• Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     


     


     


     


     

    Iklan

    Anggota DPRD Kota Palu Nurhalis Nur Desak Penertiban Lokalisasi Tondo Kiri

    Satry Polang
    Kamis, 27 November 2025, November 27, 2025 WIB Last Updated 2025-11-28T01:11:11Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250

    Anggota DPRD Kota Palu Nurhalis Nur Desak Penertiban Lokalisasi Tondo Kiri



    NARASIRAKYAT, Palu, 26 November 2025 — Anggota DPRD Kota Palu, Nurhalis Nur, menegaskan pentingnya penertiban lokasi prostitusi di kawasan Tondo Kiri, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore. Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Palu yang digelar di Ruang Sidang Utama, Rabu (26/11/2025).


    Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Rico A.T. Djanggola, serta dihadiri oleh seluruh fraksi DPRD, Asisten Administrasi Umum Setda Palu Eka Komalasari yang mewakili Wali Kota Palu, serta perwakilan OPD, camat, dan lurah. Agenda utama rapat yakni pembahasan dua Ranperda inisiatif: Pendidikan Kebencanaan dan Kota Hijau.


    Dalam forum resmi tersebut, Nurhalis Nur dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyampaikan bahwa praktek prostitusi yang masih beroperasi di Tondo Kiri telah lama meresahkan masyarakat dan harus segera ditertibkan oleh Pemerintah Kota Palu.



    Ia menautkan pandangannya dengan nilai moral dan keyakinan agama:

    “Sebagai orang beragama, kita meyakini bahwa salah satu penyebab datangnya bencana adalah ulah manusia itu sendiri—baik merusak lingkungan maupun mengabaikan nilai moral dan agama,” ujarnya dalam sidang.

    Nurhalis menegaskan bahwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Tengah telah mengeluarkan seruan agar kawasan tersebut ditertibkan. Namun, menurutnya, hingga kini belum ada tindakan konkret dari pemerintah.


    Dalam kaitannya dengan pembahasan Ranperda Pendidikan Kebencanaan, Nurhalis menyampaikan bahwa bencana tidak hanya dipicu oleh faktor alam atau kerusakan lingkungan seperti hutan gundul dan sampah, tetapi juga oleh kemaksiatan dan penyimpangan moral.

    “Kemaksiatan yang dibiarkan merajalela membawa dampak sosial yang besar. Ini bukan hanya soal moral, tapi juga soal keselamatan masyarakat secara keseluruhan,” tegasnya.

    Ia menekankan bahwa penertiban Tondo Kiri merupakan bagian dari tanggung jawab Pemkot Palu dalam menjaga ketertiban sosial, menciptakan lingkungan yang sehat, dan memastikan keharmonisan masyarakat.


    5 FAKTA MENARIK TERKAIT ISU INI

    1. Tondo Kiri telah dikenal sebagai salah satu kawasan yang diduga menjadi tempat praktik prostitusi sejak bertahun-tahun lalu.

    2. MUI Sulawesi Tengah secara resmi telah menyampaikan seruan kepada Pemkot Palu agar lokasi tersebut ditutup permanen.

    3. Pembahasan persoalan moral ini muncul dalam rapat yang fokus pada Pendidikan Kebencanaan, menunjukkan pendekatan holistik yang mengaitkan moralitas dengan mitigasi bencana.

    4. Nurhalis Nur merupakan anggota DPRD dari Dapil Palu Barat–Ulujadi, namun ia menilai permasalahan ini penting secara kota secara keseluruhan, bukan hanya wilayah tertentu.

    5. Rapat paripurna ini dihadiri oleh jajaran eksekutif dan legislatif, menandakan bahwa pembahasan regulasi kebencanaan tidak hanya soal teknis, namun juga soal ketertiban sosial.


    Nurhalis menutup pandangannya dengan ajakan agar seluruh pemangku kepentingan bersama-sama menjaga Kota Palu:

    “Upaya ini adalah wujud cinta kita pada kota ini. Menjaga Palu berarti menjaga moral, lingkungan, dan masa depan generasi kita.”

    Komentar

    Tampilkan