![]() |
Festival Anak Hebat Kolaborasi KKN IAI DDI Sidrap Bersama Pesantren Sehati Cetak Mental Juara Anak |
NARASIRAKYAT — Festival Anak Hebat yang digelar di Pesantren Sehati, Desa Passeno, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menjadi ruang strategis pembinaan karakter, kepercayaan diri, dan mental juara anak sejak usia dini. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) IAI DDI Sidrap bersama Pondok Pesantren Sehati sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat berbasis pendidikan dan nilai keislaman.
Festival tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, pada Rabu (21/1/2026). Puluhan siswa sekolah dasar dari Kabupaten Sidrap dan Kabupaten Pinrang tampil penuh keberanian dan antusias mengikuti berbagai lomba keagamaan dan olahraga anak yang dirancang edukatif dan menyenangkan.
Pembukaan kegiatan turut dihadiri Rektor IAI DDI Sidrap, Dr. Mansur, jajaran wakil rektor dan dosen pembimbing KKN, Anggota DPRD Sidrap Sitti Rahmah, Camat Baranti Mastura bersama Forkopimca Baranti, Ketua Yayasan Pesantren Sehati Wahidin Arrafany, para guru pendamping, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Nurkanaah menegaskan bahwa Festival Anak Hebat bukan sekadar ajang lomba, melainkan wadah pembinaan mental, karakter, dan kepercayaan diri anak agar berani tampil di depan umum sejak dini.
“Festival Anak Hebat ini menjadi ruang pembinaan dan pelatihan bagi anak-anak agar mereka percaya diri dan berani mengekspresikan kemampuan. Salah satunya melalui lomba Pidato Cilik (Pildacil) yang melatih mental dan kemampuan komunikasi sejak usia dini,” ujar Nurkanaah.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga merupakan bentuk apresiasi terhadap anak-anak yang memiliki potensi dan prestasi, baik di bidang keagamaan maupun olahraga.
“Setiap anak memiliki minat, bakat, dan keterampilan yang berbeda. Jika diarahkan pada hal positif dan bermanfaat, potensi tersebut akan menjadi bekal masa depan mereka,” tambahnya.
Sementara itu, Rektor IAI DDI Sidrap, Dr. Mansur, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Festival Anak Hebat yang dinilainya sejalan dengan misi perguruan tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat dan pembentukan generasi berkarakter.
“Kegiatan ini menunjukkan bahwa KKN bukan hanya program formal, tetapi harus menghadirkan dampak nyata. Mahasiswa IAI DDI Sidrap belajar langsung berkontribusi dalam membangun karakter anak-anak melalui pendekatan edukatif, religius, dan humanis,” ungkap Dr. Mansur.
Menurutnya, sinergi antara kampus, pesantren, pemerintah, dan masyarakat merupakan model kolaborasi ideal dalam menyiapkan generasi yang beriman, berakhlak, cerdas, dan berdaya saing.
Ketua Panitia, Muhammad Rezki, melaporkan bahwa Festival Anak Hebat berlangsung selama empat hari, 21–24 Januari 2026, dan diikuti oleh 23 sekolah dasar dari Kabupaten Pinrang serta Kecamatan Baranti dan Panca Rijang, Kabupaten Sidrap.
Beragam lomba digelar, mulai dari Pidato Cilik (Pildacil), adzan, lomba keagamaan lainnya, hingga cabang olahraga anak seperti sepak takraw, voli mini, dan berbagai permainan edukatif yang menumbuhkan sportivitas dan kerja sama.
Lima Fakta Menarik Festival Anak Hebat
Kolaborasi mahasiswa KKN IAI DDI Sidrap dan Pesantren Sehati.
Diikuti siswa SD dari Sidrap dan Pinrang.
Berlangsung selama empat hari (21–24 Januari 2026).
Menggabungkan lomba keagamaan dan olahraga anak.
Mendapat dukungan langsung Wakil Bupati Sidrap dan Rektor IAI DDI Sidrap.
Festival Anak Hebat di Desa Passeno membuktikan bahwa membangun generasi unggul dapat dimulai dari ruang-ruang sederhana yang sarat nilai. Dari panggung kecil Pildacil hingga arena olahraga anak, lahir keberanian, kepercayaan diri, dan harapan besar. Melalui kolaborasi kampus, pesantren, dan pemerintah, Sidrap menapaki jalan pasti menuju generasi emas yang beriman, berakhlak, sehat, dan berprestasi.







.jpeg)
