• Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     


     


     


     


     

    Iklan

    Penelitian Unik Mahasiswa Akuntansi UNISAN Sidrap Teliti Gaya Hidup Hedonisme dan Budaya Siri dalam Pengelolaan Keuangan Mahasiswa

    Satry Polang
    Senin, 24 November 2025, November 24, 2025 WIB Last Updated 2025-11-25T02:22:24Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250

    Penelitian Unik Mahasiswa Akuntansi UNISAN Sidrap Teliti Gaya Hidup Hedonisme dan Budaya Siri dalam Pengelolaan Keuangan Mahasiswa



    NARASIRAKYAT — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ichsan (UNISAN) Sidrap kembali melahirkan penelitian menarik dari mahasiswanya. Nedi Bahar, mahasiswa Program Studi Akuntansi, resmi menyelesaikan ujian proposal penelitian yang mengkaji topik unik: “Pengaruh Gaya Hidup Hedonisme dan Internalisasi Nilai Budaya Siri terhadap Pengelolaan Keuangan Pribadi Mahasiswa.” Penelitian ini dibimbing oleh dua dosen yakni Amrizal Salida S.E., M.Ak bersama Yahya S.E., M.Ak. 


    Penelitian ini mendapatkan apresiasi tinggi dari penguji dan pimpinan fakultas karena menghubungkan dua disiplin berbeda—ilmu akuntansi dan nilai budaya lokal Bugis, khususnya budaya siri’ yang dikenal sebagai identitas moral masyarakat Sulawesi Selatan.


    Ujian proposal digelar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNISAN Sidrap, dipimpin oleh tiga dosen penguji berdasarkan SK Dekan:

    • Dr. Darnawati, S.Pd., M.Si – Penguji I

    • Usman Rahman, SE., M.Ak – Penguji II

    • Haeril, SE., MM – Penguji III

    Dalam sesi ujian, para penguji menyampaikan bahwa penelitian ini memiliki keunikan tersendiri karena mengaitkan gaya hidup hedonisme, fenomena yang kian marak di kalangan mahasiswa, dengan pengelolaan keuangan pribadi serta nilai budaya siri’ yang selama ini menjadi landasan moral masyarakat Sidrap.

    Dr. Darnawati juga Rektor UNISAN SIDRAP menyampaikan bahwa penelitian seperti ini “bernilai penting karena mengangkat identitas kultural Sidrap sekaligus fenomena perilaku keuangan mahasiswa.”


    Dalam wawancara seusai ujian, Nedi Bahar menjelaskan bahwa gaya hidup hedonisme merupakan perilaku konsumtif yang diarahkan untuk kesenangan sesaat seperti hidup bermewah-mewahan, membeli barang tanpa perencanaan, dan menghabiskan uang tanpa mempertimbangkan prioritas.


    Menurutnya, kondisi ini dapat berdampak buruk pada pengelolaan keuangan mahasiswa yang cenderung tidak stabil karena pengeluaran lebih besar dibanding pemasukan.

    “Tujuan penelitian ini adalah membantu teman-teman mahasiswa memahami bahwa gaya hidup berlebihan dapat mengganggu keuangan pribadi. Penelitian ini juga ingin menanamkan kembali nilai budaya siri sebagai kontrol sosial yang memperkuat karakter,” jelasnya.


    Dalam paparannya, Nedi menjelaskan bahwa budaya siri’—yang mengajarkan rasa malu, kehormatan, dan tanggung jawab moral—dapat berperan sebagai faktor kontrol perilaku finansial mahasiswa.

    Para penguji mengapresiasi keberanian peneliti mengangkat tema yang jarang dikaji, terutama di rumpun ilmu akuntansi. Penelitian ini masuk dalam konsentrasi Akuntansi Keperilakuan, yang mempelajari perilaku manusia dalam pengambilan keputusan keuangan.

    Analisis yang digunakan adalah Path Analysis, metode yang dinilai lebih tinggi tingkat kompleksitasnya dibanding regresi linear biasa.


    Dalam penutup sesi, para penguji menganggap penelitian ini layak untuk dilanjutkan hingga tahap skripsi karena tidak hanya bermanfaat bagi akademisi, tetapi juga bagi mahasiswa sebagai bahan refleksi atas gaya hidup mereka.

    “Banyak mahasiswa sekarang terbiasa hidup mewah. Di sini menariknya, penelitian ini menilai apakah gaya hidup itu bertolak belakang dengan nilai budaya siri kita sebagai orang Bugis,” ungkap salah satu penguji.


    5 Fakta Menarik dari Penelitian Nedi Bahar

    1. Menggabungkan Ilmu Akuntansi dan Budaya Lokal
      Penelitian ini menjadi salah satu yang pertama mengkaji hubungan gaya hidup hedonis dengan budaya siri dalam konteks pengelolaan keuangan mahasiswa.

    2. Menggunakan Metode Analisis Jalur (Path Analysis)
      Teknik ini lebih kompleks dari regresi linear biasa, menunjukkan keseriusan penelitian.

    3. Fokus pada Mahasiswa Semester 3 ke Atas
      Dipilih karena dianggap sudah mampu mengelola keuangan secara mandiri.

    4. Berangkat dari Fenomena Sosial Nyata
      Penelitian ini berangkat dari pengamatan awal bahwa banyak mahasiswa menunjukkan pola konsumsi hedonistik.

    5. Diresmikan Melalui SK Dekan
      Tim penguji dibentuk secara resmi melalui Surat Keputusan Dekan FEB UNISAN Sidrap Nomor 001/745/FE/BP/2025.


    Penelitian ini bukan hanya tentang angka dan teori, tetapi tentang bagaimana mahasiswa mengenal jati diri dan budaya mereka. Di tengah modernitas dan gaya hidup instan, penelitian ini menghadirkan refleksi mendalam bahwa kecerdasan finansial harus berjalan seiring dengan kecerdasan moral dan nilai budaya. Dengan penelitian seperti ini, kampus tidak hanya mencetak sarjana—tetapi membentuk generasi berkarakter.

    Komentar

    Tampilkan