-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     

     



     


     


     


     


     


     

     





     


     


     


     

     



     

    Iklan

    Mengharukan! Komunitas Bangkit Dari Masjid Sidrap Salurkan Donasi untuk Guru Mengaji Kampung

    Satry Polang
    Jumat, 06 Maret 2026, Maret 06, 2026 WIB Last Updated 2026-03-07T03:37:22Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250

    Mengharukan! Komunitas Bangkit Dari Masjid Sidrap Salurkan Donasi untuk Guru Mengaji Kampung



    NARASIRAKYAT  — Kepedulian terhadap para guru mengaji kampung kembali ditunjukkan oleh komunitas Bangkit Dari Masjid (BDM). Di momentum bulan suci Ramadan 1447 H, komunitas ini menyalurkan donasi cinta kepada para guru mengaji di sejumlah wilayah Kabupaten Sidenreng Rappang.


    Gerakan sosial ini lahir dari kesadaran sederhana namun mendalam: banyak masyarakat hari ini mampu membaca Al-Qur’an karena peran para guru mengaji kampung yang dengan penuh kesabaran mengajarkan huruf demi huruf sejak kecil.


    Bagi komunitas Bangkit Dari Masjid, para guru mengaji bukan sekadar pengajar, tetapi sosok yang telah menanamkan fondasi iman dan ilmu agama dalam kehidupan masyarakat.

    “Komunitas bangkit dari masjid Sidrap, bismillah. Kita bisa seperti saat ini karena ada peran sosok guru, apalagi guru mengaji kampung,” ungkap Munaing salah satu penggerak komunitas dalam kegiatan tersebut.


    Bulan Ramadan dikenal sebagai bulan turunnya Al-Qur’an. Karena itu, komunitas BDM menjadikan momentum ini untuk memberikan perhatian khusus kepada para guru mengaji yang selama ini menjadi penjaga tradisi pembelajaran Al-Qur’an di kampung-kampung.


    Melalui donasi yang dihimpun dari masyarakat, komunitas ini menyalurkan bantuan kepada para guru mengaji sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka.


    Menurut para relawan, donasi tersebut bukan sekadar bantuan materi, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap para pendidik Al-Qur’an yang sering kali mengajar dengan penuh keikhlasan tanpa mengharapkan imbalan besar.


    Harapannya, bantuan tersebut dapat menjadi hadiah sederhana bagi para guru yang selama ini telah mengabdikan diri dalam mendidik generasi Muslim.


    Di berbagai daerah di Indonesia, khususnya di desa dan kampung, guru mengaji memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter keagamaan masyarakat.


    Mereka bukan hanya mengajarkan cara membaca Al-Qur’an, tetapi juga menanamkan nilai-nilai akhlak, kesabaran, dan kecintaan terhadap agama sejak usia dini.


    Banyak dari mereka yang mengajar di masjid, musala, atau bahkan di rumah sederhana dengan fasilitas yang terbatas.


    Namun di balik keterbatasan tersebut, mereka tetap menjalankan tugas mulia sebagai penjaga tradisi pendidikan Al-Qur’an di tengah masyarakat.


    Karena itulah komunitas Bangkit Dari Masjid berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program sosial yang berpihak kepada para guru mengaji kampung.


    Komunitas Bangkit Dari Masjid (BDM) dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan dakwah yang berpusat di masjid.


    Gerakan ini lahir dari semangat menjadikan masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat aktivitas sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.


    Melalui berbagai programnya, BDM berupaya membangun kepedulian sosial di kalangan masyarakat, khususnya dalam membantu kelompok yang sering luput dari perhatian, termasuk para guru mengaji.


    Gerakan seperti ini menunjukkan bahwa masjid memiliki peran strategis dalam membangun solidaritas sosial di tengah masyarakat.


    Lima Fakta Menarik dari Gerakan Ini

    1. Fokus pada Guru Mengaji Kampung
    Program ini secara khusus memberikan perhatian kepada para pengajar Al-Qur’an di tingkat masyarakat.

    2. Berbasis Donasi Cinta Masyarakat
    Seluruh bantuan berasal dari donasi masyarakat yang peduli terhadap pendidikan Al-Qur’an.

    3. Digelar di Momentum Ramadan
    Ramadan dipilih karena merupakan bulan turunnya Al-Qur’an.

    4. Gerakan Berbasis Masjid
    Komunitas Bangkit Dari Masjid menjadikan masjid sebagai pusat gerakan sosial.

    5. Bentuk Penghargaan bagi Pendidik Al-Qur’an
    Bantuan ini menjadi simbol penghormatan terhadap jasa para guru mengaji.


    Di balik kemampuan banyak orang membaca Al-Qur’an hari ini, ada sosok guru mengaji kampung yang dengan sabar mengajarkan huruf demi huruf.


    Mereka mungkin tidak selalu dikenal luas, tetapi jasa mereka tertanam dalam hati setiap murid yang pernah mereka didik.


    Apa yang dilakukan oleh komunitas Bangkit Dari Masjid menjadi pengingat bahwa menghargai guru tidak selalu harus dengan cara besar, tetapi bisa dimulai dari kepedulian sederhana yang tulus.


    Di bulan Ramadan yang penuh berkah ini, donasi yang diberikan kepada para guru mengaji menjadi simbol cinta umat kepada para penjaga ilmu Al-Qur’an.


    Semoga gerakan ini terus menginspirasi masyarakat untuk menghargai para pendidik agama yang telah menjadi cahaya bagi generasi.

    Komentar

    Tampilkan