![]() |
Kolaborasi BKKBN Sidrap Bersama RSUD Arifin Nu’mang Hadirkan Rumah Sakit Ramah Anak |
NARASIRAKYAT — Melalui media sosial resminya, RSUD Arifin Nu’mang Kabupaten Sidenreng Rappang menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kabupaten Sidenreng Rappang atas dukungan dan bantuan pengadaan alat bermain anak di Pojok Bermain RSUD Arifin Nu’mang.
Dukungan tersebut merupakan bagian dari sinergi lintas sektor dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang ramah anak, sekaligus mendukung aspek psikososial anak selama berada di lingkungan rumah sakit. Kehadiran sarana bermain diharapkan dapat membantu mengurangi kecemasan anak saat menjalani pemeriksaan maupun perawatan medis.
Manajemen RSUD Arifin Nu’mang menilai bahwa fasilitas Pojok Bermain Anak bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian penting dari pendekatan pelayanan kesehatan holistik yang memperhatikan tumbuh kembang anak secara fisik dan mental.
“Semoga sarana ini dapat menunjang tumbuh kembang anak dan menciptakan lingkungan rumah sakit yang ramah anak,” tulis RSUD Arifin Nu’mang dalam unggahan resminya.
Dinas BKKBN Sidrap selama ini dikenal aktif mendukung program yang berorientasi pada peningkatan kualitas keluarga dan generasi masa depan. Dukungan terhadap fasilitas ramah anak di rumah sakit menjadi wujud nyata komitmen BKKBN dalam memperhatikan fase awal kehidupan anak sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia.
Melalui sinergi ini, RSUD Arifin Nu’mang terus berupaya menghadirkan suasana pelayanan kesehatan yang lebih humanis, nyaman, dan berorientasi pada kebutuhan anak serta keluarga.
Lima Fakta Menarik
Pojok Bermain Anak hadir berkat dukungan langsung BKKBN Sidrap.
Didesain untuk menunjang tumbuh kembang dan kenyamanan psikologis anak.
Menjadi bagian dari layanan rumah sakit ramah anak.
Mengurangi kecemasan anak selama berada di rumah sakit.
Bentuk sinergi lintas sektor kesehatan dan keluarga.
Ruang bermain kecil di sudut rumah sakit membawa dampak besar bagi kenyamanan anak dan keluarga. Dari kepedulian lintas sektor inilah lahir pelayanan kesehatan yang tidak hanya menyembuhkan, tetapi juga memanusiakan.







