-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     

     



     

    Iklan

    Inovasi Pembelajaran Digital! Nurwahidah Mahasiswi Magister UMS Rappang Buktikan Google Sites Mampu Dongkrak Literasi Siswa

    Satry Polang
    Kamis, 04 Juni 2026, Juni 04, 2026 WIB Last Updated 2026-06-04T19:53:50Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250

    Inovasi Pembelajaran Digital! Nurwahidah Mahasiswi Magister UMS Rappang Buktikan Google Sites Mampu Dongkrak Literasi Siswa



    NARASIRAYAT  – Transformasi digital dalam dunia pendidikan terus melahirkan berbagai inovasi yang mampu menjawab tantangan pembelajaran abad ke-21. Salah satu inovasi tersebut datang dari seorang guru Bahasa Indonesia yang tidak hanya aktif mengajar, tetapi juga terus mengembangkan kompetensi akademiknya melalui pendidikan pascasarjana.


    Adalah Nurwahidah, guru Bahasa Indonesia di UPTD SMP Negeri 3 Parepare, yang sukses mempresentasikan hasil penelitiannya dalam Seminar Hasil Tesis Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang), Kamis (4/6/2026).


    Bertempat di Ruang Ujian Lantai 2 Gedung Rektorat UMS Rappang, seminar tersebut menjadi momentum penting dalam perjalanan akademik Nurwahidah sekaligus menghadirkan kontribusi nyata bagi pengembangan pembelajaran literasi berbasis teknologi di sekolah.


    Melalui penelitian berjudul "Pengembangan Media Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Google Sites dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi Siswa UPTD SMP Negeri 3 Parepare", Nurwahidah menawarkan sebuah solusi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik di era digital.


    Menggabungkan Teknologi dan Literasi dalam Satu Inovasi

    Kemampuan literasi menjadi salah satu kompetensi dasar yang sangat penting dalam dunia pendidikan modern. Namun, berbagai tantangan masih dihadapi guru dalam meningkatkan minat baca, kemampuan memahami teks, serta keterampilan berpikir kritis peserta didik.


    Berangkat dari kondisi tersebut, Nurwahidah mengembangkan media pembelajaran berbasis Google Sites yang dirancang untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik, interaktif, dan mudah diakses oleh siswa.


    Platform tersebut memungkinkan materi pembelajaran, latihan, sumber bacaan, hingga evaluasi pembelajaran terintegrasi dalam satu ruang digital yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja.


    Menurut Nurwahidah, penggunaan teknologi bukan sekadar mengikuti perkembangan zaman, tetapi harus mampu memberikan dampak nyata terhadap kualitas pembelajaran.


    "Hasil penelitian saya menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan berhasil menjadi produk yang layak digunakan dalam proses belajar mengajar. Selain itu, terdapat peningkatan yang signifikan pada kemampuan literasi siswa setelah penggunaan media tersebut pada kelas eksperimen," ungkapnya.


    Temuan tersebut menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital dalam pembelajaran dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya pada aspek literasi siswa.


    Perjuangan Guru yang Terus Belajar

    Di tengah kesibukannya sebagai guru aktif di Kota Parepare, Nurwahidah tetap mampu menyelesaikan studi magister dengan baik.


    Ia mengaku bahwa tantangan terbesar bukanlah materi perkuliahan, melainkan bagaimana menjaga konsistensi antara tanggung jawab sebagai pendidik dan kewajiban akademik sebagai mahasiswa pascasarjana.


    Namun berkat dukungan sistem pembelajaran hybrid yang diterapkan UMS Rappang, seluruh proses perkuliahan dapat dijalani secara lebih fleksibel tanpa mengurangi kualitas pembelajaran.


    "Alhamdulillah semua bisa teratasi dengan baik. Sistem perkuliahan hybrid yang diterapkan UMS Rappang sangat membantu kami yang berdomisili jauh dari kampus sehingga tetap dapat mengikuti perkuliahan secara maksimal," tuturnya.


    Pengalaman tersebut menjadi bukti bahwa pendidikan tinggi saat ini semakin adaptif dalam menjangkau mahasiswa dari berbagai daerah tanpa mengorbankan mutu akademik.


    Diuji oleh Akademisi Berpengalaman

    Seminar hasil tesis Nurwahidah dihadiri oleh tim penguji yang terdiri dari akademisi berpengalaman di bidang pendidikan dan penelitian.


