![]() |
Gotong Royong Cinta Lingkungan Semakin Meningkat di Baranti, MUI Baranti dan Pemerintah Kecamatan Perkuat Program “Sidrap Berkah” Lewat Kajian Serentak |
NARASIRAKYAT — Upaya meneguhkan nilai keislaman yang berpadu dengan kepedulian sosial dan lingkungan terus digalakkan di Kecamatan Baranti. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Baranti menggelar rapat bersama Sekretaris Camat (Sekcam) Baranti dalam rangka pembahasan dan penguatan Program Sidrap Berkah MUI Baranti, sebuah gerakan keumatan yang menitikberatkan pada dakwah substantif dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua MUI Baranti, Dr. Wahidin Ar Rafany, dan dihadiri unsur pemerintah kecamatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi ulama dan umara dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat menuju kehidupan yang religius, harmonis, dan berwawasan lingkungan.
Dr. Wahidin Ar Rafany menegaskan beberapa poin penting yang menjadi pesan moral dan sosial bagi masyarakat Baranti, khususnya dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan.
Pertama, pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari ajaran Islam. Ia mengingatkan bahwa MUI telah mengeluarkan fatwa tentang haramnya membuang sampah ke sungai, laut, dan danau, termasuk saluran air, karena berdampak langsung pada kerusakan lingkungan dan keselamatan manusia.
Kedua, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling memaafkan sebelum memasuki Bulan Suci Ramadhan. Menurutnya, hati yang bersih akan menjadi pintu masuk turunnya keberkahan Ramadhan, baik secara personal maupun sosial.
Ketiga, MUI Baranti juga mengajak masyarakat untuk mendoakan Bupati dan Wakil Bupati Sidenreng Rappang agar senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kebijaksanaan dalam memimpin daerah.
Pesan taushiyyah tersebut dirangkum dalam semangat kearifan lokal:
“Saro Mase Sidenreng Rappang, Salamakki Topada Salama” — ajakan hidup saling menyayangi demi keselamatan bersama.
Pemerintah kecamatan menilai kegiatan kajian dan taushiyyah serentak yang digagas MUI Baranti ini telah memberikan dampak positif nyata bagi masyarakat. Pola pikir warga mulai terbuka untuk lebih mencintai lingkungan dan memahami bahwa menjaga kebersihan bukan sekadar urusan teknis, melainkan bagian dari tanggung jawab moral dan keagamaan.
Menariknya, kegiatan kajian serentak dengan pendekatan tematik lingkungan ini baru dilaksanakan di Kecamatan Baranti, menjadikannya sebagai pionir di Kabupaten Sidenreng Rappang. Pemerintah setempat berharap inisiatif ini dapat menjadi inspirasi bagi kecamatan lain.
Lima Fakta Menarik Program Sidrap Berkah MUI Baranti
Program mengintegrasikan fatwa MUI dengan isu lingkungan hidup.
Fokus pada dakwah aplikatif, bukan hanya seremonial.
Menyasar momentum strategis menjelang Bulan Suci Ramadhan.
Melibatkan sinergi ulama dan pemerintah kecamatan.
Menjadi satu-satunya kegiatan kajian serentak bertema lingkungan di Sidrap sejauh ini.
Program Sidrap Berkah MUI Baranti menunjukkan bahwa dakwah Islam mampu hadir sebagai solusi nyata bagi persoalan sosial dan lingkungan. Ketika ulama dan pemerintah berjalan seiring, pesan keagamaan tidak hanya terdengar di mimbar, tetapi hidup dalam perilaku masyarakat sehari-hari.
Harapannya, langkah MUI Baranti ini menjadi pemantik lahirnya gerakan serupa di kecamatan lain, sehingga Sidrap benar-benar tumbuh sebagai daerah yang religius, peduli lingkungan, dan penuh keberkahan.








