![]() |
| Pembekalan PPL IAI DDI Sidrap 2026 Mahasiswa Dipersiapkan Menjadi Praktisi Profesional di Berbagai Instansi Mitra |
NARASIRAKYAT.ID, SIDRAP — Institut Agama Islam Darud Dakwah Wal Irsyad (IAI DDI) Sidenreng Rappang terus memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja dan pengabdian profesional melalui Pembekalan Mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Tahun Akademik 2025/2026.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 14–16 Agustus 2026, tersebut dipusatkan di Auditorium K.H. Abd. Rahman Ahmad IAI DDI Sidenreng Rappang. Sebanyak 93 mahasiswa dari enam program studi mengikuti pembekalan sebagai tahapan strategis sebelum mereka diterjunkan ke berbagai instansi mitra sesuai bidang dan lokasi penempatan masing-masing.
Enam program studi yang mengikutsertakan mahasiswa dalam kegiatan PPL tersebut yakni Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Hukum Keluarga Islam (HKI), Hukum Tata Negara (HTN), Ekonomi Syariah (ES), serta Perbankan Syariah (PS).
Pembekalan tidak sekadar diarahkan agar mahasiswa memahami teknis pelaksanaan PPL. Lebih jauh, kegiatan ini dirancang untuk membangun kesiapan mahasiswa dalam mengintegrasikan pengetahuan akademik, keterampilan praktis, etika, komunikasi, kedisiplinan, dan profesionalisme ketika berhadapan langsung dengan lingkungan kerja.
Dari Ruang Kuliah Menuju Dunia Praktik
PPL menjadi salah satu momentum penting bagi mahasiswa untuk menguji sekaligus mengembangkan kompetensi yang selama ini diperoleh di bangku kuliah.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak lagi hanya berhadapan dengan teori dan materi perkuliahan, tetapi mulai memasuki lingkungan kerja yang memiliki karakter, tuntutan, prosedur, budaya organisasi, serta tanggung jawab yang berbeda-beda.
Karena itu, pembekalan menjadi tahapan penting agar mahasiswa memahami bahwa keberhasilan PPL tidak hanya diukur dari kehadiran atau penyelesaian tugas, tetapi juga dari kemampuan beradaptasi, menjaga etika, membangun komunikasi, menjalankan tugas secara bertanggung jawab, dan memberikan kontribusi nyata.
Ketua Panitia PPL IAI DDI Sidenreng Rappang, Samsuddin Ahmad, S.Pd.I., M.A., menegaskan bahwa pembekalan merupakan bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa sebelum menjalani pengalaman langsung di lapangan.
«“Pembekalan ini menjadi tahap penting untuk mempersiapkan mahasiswa agar mampu mengintegrasikan keilmuan yang diperoleh di kampus dengan kebutuhan dan dinamika dunia praktik. Kami berharap mahasiswa tidak hanya hadir sebagai peserta PPL, tetapi mampu menunjukkan kompetensi, profesionalisme, etika, dan memberikan kontribusi positif di tempat mereka melaksanakan PPL.”»
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa orientasi PPL IAI DDI Sidrap tidak berhenti pada aspek administratif. Mahasiswa didorong menjadikan PPL sebagai ruang pembelajaran profesional yang dapat mempertemukan teori kampus dengan persoalan nyata di lapangan.
Rektor Beri Motivasi: Jadikan PPL sebagai Ruang Belajar Profesional
Dukungan terhadap pelaksanaan pembekalan juga datang dari Rektor IAI DDI Sidenreng Rappang, Dr. H. Mansur.
Rektor memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan sekaligus dukungan kepada seluruh mahasiswa yang akan mengikuti PPL. Dalam arahannya, mahasiswa diberikan motivasi agar mampu memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai bagian dari proses pembentukan karakter dan kompetensi profesional.
Bagi mahasiswa, PPL bukan hanya kewajiban akademik yang harus diselesaikan. Pengalaman selama berada di instansi mitra dapat menjadi bekal berharga untuk memahami secara langsung bagaimana sebuah organisasi bekerja, bagaimana pelayanan diberikan kepada masyarakat, serta bagaimana seorang calon profesional menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Pesan tersebut menjadi semakin relevan karena mahasiswa IAI DDI Sidrap akan ditempatkan pada lingkungan kerja yang cukup beragam.
93 Mahasiswa, Beragam Lokasi dan Pengalaman Praktik
Sebanyak 93 mahasiswa akan menjalani PPL di sejumlah instansi sesuai dengan penempatan masing-masing.
Lokasi praktik mencakup sejumlah lembaga pemerintah, lembaga pelayanan publik, sektor perbankan, hingga lembaga penegakan hukum.
Di antaranya terdapat Kementerian Agama (Kemenag) yang menaungi madrasah dan Kantor Urusan Agama (KUA), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang menaungi sekolah, serta sejumlah lembaga dan mitra lainnya seperti Bank BRI, Bank BSI, Pegadaian Konvensional, BPJS, Pengadilan Negeri, dan Kantor Urusan Agama.
Keragaman lokasi tersebut memberikan peluang kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman yang berbeda sesuai dengan kompetensi program studi masing-masing.
Mahasiswa yang ditempatkan di lingkungan pendidikan, misalnya, akan berhadapan dengan dinamika lembaga pendidikan dan pelayanan pembelajaran. Sementara mahasiswa yang ditempatkan di sektor perbankan, pelayanan publik, maupun lembaga hukum akan memperoleh pengalaman mengenai administrasi, pelayanan masyarakat, tata kelola kelembagaan, dan prosedur kerja profesional.
