-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     

     



     

    Iklan

    Tanamkan Budaya Sadar Bencana Sejak Dini, Orang Tua Apresiasi Kolaborasi TK Qur'ani Al-Ikhlash Rappang dan BPBD Sidrap

    Satry Polang
    Kamis, 11 Juni 2026, Juni 11, 2026 WIB Last Updated 2026-06-11T17:47:02Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250

    Tanamkan Budaya Sadar Bencana Sejak Dini, Orang Tua Apresiasi Kolaborasi TK Qur'ani Al-Ikhlash dan BPBD Sidrap



    NARASIRAKYAT – Suara tawa dan semangat anak-anak terdengar memenuhi kawasan Taman Wisata Puncak Bila Riase, Kecamatan Pitu Riase, Kamis (11/6/2026). Namun di balik keceriaan tersebut, tersimpan sebuah proses pembelajaran penting yang akan menjadi bekal berharga bagi masa depan mereka.


    Melalui kegiatan Outing School, peserta didik TK Qur'ani Al-Ikhlash Rappang mendapatkan pengalaman belajar yang berbeda. Tidak hanya menikmati wisata edukatif di alam terbuka, mereka juga memperoleh edukasi langsung tentang kesiapsiagaan bencana dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidenreng Rappang.


    Kegiatan ini menjadi puncak tema pembelajaran "Air, Api, Udara, dan Tanah" yang selama ini dipelajari peserta didik di kelas. Dengan pendekatan praktik langsung yang menyenangkan, anak-anak diajak memahami pentingnya keselamatan diri, mengenali potensi bencana, serta membangun keberanian dan kesiapan menghadapi situasi darurat sejak usia dini.


    Belajar Bencana dengan Cara Menyenangkan

    Berbeda dengan metode pembelajaran konvensional, edukasi yang diberikan BPBD Sidrap dikemas secara interaktif dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini.


    Dipimpin oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Sidrap, Andi Mallepute, bersama tim, peserta didik diperkenalkan pada berbagai konsep dasar kebencanaan melalui simulasi dan permainan edukatif.


    Anak-anak diajarkan cara menjaga keselamatan diri saat berada di lingkungan berisiko, memahami fungsi alat keselamatan seperti pelampung, hingga mengenal langkah-langkah yang harus dilakukan ketika menghadapi kondisi darurat.


    Salah satu kegiatan yang paling menarik perhatian peserta adalah simulasi naik perahu menggunakan pelampung keselamatan. Dengan pendampingan langsung dari tim BPBD, anak-anak belajar bahwa bermain di sekitar air harus selalu memperhatikan faktor keselamatan.


    Wajah-wajah antusias terlihat saat mereka mengenakan pelampung dan mencoba pengalaman tersebut secara langsung.


    Flying Fox Latih Keberanian dan Kepercayaan Diri

    Tak hanya edukasi kebencanaan, kegiatan Outing School juga menghadirkan wahana flying fox yang menjadi favorit peserta.


    Bagi sebagian anak, pengalaman meluncur dari ketinggian menjadi tantangan baru yang memerlukan keberanian dan rasa percaya diri.


    Dengan standar keselamatan yang ketat dan pengawasan langsung dari petugas, aktivitas ini menjadi sarana pembelajaran karakter yang efektif.


    Anak-anak diajak memahami bahwa keberanian bukan berarti tidak takut, tetapi mampu menghadapi rasa takut dengan cara yang benar dan aman.


    Melalui pengalaman tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga belajar membangun mental tangguh sejak usia dini.


    BPBD Sidrap: Kesadaran Bencana Harus Dimulai Sejak Anak-Anak

    Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Sidrap, Andi Mallepute, menegaskan bahwa pendidikan kebencanaan merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting bagi masyarakat.


    Menurutnya, membangun budaya sadar bencana tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan harus dimulai sejak usia dini melalui pendekatan yang sederhana, menyenangkan, dan mudah dipahami.


