-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     

     



     

    Iklan

    RESOLUSI IKATAN MAHASISWA MUHAMMADIYAH KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG! Meneguhkan Gerakan Intelektual, Sosial, dan Kepemimpinan Berkemajuan

    Satry Polang
    Senin, 26 Januari 2026, Januari 26, 2026 WIB Last Updated 2026-01-26T11:43:20Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250



    Penulis: Aulia Pramudita Amalia

    NARASIRAKYAT --- Kemajuan sebuah gerakan tidak dapat diukur semata dari banyaknya kegiatan yang terselenggara atau kelengkapan administrasi organisasi. Ukuran sejatinya terletak pada sejauh mana pemikiran yang dihasilkan mampu memengaruhi cara pandang, dampak sosial yang ditimbulkan terasa nyata, serta kualitas kader yang dilahirkan benar-benar siap menjadi pelopor perubahan. Dalam kerangka inilah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Sidenreng Rappang meneguhkan arah gerakannya sebagai organisasi yang berangkat dari kesadaran intelektual dan tanggung jawab sosial.

    IMM Sidrap harus diposisikan bukan sekadar sebagai entitas yang menjalankan rangkaian aktivitas formal, melainkan sebagai gerakan yang meninggalkan jejak perubahan. Setiap gagasan, program, dan tindakan perlu dilandasi pertimbangan nilai, relevansi konteks, serta keberlanjutan dampak, agar kehadiran IMM tidak hanya dirasakan oleh kader internal, tetapi juga oleh lingkungan akademik dan masyarakat luas.

    Namun demikian, dinamika gerakan hari ini menghadirkan tantangan yang tidak sederhana. Terdapat kecenderungan bahwa aktivitas organisasi terjebak pada orientasi jangka pendek, di mana keberhasilan diukur dari terlaksananya kegiatan dan terdokumentasikannya program, tanpa evaluasi mendalam terhadap kualitas proses dan dampak yang dihasilkan. Pola semacam ini berisiko melemahkan daya transformasi gerakan, karena perjuangan dapat berhenti pada tataran simbolik dan seremonial.

    Kondisi tersebut menjadi urgensi reflektif bagi IMM Sidrap agar tidak kehilangan ruh perjuangannya sebagai gerakan kader dan gerakan pemikiran. Tanpa kesadaran ini, keberlanjutan nilai dan arah gerakan akan sulit dijaga, bahkan berpotensi menjauh dari tujuan awal pembentukan IMM sebagai organisasi yang mencetak kader intelektual dan agen perubahan sosial.

    Atas dasar kesadaran tersebut, IMM Sidrap menegaskan langkah strategis untuk menyiapkan kader yang siap mengambil peran di ruang akademik, sosial, dan kebijakan publik. Upaya ini tidak dimaknai sebatas penguasaan posisi struktural, melainkan pada penguatan kapasitas berpikir kritis, kepekaan sosial, serta kemampuan terlibat dalam proses pengambilan keputusan di ruang-ruang strategis.

    Dalam konteks ini, IMM harus dipahami sebagai laboratorium kepemimpinan berkemajuan—ruang belajar kolektif yang memungkinkan kader berproses secara sadar, reflektif, dan berorientasi nilai. Laboratorium ini tidak hanya melatih keterampilan teknis kepemimpinan, tetapi juga membentuk karakter, integritas, serta komitmen terhadap nilai keadilan, kemanusiaan, dan keberpihakan pada kemaslahatan bersama. Seluruh proses kaderisasi diarahkan untuk berpikir melampaui satu periode kepengurusan, sehingga gerakan tidak terjebak pada siklus pergantian struktural semata, tetapi memiliki kesinambungan visi dan arah perjuangan jangka panjang.

    Lebih jauh, resolusi ini menegaskan bahwa kemajuan gerakan tidak boleh bertumpu pada individu atau figur tertentu. IMM Sidrap harus bergerak secara kolektif dalam satu arah nilai, membangun kesadaran bersama bahwa kemajuan organisasi merupakan hasil kerja bersama yang berlandaskan kepercayaan, tanggung jawab, dan komitmen ideologis.

    Kesadaran kolektif inilah yang menjadi fondasi utama keberlanjutan gerakan. Dengan fondasi tersebut, setiap kader—dalam peran dan kapasitasnya masing-masing—memiliki kontribusi terhadap tujuan bersama. Kemajuan IMM Sidrap tidak ditentukan oleh siapa yang memimpin, melainkan oleh sejauh mana seluruh kader bergerak bersama, merawat nilai, dan menghadirkan kebermanfaatan nyata.

    Dengan demikian, IMM Sidrap akan tetap relevan sebagai gerakan kader, gerakan pemikiran, dan gerakan perubahan yang berkelanjutan—hadir bukan hanya dalam arsip kegiatan, tetapi dalam denyut perubahan sosial yang nyata.

    Komentar

    Tampilkan