Dengan demikian, PPL menjadi semacam jembatan transisi dari dunia akademik menuju dunia profesional.
Belasan Narasumber Hadir dari Akademisi dan Dunia Profesional
Salah satu kekuatan pembekalan PPL tahun ini adalah keterlibatan belasan narasumber yang berasal dari kalangan dosen serta tenaga profesional dari berbagai instansi mitra.
Kehadiran narasumber dari dua lingkungan tersebut memberikan perspektif yang lebih lengkap kepada mahasiswa.
Dosen memberikan penguatan dari sisi akademik, keilmuan, dan tanggung jawab sebagai mahasiswa. Sementara praktisi dari instansi mitra menghadirkan pengalaman langsung mengenai dinamika pekerjaan, budaya organisasi, pelayanan, kedisiplinan, serta tuntutan profesional di lapangan.
Model pembekalan seperti ini penting karena mahasiswa membutuhkan lebih dari sekadar teori. Mereka perlu mengetahui bagaimana teori tersebut diterapkan ketika menghadapi persoalan konkret di lingkungan kerja.
Lima Fakta Menarik Pembekalan PPL IAI DDI Sidrap
1. Diikuti 93 mahasiswa
Sebanyak 93 mahasiswa menjadi peserta pembekalan dan akan menjalani pengalaman praktik di berbagai instansi mitra.
2. Melibatkan enam program studi
Peserta berasal dari PAI, PIAUD, HKI, HTN, ES, dan PS, sehingga pembekalan mempertemukan mahasiswa dari berbagai rumpun keilmuan.
3. Berlangsung selama tiga hari
Pembekalan dilaksanakan pada 14–16 Agustus 2026 di Auditorium K.H. Abd. Rahman Ahmad IAI DDI Sidenreng Rappang.
4. Lokasi praktik sangat beragam
Mahasiswa akan mendapatkan pengalaman di lingkungan Kemenag, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, perbankan, Pegadaian, BPJS, Pengadilan Negeri, KUA, serta instansi mitra lainnya sesuai penempatan.
5. Menghadirkan akademisi dan praktisi
Belasan narasumber dari kalangan dosen dan tenaga profesional instansi mitra memberikan pembekalan untuk mempertemukan perspektif akademik dengan realitas dunia kerja.
PPL Bukan Sekadar Formalitas
Di tengah perubahan kebutuhan dunia kerja yang semakin cepat, perguruan tinggi dituntut tidak hanya menghasilkan lulusan yang menguasai teori, tetapi juga memiliki kemampuan untuk menerapkan ilmu secara nyata.
PPL menjadi salah satu instrumen penting untuk menjawab kebutuhan tersebut.
Mahasiswa belajar mengenai ketepatan waktu, komunikasi, tanggung jawab, pelayanan, kerja sama tim, kepatuhan terhadap aturan, penyelesaian masalah, serta bagaimana menjaga nama baik almamater ketika berada di tengah masyarakat dan institusi mitra.
Di sisi lain, instansi tempat mahasiswa melaksanakan PPL juga menjadi ruang belajar yang memberikan gambaran nyata tentang kompetensi apa yang dibutuhkan dalam dunia profesional.
Hubungan antara perguruan tinggi dan instansi mitra dengan demikian tidak hanya bersifat administratif, tetapi dapat berkembang menjadi kolaborasi pendidikan yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.
Menjaga Nama Baik Almamater
Selama menjalani PPL, mahasiswa membawa identitas sebagai bagian dari keluarga besar IAI DDI Sidenreng Rappang.
Karena itu, setiap perilaku mahasiswa di lokasi praktik secara tidak langsung turut mencerminkan kualitas pembinaan yang dilakukan kampus.
Sikap sopan, disiplin, komunikatif, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, serta menghormati aturan dan budaya kerja menjadi modal penting yang harus dijaga.
Mahasiswa juga diharapkan tidak hanya menjadi pihak yang menerima pengalaman dari instansi tempat PPL. Mereka harus mampu memberikan kontribusi sesuai kapasitas dan kompetensi yang dimiliki.
Inilah esensi PPL yang sesungguhnya: belajar sekaligus memberi manfaat.
Membentuk Generasi Profesional Berbasis Keilmuan
Pembekalan PPL IAI DDI Sidenreng Rappang Tahun Akademik 2025/2026 pada akhirnya menjadi bagian dari ikhtiar kampus untuk mempersiapkan lulusan yang memiliki keseimbangan antara kompetensi keilmuan, keterampilan praktis, integritas, dan etika profesional.
Sebanyak 93 mahasiswa kini bersiap meninggalkan ruang pembekalan untuk memasuki ruang-ruang praktik yang sesungguhnya.
Di sana, teori akan diuji oleh realitas. Pengetahuan akan bertemu pengalaman. Dan karakter akan terlihat melalui tindakan.
Harapannya, pengalaman PPL tidak berhenti sebagai catatan dalam laporan akademik. Lebih dari itu, PPL dapat menjadi pengalaman yang membentuk cara berpikir, cara bekerja, cara berkomunikasi, dan cara mahasiswa mengambil tanggung jawab sebagai calon profesional.
Dari kampus menuju dunia praktik, dari teori menuju pengalaman, dan dari pengalaman menuju kontribusi.
Itulah semangat yang diharapkan tumbuh dari pembekalan PPL IAI DDI Sidenreng Rappang: melahirkan mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga siap bekerja, berintegritas, profesional, beretika, dan mampu memberi manfaat bagi masyarakat.