    "Kesiapsiagaan bencana perlu ditanamkan sejak dini melalui metode yang mudah dipahami dan menyenangkan. Dengan demikian, anak-anak dapat memiliki pengetahuan dasar mengenai keselamatan diri yang akan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya mewakili Kepala Pelaksana BPBD Sidrap, Patriadi.

     

    Ia menambahkan bahwa kegiatan lapangan seperti ini mampu membantu anak memahami konsep keselamatan secara lebih nyata dibandingkan hanya melalui teori di dalam kelas.


    Orang Tua Beri Apresiasi Tinggi

    Kegiatan Outing School ini mendapat sambutan positif dari para orang tua peserta didik.

    Mereka menilai kolaborasi antara TK Qur'ani Al-Ikhlash Rappang dan BPBD Sidrap merupakan langkah inovatif dalam memberikan pengalaman belajar yang berbeda sekaligus bermanfaat bagi anak-anak.


    Menurut sejumlah orang tua, pendidikan keselamatan dan kesiapsiagaan bencana merupakan kebutuhan penting yang perlu dikenalkan sejak dini mengingat Indonesia merupakan negara yang memiliki berbagai potensi risiko bencana.


    Mereka berharap program serupa dapat terus dilaksanakan karena tidak hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga membangun keberanian, kedisiplinan, serta kepedulian anak terhadap lingkungan sekitar.


    Pendidikan Karakter Berbasis Pengalaman Nyata

    Sebagai lembaga pendidikan yang konsisten mengintegrasikan pembelajaran akademik, karakter, dan nilai-nilai Islam, TK Qur'ani Al-Ikhlash Rappang terus menghadirkan berbagai program edukatif berbasis pengalaman nyata.


    Melalui kegiatan Outing School, peserta didik tidak hanya belajar mengenal alam dan lingkungan, tetapi juga memahami pentingnya keselamatan, kerja sama, tanggung jawab, serta kesiapan menghadapi berbagai tantangan kehidupan.


    Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa pendidikan anak usia dini tidak hanya berlangsung di ruang kelas, melainkan juga melalui pengalaman langsung yang membentuk karakter dan keterampilan hidup anak.


    Lima Fakta Menarik Outing School TK Qur'ani Al-Ikhlash Rappang

    1. BPBD Sidrap Turun Langsung Menjadi Narasumber

    Peserta didik mendapatkan edukasi langsung dari tim profesional bidang kebencanaan.

    2. Simulasi Naik Perahu dengan Pelampung Keselamatan

    Anak-anak belajar keselamatan di air melalui praktik langsung yang menyenangkan.

    3. Flying Fox Jadi Sarana Pembentukan Mental

    Wahana ini melatih keberanian, kepercayaan diri, dan ketangkasan peserta.

    4. Puncak Tema Pembelajaran "Air, Api, Udara, dan Tanah"

    Kegiatan menjadi implementasi nyata dari materi yang telah dipelajari di sekolah.

    5. Mendapat Dukungan dan Apresiasi Orang Tua

    Para wali murid menilai kegiatan ini sangat bermanfaat untuk membangun karakter dan kesadaran keselamatan sejak dini.


    Membangun Generasi Tangguh Sejak Usia Emas

    Di usia ketika anak-anak masih belajar mengenal dunia, menanamkan nilai keselamatan dan kesiapsiagaan menjadi investasi yang tak ternilai.


    Melalui kolaborasi antara TK Qur'ani Al-Ikhlash Rappang dan BPBD Sidrap, peserta didik tidak hanya membawa pulang pengalaman menyenangkan dari Puncak Bila Riase, tetapi juga bekal penting tentang keberanian, kewaspadaan, dan kepedulian terhadap keselamatan diri.


    Karena generasi yang hebat bukan hanya generasi yang cerdas, tetapi juga generasi yang siap menghadapi tantangan kehidupan dengan pengetahuan, karakter, dan ketangguhan sejak usia dini.

    Komentar

    Tampilkan