan Layanan Umum Daerah (BLUD)


    Tak hanya itu, siswa juga dibekali pengalaman internasional melalui program magang ke Jepang serta didorong untuk berwirausaha melalui unit produksi di masing-masing jurusan.


    Langkah ini membuktikan bahwa SMK tidak hanya berbicara teori, tetapi juga menghadirkan keterampilan nyata dan peluang kerja.


    Prestasi dan Harapan Generasi SMK

    Rahmat Ahmad juga menyampaikan apresiasi kepada siswa-siswi SMK yang berhasil melanjutkan pendidikan melalui jalur SNMPTN serta jalur bebas tes di Kementerian Pertanian melalui Polbangtan Gowa.


    Menurutnya, capaian ini menunjukkan bahwa lulusan SMK memiliki daya saing tinggi, baik untuk masuk dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.


    5 Fakta Menarik Pendidikan SMK di Sidrap

    1. Terdapat 8 SMK Negeri di Sidrap, ditambah SLB dan SMK swasta.

    2. Daya tampung mencapai 1.500 siswa per tahun.

    3. Fokus pada kompetensi praktis dan kerja sama industri.

    4. Program magang internasional ke Jepang bagi siswa.

    5. Penguatan kewirausahaan melalui unit produksi sekolah.


    Refleksi Hardiknas 2026 ini menjadi pengingat bahwa pendidikan bukan hanya soal kecerdasan, tetapi tentang bagaimana manusia dimuliakan melalui proses belajar yang penuh makna.


    Dengan semangat vokasi yang kuat, SMK di Sidrap terus melangkah mencetak generasi yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap berkarya dan berkontribusi bagi bangsa.


    SMK Bermutu, Siap Sukseskan Vokasi di Bumi Nene Mallomo. Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026!

    Komentar

    Tampilkan