![]() |
Diskusi KLAB Bongkar Peran Indonesia di Tengah Konflik Global |
NARASIRAKYAT — Komunitas Literasi Anak Bangsa (KLAB) menggelar diskusi publik bertema “Indonesia dalam Kancah Internasional: Studi Kasus Konflik Iran–AS–Israel” pada Sabtu (17/4/2026) di Perpustakaan Daerah Sidrap.
Kegiatan ini menjadi ruang intelektual bagi mahasiswa, pemuda, serta masyarakat untuk memahami dinamika geopolitik global yang semakin kompleks dan berdampak luas.
Hadirkan Akademisi dan Tokoh Pemuda
Diskusi menghadirkan dua narasumber utama, yakni Wakil Rektor III Universitas Ichsan Sidenreng Rappang serta Ketua KNPI Sidrap.
Keduanya membedah isu konflik internasional dari perspektif akademik dan kepemudaan, sehingga memberikan sudut pandang yang komprehensif bagi peserta.
Indonesia dan Prinsip Politik Luar Negeri Bebas Aktif
Dalam pemaparannya, Wakil Rektor III UNISAN Sidrap menegaskan bahwa Indonesia memiliki posisi strategis dalam percaturan global melalui prinsip politik luar negeri bebas aktif.
Prinsip ini menempatkan Indonesia sebagai negara yang tidak terikat pada blok kekuatan tertentu, namun tetap berperan aktif dalam menciptakan perdamaian dunia.
Ia juga menyoroti bahwa konflik global modern tidak hanya ditentukan oleh kekuatan militer, tetapi juga dipengaruhi oleh:
Kepentingan ekonomi global
Diplomasi internasional
Perebutan sumber daya energi
Konflik Global dan Dampaknya ke Indonesia
Diskusi mengangkat konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel sebagai studi kasus utama.
Dalam pembahasan tersebut, dijelaskan bahwa konflik di kawasan Timur Tengah memiliki efek domino terhadap stabilitas global, di antaranya:
Fluktuasi harga energi dunia
Gangguan rantai pasok ekonomi
Meningkatnya ketegangan politik internasional
Hal ini menunjukkan bahwa peristiwa global memiliki dampak langsung maupun tidak langsung hingga ke tingkat nasional, termasuk Indonesia.
Peran Pemuda dalam Membaca Isu Global
Sementara itu, Ketua KNPI Sidrap menekankan pentingnya peran generasi muda dalam memahami isu-isu internasional secara kritis.
Menurutnya, pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus mampu:
Menganalisis peristiwa global secara objektif
Memahami dampaknya terhadap Indonesia
Berkontribusi dalam membangun perspektif kebangsaan yang kuat
Diskusi Interaktif dan Partisipatif
Kegiatan berlangsung secara dialogis dan interaktif. Para peserta terlihat antusias mengikuti jalannya diskusi, serta aktif mengajukan pertanyaan dan tanggapan.
Suasana intelektual yang terbuka ini menjadi indikator meningkatnya kesadaran generasi muda terhadap pentingnya literasi global di era modern.
5 Fakta Menarik Diskusi Ini
Digelar oleh Komunitas Literasi Lokal
KLAB menjadi penggerak diskusi intelektual di Sidrap.Angkat Isu Geopolitik Global
Fokus pada konflik Iran–AS–Israel.Hadirkan Akademisi dan Tokoh Pemuda
Kombinasi perspektif ilmiah dan kepemudaan.Peserta Antusias dan Interaktif
Diskusi berlangsung hidup dan dialogis.Tekankan Peran Strategis Indonesia
Dalam menjaga perdamaian dunia melalui politik bebas aktif.
Di tengah dunia yang terus berubah, pemahaman terhadap isu global bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Dari ruang diskusi sederhana di Sidrap, lahir kesadaran besar bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam membaca arah dunia.
Diskusi ini menjadi bukti bahwa literasi, dialog, dan pemikiran kritis adalah kunci dalam menghadapi tantangan global. Dari daerah, lahir pemikiran yang mampu menjangkau dunia.
Karena masa depan tidak hanya ditentukan oleh apa yang terjadi di dalam negeri, tetapi juga oleh bagaimana kita memahami dan merespons dinamika global.


















