-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     

     



     

    Iklan

    IMM Menatap Masa Depan Gerakan: Konsolidasi Kader dan Intelektualisasi sebagai Arah Strategis

    Satry Polang
    Sabtu, 24 Januari 2026, Januari 24, 2026 WIB Last Updated 2026-01-25T03:17:01Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250


    Oleh: IMMawati Asma
    Ketua Bidang Riset dan Keilmuan PK IMM FIK UMS Rappang
    Calon Formatur Pimpinan Cabang IMM Kabupaten Sidrap Periode 2026–2027

    Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) menatap masa depan gerakan dengan semangat pembaruan dan konsistensi sebagai organisasi kader, intelektual, dan gerakan mahasiswa Islam. Di tengah dinamika sosial, politik, serta perkembangan zaman yang kian kompleks, IMM dituntut untuk tidak sekadar responsif, tetapi juga visioner dan terarah dalam merumuskan agenda gerakan.

    IMM menyadari bahwa kekuatan utama organisasi terletak pada kualitas kader. Oleh karena itu, ke depan penguatan sistem perkaderan ditempatkan sebagai prioritas strategis. Perkaderan tidak boleh direduksi menjadi agenda seremonial atau formalitas struktural, melainkan harus dimaknai sebagai ruang pembentukan kesadaran ideologis, pendalaman intelektual, dan penajaman kepekaan sosial. Nilai Keislaman, Kemuhammadiyahan, dan Ke-IMM-an harus terus menjadi fondasi dalam melahirkan kader yang kritis, berintegritas, serta berkarakter Islam berkemajuan.

    Selain perkaderan, IMM juga dituntut untuk memperkuat perannya sebagai organisasi intelektual. Budaya diskusi, riset, dan kajian ilmiah perlu dikembangkan secara sistematis dan berkelanjutan. IMM tidak cukup hadir sebagai organisasi aktivisme yang reaktif terhadap isu, tetapi harus bertransformasi menjadi laboratorium gagasan yang mampu menawarkan analisis dan solusi atas persoalan pendidikan, sosial, ekonomi, hingga kebijakan publik. Dari ruang-ruang kajian inilah IMM dapat menjaga relevansinya di tengah tantangan zaman.

    Intelektualisasi gerakan juga menjadi kunci agar IMM tidak kehilangan arah ideologisnya. Tanpa basis keilmuan yang kuat, gerakan mudah terjebak dalam pragmatisme dan rutinitas tanpa ruh. Sebaliknya, dengan tradisi berpikir yang sehat, IMM akan melahirkan kader-kader yang mampu membaca realitas secara kritis dan mengambil peran strategis di ruang publik.

    Di sisi lain, penguatan peran sosial kemasyarakatan tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari gerakan IMM. Pengabdian masyarakat, advokasi sosial, dan kolaborasi lintas elemen harus terus dikembangkan sebagai wujud keberpihakan IMM kepada kelompok rentan dan masyarakat luas. Gerakan sosial yang dilakukan tidak semata bersifat karitatif, tetapi diarahkan untuk membangun kesadaran, kemandirian, dan perubahan sosial yang berkeadilan.

    Melalui konsolidasi organisasi yang berkelanjutan serta kepemimpinan kolektif yang visioner, IMM optimis mampu melahirkan gerakan yang progresif, inklusif, dan mandiri. IMM ke depan harus berani menjaga tradisi sekaligus melakukan transformasi, agar tetap relevan dan berdampak nyata bagi umat dan bangsa.

    Dengan semangat Fastabiqul Khairat dan nilai Islam Berkemajuan, IMM siap melangkah sebagai garda terdepan gerakan mahasiswa yang tercerahkan, berdaya saing, dan berorientasi pada perubahan sosial yang berkeadilan.

    Komentar

    Tampilkan