![]() |
Unisan Sidrap Ikut Workshop HAKI, Dosen Didorong Aktif Daftarkan Hak Kekayaan Intelektual |
NARASIRAKYAT.ID — Upaya meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya perlindungan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) terus diperkuat di lingkungan perguruan tinggi. Melalui Workshop HAKI yang diselenggarakan oleh LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara, para pimpinan perguruan tinggi dan dosen dari berbagai kampus di Sulawesi mendapatkan penguatan terkait perlindungan karya intelektual di era modern dan digital.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Gedung Lilin Universitas Kristen Indonesia Paulus dan diikuti oleh perwakilan dari 98 perguruan tinggi yang masuk dalam daftar undangan, termasuk Universitas Ichsan Sidenreng Rappang.
Workshop ini menjadi momentum penting dalam membangun budaya akademik yang lebih produktif, inovatif, dan sadar hukum terhadap perlindungan hasil karya intelektual.
Dalam kegiatan tersebut, Rektor Universitas Ichsan Sidenreng Rappang menugaskan Romy Nugraha JS untuk menghadiri sekaligus mewakili rektor dalam mengikuti seluruh rangkaian workshop.
Kehadiran perwakilan dari Unisan Sidrap menunjukkan komitmen perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan pemahaman terkait perlindungan kekayaan intelektual di lingkungan akademik, khususnya bagi dosen, peneliti, dan civitas kampus.
Dalam workshop tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai berbagai jenis HAKI, kebijakan perlindungan kekayaan intelektual, mekanisme pengajuan HAKI, hingga persyaratan yang harus dipenuhi dalam proses pendaftaran hak kekayaan intelektual.
Materi yang diberikan mencakup perlindungan terhadap hasil penelitian, karya ilmiah, inovasi teknologi, hak cipta, hingga produk kreatif lainnya yang dihasilkan oleh sivitas akademika.
Di tengah perkembangan era digital, isu perlindungan karya intelektual menjadi semakin penting karena tingginya risiko penyalahgunaan, plagiarisme, hingga pelanggaran hak cipta terhadap karya akademik dan inovasi kreatif.
Karena itu, workshop ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dosen dan perguruan tinggi untuk lebih aktif mendaftarkan karya mereka agar memiliki legalitas dan perlindungan hukum yang jelas.
Suasana kegiatan berlangsung aktif dan interaktif. Para peserta terlihat antusias mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab, khususnya terkait tantangan perlindungan karya intelektual di era teknologi digital yang berkembang sangat cepat.
LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara menilai bahwa perlindungan kekayaan intelektual bukan hanya soal legalitas, tetapi juga bagian penting dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi dan mendorong lahirnya inovasi yang memiliki nilai ekonomi maupun sosial bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan perguruan tinggi semakin mampu menciptakan ekosistem akademik yang inovatif, produktif, dan memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya perlindungan karya intelektual sebagai aset bangsa.
Lima Fakta Menarik Workshop HAKI LLDIKTI Wilayah IX
Diikuti 98 perguruan tinggi di Sulawesi
Workshop menghadirkan peserta dari berbagai kampus untuk memperkuat pemahaman tentang HAKI.Digelar di Universitas Kristen Indonesia Paulus
Kegiatan berlangsung di Aula Gedung Lilin UKI Paulus dengan suasana akademik yang aktif dan interaktif.Membahas mekanisme pengajuan HAKI
Peserta mendapatkan materi mulai dari jenis HAKI hingga prosedur pendaftaran perlindungan karya.Fokus pada perlindungan karya akademik dan inovasi
Workshop menyoroti pentingnya perlindungan terhadap penelitian, hak cipta, dan produk kreatif di era digital.Unisan Sidrap turut ambil bagian
Romy Nugraha JS hadir mewakili rektor sebagai bentuk komitmen kampus terhadap budaya inovasi dan perlindungan intelektual.
Di balik setiap karya ilmiah, penelitian, dan inovasi, terdapat ide, pemikiran, dan kerja keras yang memiliki nilai besar bagi kemajuan bangsa. Karena itu, perlindungan hak kekayaan intelektual bukan hanya tentang administrasi hukum, tetapi juga bentuk penghargaan terhadap kreativitas dan dedikasi para akademisi.
Melalui Workshop HAKI yang digelar LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara, semangat membangun budaya akademik yang inovatif dan sadar perlindungan hukum terus diperkuat. Dari ruang-ruang kampus, lahir gagasan besar yang tidak hanya bermanfaat bagi dunia pendidikan, tetapi juga menjadi kontribusi nyata untuk masa depan Indonesia yang lebih maju dan berdaya saing.








