-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     

     



     

    Iklan

    SMAN 3 Sidrap Cetak Guru Kreatif dan Adaptif Lewat Workshop “Generasi Terampil” Bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Yayasan Indonesia Mengabdi, dan UNICEF

    Satry Polang
    Sabtu, 16 Mei 2026, Mei 16, 2026 WIB Last Updated 2026-05-16T20:28:24Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250

    SMAN 3 Sidrap Cetak Guru Kreatif dan Adaptif Lewat Workshop “Generasi Terampil” Bersama UNICEF



    NARASIRAKYAT.ID — Komitmen menghadirkan pendidikan yang relevan dengan tantangan zaman terus diperkuat UPT SMAN 3 Sidenreng Rappang melalui penyelenggaraan Workshop Program Pembelajaran Kokurikuler bertema “Generasi Terampil” pada 16–17 Mei 2026.


    Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas guru, khususnya dalam pengembangan keterampilan berbasis kreativitas, inovasi, kemandirian, dan pembelajaran abad 21.


    Workshop ini merupakan bagian dari Program Generasi Terampil hasil kolaborasi antara Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Yayasan Indonesia Mengabdi, dan UNICEF.


    Sekitar 65 guru dari UPT SMAN 3 Sidenreng Rappang mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusiasme selama dua hari pelaksanaan.


    Pendidikan Harus Menjawab Tantangan Zaman

    Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dr. H. Settaraming yang memberikan apresiasi atas sinergi antara pemerintah, lembaga sosial, dan mitra internasional dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.


    Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pendidikan masa kini membutuhkan pendekatan yang lebih adaptif terhadap perubahan karakter peserta didik dan perkembangan teknologi.


    “Kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan pendidikan masa kini. Guru wajib membekali siswa dengan kemampuan abad 21 seperti bernalar kritis, kolaborasi, kreativitas, kemampuan berkomunikasi, hingga jiwa kewirausahaan,” tegasnya.


    Menurutnya, penguatan soft skill dan keterampilan digital menjadi kebutuhan mendesak agar generasi muda mampu bersaing di tengah perkembangan global yang sangat cepat.


    Kepala Sekolah Tekankan Implementasi Nyata di Kelas

    Kepala UPT SMAN 3 Sidenreng Rappang, Andi Bustamil, turut memberikan arahan kepada seluruh peserta workshop.


    Ia menekankan bahwa ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan harus benar-benar diterapkan dalam proses pembelajaran di sekolah.


    “Ilmu dan wawasan yang didapatkan di sini bukan sekadar pengetahuan, melainkan bekal yang harus segera diterapkan ke dalam program pembelajaran di kelas,” ujarnya.


    Menurutnya, sekolah tidak hanya bertugas mencetak siswa berprestasi secara akademik, tetapi juga membentuk generasi yang terampil, mandiri, dan memiliki karakter kuat.


    Guru Dibekali Keterampilan Mendesain Pembelajaran Inovatif

    Sebagai pengimbas dan pelatih utama, Rusli Rahman menjelaskan bahwa workshop dirancang untuk memperkuat kompetensi guru dalam menyusun pembelajaran kokurikuler yang lebih bermakna dan kontekstual.


    Bersama tim pelatih yang dipimpin Drs. Gunawan serta didampingi Yusri dan Asrawarsita, para peserta dibimbing memahami berbagai tahapan pembelajaran inovatif.


    Materi yang diberikan mencakup:

    • Identifikasi potensi diri

    • Identifikasi masalah

    • Mendesain ide solusi

    • Diseminasi ide solusi


    “Saya merasa bangga bisa berbagi pengalaman dan pengetahuan bersama rekan-rekan guru yang hebat ini,” ujar Rusli Rahman.


    Pendekatan workshop lebih banyak menggunakan praktik langsung dan diskusi kolaboratif sehingga peserta dapat lebih mudah memahami serta mengadaptasi materi sesuai kondisi nyata di sekolah.


    Presentasi Proyek Jadi Penutup Inspiratif

    Pada akhir kegiatan, para peserta mempresentasikan proyek dan rencana aksi pembelajaran yang telah mereka susun selama workshop berlangsung.


    Presentasi tersebut menjadi gambaran nyata bagaimana guru mulai merancang pembelajaran yang lebih kreatif, aktif, dan berorientasi pada pengembangan karakter serta keterampilan siswa.


    Semangat dan antusiasme peserta selama dua hari pelaksanaan menjadi indikator keberhasilan program sekaligus menunjukkan tingginya komitmen guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Sidrap.


    Workshop ini juga diharapkan menjadi awal lahirnya budaya pembelajaran yang lebih inovatif dan berkelanjutan di lingkungan sekolah.


    Lima Fakta Menarik Workshop “Generasi Terampil” di SMAN 3 Sidrap

    1. Kolaborasi dengan UNICEF

    Program ini melibatkan UNICEF bersama pemerintah dan lembaga pendidikan lokal.

    2. Diikuti 65 Guru

    Seluruh peserta berasal dari UPT SMAN 3 Sidenreng Rappang.

    3. Fokus pada Keterampilan Abad 21

    Workshop menekankan kreativitas, kolaborasi, komunikasi, dan kemampuan berpikir kritis.

    4. Pembelajaran Bersifat Praktis dan Kolaboratif

    Peserta langsung menyusun ide solusi dan rencana implementasi di sekolah.

    5. Dorong Guru Lebih Inovatif

    Program ini menjadi bagian dari transformasi pendidikan menuju pembelajaran yang lebih relevan dengan kebutuhan zaman.


    Pendidikan Berkualitas Dimulai dari Guru yang Terus Belajar

    Perubahan zaman menuntut dunia pendidikan untuk terus bergerak dan beradaptasi. Guru tidak lagi hanya menjadi penyampai materi, tetapi juga fasilitator yang mampu membentuk karakter, kreativitas, dan keterampilan peserta didik.


    Melalui Workshop “Generasi Terampil”, UPT SMAN 3 Sidenreng Rappang menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya belajar yang progresif dan inovatif.


    Kolaborasi antara pemerintah, sekolah, lembaga sosial, dan mitra internasional menjadi bukti bahwa pendidikan berkualitas lahir dari kerja sama yang kuat dan visi yang sama untuk masa depan generasi muda.


    Dari ruang-ruang pelatihan guru inilah, harapan tentang lahirnya generasi Sidrap yang cerdas, kreatif, terampil, dan berkarakter mulai dibangun.

    Komentar

    Tampilkan