-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     


     

     



     


     

     


     



     


     


     


     

    Iklan

    IAI DDI Sidrap Panjatkan Doa untuk Ulama, Guru, Orang Tua hingga Pemerintah

    Satry Polang
    Kamis, 05 November 2026, November 05, 2026 WIB Last Updated 2026-11-06T00:00:33Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250
    IAI DDI Sidrap Panjatkan Doa untuk Ulama, Guru, Orang Tua hingga Pemerintah


    SIDRAP, NarasiRakyat.id – Ada banyak cara untuk merawat kebersamaan. Di lingkungan kampus Institut Agama Islam (IAI) DDI Sidrap, salah satunya diwujudkan melalui lantunan Surah Yasin dan doa bersama untuk kebaikan umat.

    Suasana religius dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Yasinan yang digelar IAI DDI Sidrap. Kegiatan ini mengangkat semangat hal baik dengan menghadirkan doa bagi para ulama, guru-guru, pemerintah, orang tua, serta seluruh kaum muslimin.


    Kegiatan tersebut mendapat dukungan dan apresiasi langsung dari Rektor IAI DDI Sidrap, Dr. H. Mansur, yang hadir di tengah-tengah peserta.

    Kehadiran pimpinan perguruan tinggi tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang tidak hanya memperkuat nilai spiritual, tetapi juga merawat kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan kampus.


    Yasinan, Merawat Tradisi dan Menguatkan Kepedulian

    Yasinan bukan sekadar kegiatan membaca ayat-ayat Al-Qur'an secara bersama-sama. Di dalamnya terdapat nilai kebersamaan, penghormatan kepada para pendahulu, serta ikhtiar menumbuhkan kepedulian melalui doa.

    Dalam kegiatan ini, doa dipanjatkan untuk berbagai kalangan yang memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat.


    Para ulama dan guru didoakan sebagai sosok yang telah memberikan ilmu dan membimbing umat. Pemerintah didoakan agar senantiasa diberikan kebaikan dalam menjalankan amanah. Orang tua mendapatkan tempat khusus dalam rangkaian doa sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengorbanan mereka.

    Doa juga dipanjatkan untuk seluruh kaum muslimin agar senantiasa memperoleh keberkahan, keselamatan, dan kebaikan dalam kehidupan.


    Pesan yang dihadirkan sederhana, tetapi memiliki makna mendalam: kebaikan tidak hanya diwujudkan melalui tindakan nyata, tetapi juga melalui doa dan kepedulian terhadap sesama.


    Rektor Hadir Langsung, Berikan Dukungan dan Apresiasi

    Kehadiran Rektor IAI DDI Sidrap, Dr. H. Mansur, menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan tersebut.

    Dukungan dan apresiasi yang diberikan menunjukkan perhatian pimpinan kampus terhadap kegiatan keagamaan sebagai bagian dari kehidupan akademik.


    Perguruan tinggi keagamaan tidak hanya memiliki tanggung jawab mengembangkan kemampuan intelektual mahasiswa, tetapi juga memiliki ruang untuk menumbuhkan nilai moral, spiritual, dan kepedulian sosial.

    Melalui kegiatan seperti Yasinan, lingkungan kampus dapat menjadi tempat yang mempertemukan pengetahuan, pengabdian, dan penguatan nilai-nilai keagamaan.


    Kebersamaan dalam kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa hubungan antarsesama perlu terus dirawat melalui aktivitas positif yang memberikan manfaat bagi lingkungan.


    Lima Fakta Menarik Yasinan IAI DDI Sidrap

    1. Kegiatan keagamaan kampus: IAI DDI Sidrap menggelar Yasinan sebagai ruang memperkuat nilai spiritual dan kebersamaan.
    2. Mengusung semangat kebaikan: Doa dipanjatkan untuk ulama, guru-guru, pemerintah, orang tua, dan seluruh kaum muslimin.
    3. Dihadiri pimpinan kampus: Rektor IAI DDI Sidrap, Dr. H. Mansur, hadir langsung.
    4. Mendapat dukungan rektor: Pimpinan kampus memberikan dukungan dan apresiasi terhadap kegiatan tersebut.
    5. Suasana penuh kebersamaan: Sajian kue menjadi pelengkap kegiatan dan menambah semangat peserta.

    Dari Doa, Tumbuh Harapan dan Kebaikan

    Kegiatan Yasinan IAI DDI Sidrap memberikan pesan bahwa kehidupan kampus tidak hanya berkaitan dengan aktivitas akademik, tetapi juga tentang bagaimana nilai-nilai kebaikan terus dijaga dan diwariskan.

    Mendoakan ulama, guru, pemerintah, orang tua, dan sesama muslim merupakan bentuk kepedulian yang mengingatkan setiap orang akan pentingnya menghargai jasa, menjaga hubungan, serta berharap kebaikan bagi kehidupan bersama.


    Kehadiran Rektor dan dukungan terhadap kegiatan ini menjadi dorongan agar tradisi positif seperti Yasinan terus mendapatkan ruang di lingkungan perguruan tinggi.


    Sebab, kampus yang bertumbuh bukan hanya tempat melahirkan generasi berilmu, tetapi juga tempat menumbuhkan manusia yang berakhlak, peduli, dan senantiasa mendoakan kebaikan bagi sesama.

    Dari lantunan Surah Yasin, kebersamaan sederhana, hingga doa yang dipanjatkan, IAI DDI Sidrap menghadirkan pesan bahwa kebaikan dapat dimulai dari lingkungan terdekat.

    Komentar

    Tampilkan