    Tim penguji tersebut yakni:

    • Dr. Hj. Nuraini Kasma, S.Pd., M.Pd. (Ketua Penguji)

    • Dr. Jumiati L., S.Pd., M.Pd. (Sekretaris Penguji)

    • Prof. Dr. H. Jamaluddin Ahmad, S.Sos., M.Si. (Penguji I)

    • Dr. Yusmah, S.S., M.Hum. (Penguji II)

    • Dr. Muhammad Hanafi, S.Pd., M.Pd. (Penguji III)


    Di hadapan para penguji, Nurwahidah memaparkan latar belakang penelitian, proses pengembangan media, metodologi penelitian, hingga hasil implementasi yang menunjukkan peningkatan kemampuan literasi siswa.


    Meski sempat merasa gugup di awal presentasi, ia mampu menguasai jalannya seminar dan menjawab berbagai pertanyaan serta masukan yang diberikan oleh tim penguji.


    "Alhamdulillah, di awal tadi saya merasa cukup nervous. Namun setelah seminar berlangsung, saya bisa lebih tenang dan menjawab setiap pertanyaan dari dosen penguji dengan baik," katanya.


    Apresiasi terhadap Inovasi Pembelajaran Digital

    Ketua Penguji, Dr. Hj. Nuraini Kasma, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi terhadap penelitian yang dilakukan Nurwahidah.


    Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran saat ini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan yang harus direspons oleh para pendidik.


    Ia menilai media pembelajaran berbasis Google Sites memiliki peluang besar untuk membantu guru menghadirkan pembelajaran yang lebih interaktif, efektif, dan sesuai dengan karakteristik generasi digital.


    Selain itu, hasil penelitian tersebut dinilai memiliki potensi untuk diimplementasikan secara lebih luas guna mendukung peningkatan kemampuan literasi siswa di berbagai satuan pendidikan.


    Dr. Nuraini berharap penelitian tersebut dapat terus disempurnakan hingga tahap akhir penyusunan tesis dan menjadi referensi bagi guru-guru lainnya dalam mengembangkan inovasi pembelajaran.


    Lima Fakta Menarik Penelitian Nurwahidah

    1. Dikembangkan oleh Guru Aktif

    Penelitian dilakukan langsung oleh guru Bahasa Indonesia yang memahami kebutuhan pembelajaran di lapangan.

    2. Menggunakan Platform Gratis dan Mudah Diakses

    Google Sites dipilih karena mudah digunakan, fleksibel, dan dapat diakses kapan saja oleh siswa.

    3. Fokus pada Peningkatan Literasi Siswa

    Penelitian secara khusus mengukur dampak penggunaan media terhadap kemampuan literasi peserta didik.

    4. Terbukti Memberikan Dampak Positif

    Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan literasi pada siswa yang menggunakan media pembelajaran tersebut.

    5. Berpotensi Diimplementasikan Lebih Luas

    Model pembelajaran yang dikembangkan dapat menjadi referensi bagi sekolah lain dalam memanfaatkan teknologi pendidikan.


    UMS Rappang Terus Dorong Inovasi Pendidikan

    Pelaksanaan Seminar Hasil Tesis ini menjadi bukti komitmen Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia UMS Rappang dalam mendorong lahirnya penelitian yang tidak hanya memenuhi standar akademik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan.


    Melalui berbagai penelitian terapan yang berangkat dari permasalahan riil di sekolah, UMS Rappang terus berkontribusi dalam menghasilkan solusi pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman.


    Di era digital, guru tidak lagi hanya menjadi penyampai materi pembelajaran. Guru juga dituntut menjadi inovator yang mampu menghadirkan metode dan media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan generasi masa kini.


    Apa yang dilakukan Nurwahidah menunjukkan bahwa semangat belajar tidak berhenti ketika seseorang menjadi pendidik. Justru dari ruang kelas, lahir gagasan-gagasan yang mampu memberikan perubahan nyata bagi dunia pendidikan.


    Melalui penelitian dan inovasi yang dikembangkannya, Nurwahidah telah membuktikan bahwa teknologi dapat menjadi jembatan untuk meningkatkan kualitas literasi siswa. Sebuah langkah kecil yang berpotensi memberikan dampak besar bagi masa depan pendidikan Indonesia.


    Karena sejatinya, pendidikan yang berkualitas lahir dari guru yang tidak pernah berhenti belajar, berinovasi, dan menginspirasi.

    Komentar

    Tampilkan