![]() |
| Disambut di Rujab Bupati, Ustaz Abdul Somad Langsung Panjatkan Doa untuk Sidrap yang Dilanda Kekeringan |
SIDRAP, NarasiRakyat.id – Di tengah ancaman kemarau panjang yang melanda Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), ikhtiar tidak hanya dilakukan melalui berbagai langkah teknis di lapangan, tetapi juga melalui munajat kepada Allah SWT. Semangat itulah yang tergambar saat Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, menyambut kedatangan ulama nasional Prof. H. Abdul Somad Batubara, Lc., D.E.S.A., Ph.D. di Rumah Jabatan Bupati, Kecamatan Maritengngae, Sabtu (25/7/2026).
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan itu menjadi momentum silaturahmi antara pemerintah daerah dan ulama sekaligus bentuk ikhtiar spiritual menghadapi dampak musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino yang masih melanda wilayah Sidrap.
Doa untuk Sidrap yang Dilanda Kemarau
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Syaharuddin Alrif menyampaikan kondisi yang tengah dihadapi masyarakat, khususnya para petani yang menjadi tulang punggung ketahanan pangan daerah.
Ia mengungkapkan bahwa musim kemarau berkepanjangan telah memberikan dampak serius terhadap sektor pertanian. Karena itu, selain berbagai upaya teknis yang telah dilakukan pemerintah, doa menjadi harapan besar bagi masyarakat agar Allah SWT segera menurunkan hujan yang membawa keberkahan.
"Saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas kehadiran Ustaz di tengah kita. Saat ini masyarakat Sidrap, khususnya para petani, sedang menghadapi tantangan besar akibat kemarau berkepanjangan. Kami memohon doa dari Ustaz, semoga Allah segera menurunkan hujan yang lebat dan berkah sehingga dampak El Nino tidak semakin meluas," ujar Bupati Syaharuddin Alrif.
Pernyataan tersebut mencerminkan kepedulian pemerintah terhadap kondisi masyarakat sekaligus keyakinan bahwa ikhtiar lahiriah perlu diiringi dengan ikhtiar batin melalui doa.
El Nino Ancam Puluhan Ribu Hektare Sawah
Kemarau panjang yang dipicu fenomena El Nino menjadi tantangan besar bagi Kabupaten Sidrap yang dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional.
Data pemerintah daerah menunjukkan sekitar 51.394 hektare lahan persawahan di delapan kecamatan berada dalam kondisi terancam akibat minimnya pasokan air.
Untuk mengurangi dampak kekeringan, Pemerintah Kabupaten Sidrap telah mengerahkan berbagai langkah darurat, mulai dari pengoperasian armada pemadam kebakaran dan BPBD untuk mendistribusikan air hingga berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk PLN, guna mendukung kebutuhan pengairan lahan pertanian.
Namun demikian, turunnya hujan tetap menjadi solusi paling diharapkan oleh masyarakat karena mampu memulihkan kondisi pertanian secara alami.
Ustaz Abdul Somad Pimpin Doa Bersama
Mendengar langsung kondisi yang dihadapi masyarakat Sidrap, Ustaz Abdul Somad menyampaikan empati dan mengajak seluruh yang hadir untuk bersama-sama memohon pertolongan kepada Allah SWT.
Beliau kemudian memimpin doa agar Kabupaten Sidrap segera dianugerahi hujan yang membawa rahmat, dijauhkan dari bencana kekeringan, serta diberikan kemudahan dalam menghadapi berbagai ujian.
"Insya Allah kita panjatkan doa bersama, semoga Allah SWT mengabulkan permohonan ini, memberi kesabaran dan jalan keluar terbaik bagi seluruh masyarakat Sidrap," tutur Ustaz Abdul Somad.
Doa tersebut disambut dengan penuh harap oleh seluruh yang hadir sebagai bentuk ikhtiar spiritual di tengah kondisi cuaca yang belum bersahabat.
Silaturahmi yang Menguatkan Kebersamaan
Kunjungan Ustaz Abdul Somad tidak hanya menjadi agenda silaturahmi, tetapi juga memperkuat sinergi antara ulama dan pemerintah dalam memberikan ketenangan serta semangat kepada masyarakat.
Kehadiran tokoh agama nasional di tengah masyarakat yang sedang menghadapi tantangan menjadi pengingat bahwa setiap ujian hendaknya dihadapi dengan kerja keras, kesabaran, dan doa.
Usai pertemuan di Rumah Jabatan Bupati, Ustaz Abdul Somad dijadwalkan melanjutkan kegiatan dakwah melalui Tabligh Akbar di salah satu masjid di Kecamatan Dua Pitue, yang diperkirakan akan dihadiri ribuan jamaah dari berbagai daerah.
Momentum tersebut diharapkan menjadi ruang mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus menguatkan optimisme masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Lima Fakta Menarik
1. Silaturahmi di Rumah Jabatan Bupati
Bupati Sidrap menerima langsung kunjungan ulama nasional Ustaz Abdul Somad dalam suasana penuh keakraban.
2. Doa untuk Turunnya Hujan
Bupati secara khusus memohon doa agar Allah SWT segera menurunkan hujan guna mengatasi dampak kemarau panjang di Sidrap.
3. Ribuan Hektare Sawah Terancam
Sekitar 51.394 hektare lahan persawahan di delapan kecamatan terdampak kekeringan akibat El Nino.
4. Pemerintah Terus Berikhtiar
Selain doa, Pemkab Sidrap telah mengerahkan armada damkar, BPBD, serta melakukan berbagai langkah untuk membantu penyediaan air bagi lahan pertanian.
5. Dilanjutkan dengan Tabligh Akbar
Ustaz Abdul Somad dijadwalkan menyampaikan tausiah pada Tabligh Akbar di Kecamatan Dua Pitue yang diperkirakan dihadiri ribuan jamaah.
Di tengah ujian kekeringan yang mengancam sektor pertanian, masyarakat Sidrap menunjukkan bahwa harapan tidak pernah padam. Ikhtiar diwujudkan melalui kerja nyata pemerintah dalam membantu petani, sementara doa dipanjatkan sebagai bentuk ketundukan kepada Allah SWT. Pertemuan Bupati Syaharuddin Alrif dengan Ustaz Abdul Somad menjadi simbol bahwa menghadapi setiap ujian memerlukan sinergi antara usaha, persatuan, dan kekuatan spiritual. Semoga doa yang dipanjatkan menjadi wasilah turunnya hujan yang membawa keberkahan, menghidupkan kembali hamparan sawah, menguatkan para petani, serta menjaga Sidrap sebagai daerah yang terus berkontribusi bagi ketahanan pangan Indonesia.
Reporter: Tim NarasiRakyat.id
Editor: Redaksi NarasiRakyat.id















