-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     

     



     

    Iklan

    Momen Haru Perpisahan H. Suparta, Pejuang Layanan Publik RSUD Arifin Nu’mang Rappang

    Satry Polang
    Sabtu, 17 Januari 2026, Januari 17, 2026 WIB Last Updated 2026-01-17T09:40:48Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250

    Momen Haru Perpisahan H. Suparta, Pejuang Layanan Publik RSUD Arifin Nu’mang Rappang



    NARASIRAKYAT  — Media sosial resmi RSUD Arifin Nu’mang Rappang membagikan momen haru perpisahan H. Suparta, sosok yang selama ini dikenal sebagai figur sederhana, tegas, dan penuh kepedulian terhadap pegawai lintas lini. H. Suparta resmi pindah tugas ke RSUD Dua Pitue, menandai babak baru pengabdiannya di sektor pelayanan kesehatan daerah.

    Unggahan perpisahan tersebut sontak dibanjiri komentar emosional dari pegawai, khususnya mereka yang selama ini bekerja di balik layar pelayanan rumah sakit. Tangis haru, doa, hingga ungkapan terima kasih mengalir deras, menggambarkan kuatnya ikatan batin antara H. Suparta dan keluarga besar RSUD Arifin Nu’mang.



    Direktur RSUD Arifin Nu’mang Rappang, dr. Lisdiana Amin Asri, dalam pernyataannya menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi yang telah diberikan.

    “Terima kasih atas setiap teladan, kebersamaan, dan pengabdian yang telah diberikan. Selamat melangkah ke amanah baru, semoga selalu dalam lindungan dan keberkahan Allah SWT,” ungkapnya.

    Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kepergian H. Suparta bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan perpindahan seorang figur yang telah memberi warna dalam tata kelola dan budaya kerja rumah sakit.


    Komentar media sosial dipenuhi ungkapan emosional. Salah satu pegawai dapur menuliskan pesan panjang yang mencerminkan rasa kehilangan mendalam:

    “Kami sangat sedih kehilangan bapak Aji… sudah tidak adami lagi pejuang ting tong untuk pekerja kecil seperti kami. Sehatki selalu Pak Haji, semoga Tuhan selalu melindungi…”

    Julukan “Pejuang Ting Tong” menjadi simbol kedekatan H. Suparta dengan staf lapangan—sebuah metafora bagi ketegasan, kehadiran, dan kepeduliannya yang selalu terdengar dan terasa di lingkungan kerja.

    Pegawai lain menuliskan:

    “Tidak adami suara cetar membahana di Arnum. Sehatki selalu Pak Aji…”

    Ungkapan-ungkapan ini menunjukkan bahwa kepemimpinan H. Suparta tidak berhenti pada administrasi, tetapi menyentuh sisi kemanusiaan dan solidaritas.


    H. Suparta selama ini menjabat sebagai Kepala Bagian Umum (Administrasi Umum dan Keuangan) RSUD Arifin Nu’mang Rappang. Dalam perannya, ia dikenal sebagai pejuang peningkatan pelayanan publik di sektor kesehatan, dengan kontribusi nyata yang dirasakan langsung oleh sistem dan SDM rumah sakit.

    Kontribusi Utama

    • Pengelolaan Kebersihan Lingkungan
      Menggerakkan program Jumat Bersih sebagai fondasi layanan kesehatan yang humanis dan higienis.

    • Perencanaan Strategis & Keuangan
      Terlibat aktif dalam penyusunan RBA BLUD, serta mengikuti bimtek penguatan manajemen keuangan rumah sakit (2024–2025).

    • Penguatan SDM & Kebersamaan
      Menginisiasi kegiatan internal seperti Internal Game Badminton 2025 untuk memperkuat sinergi antarstaf.

    • Peningkatan Layanan Publik
      Memastikan administrasi berjalan optimal sebagai tulang punggung layanan medis.

    Prestasi & Capaian

    • Diakui atas kepemimpinan yang menghargai kinerja nakes dan staf pendukung.

    • Terlibat aktif dalam transformasi RSUD Arifin Nu’mang sebagai rumah sakit rujukan.

    • Mendukung lahirnya inovasi pelayanan, termasuk program “Mbah Sijaka” hingga menembus tingkat nasional.


    Dalam keterangannya, H. Suparta menyatakan kesiapan dan optimisme menjalani amanah baru di RSUD Dua Pitue.

    Ia meyakini bahwa pengalaman dan tenaga yang dimiliki akan dibutuhkan untuk mendukung pengembangan rumah sakit dan peningkatan mutu layanan publik, sebagaimana yang telah ia lakukan selama di RSUD Arifin Nu’mang.

    Lima Fakta Menarik

    1. H. Suparta dikenal luas sebagai figur dekat dengan pegawai lapangan.

    2. Dijuluki “Pejuang Ting Tong” oleh rekan kerja.

    3. Aktif menggerakkan kebersihan, keuangan, dan kebersamaan SDM.

    4. Berperan dalam penguatan BLUD dan inovasi nasional RSUD.

    5. Pindah tugas dengan dukungan emosional kuat dari keluarga besar rumah sakit.


    Setiap pertemuan memang berujung perpisahan, namun jejak pengabdian tidak pernah benar-benar pergi. Dari lorong administrasi hingga dapur rumah sakit, nama H. Suparta akan tetap hidup sebagai simbol kepemimpinan yang membumi, tegas, dan penuh empati. Amanah baru menanti, dan doa mengiringi langkahnya.

    Komentar

    Tampilkan