![]() |
Ketua TP PKK Sidrap Apresiasi Inovasi DWP Kemenag di Pameran Syiar Islam MTQ XXXIV Sulsel |
NARASIRAKYAT, 16 April 2026 — Semangat syiar Islam dan pemberdayaan ekonomi lokal berpadu dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an XXXIV Sulawesi Selatan. Dalam momentum tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Ny. Haslindah Syaharuddin, melakukan kunjungan ke stand Pameran Syiar Islam yang diisi oleh perwakilan daerah, termasuk Kabupaten Sidrap.
Kehadiran istri Bupati Sidrap ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap partisipasi daerah dalam ajang keagamaan tingkat provinsi sekaligus sebagai ruang promosi potensi lokal.
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Ny. Indiarti Fitriadi bersama H. Fitriadi serta jajaran official dan pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Sidrap.
Pameran Syiar Islam: Lebih dari Sekadar Seremoni
Bagi banyak daerah, keikutsertaan dalam pameran MTQ sering kali dipandang sebagai pelengkap kegiatan utama. Namun bagi Kabupaten Sidrap, kehadiran stand pameran justru dimanfaatkan secara maksimal sebagai sarana strategis.
Dalam kunjungannya, Ny. Haslindah menegaskan bahwa pameran ini memiliki peran ganda:
Sebagai media syiar Islam
Sebagai sarana promosi potensi daerah
Sebagai ruang pemberdayaan ekonomi masyarakat
“Partisipasi ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap syiar Islam sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Peran Strategis DWP Kemenag: Perempuan di Garda Inovasi
Apresiasi khusus diberikan kepada Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama Sidrap yang menjadi penggagas utama keikutsertaan stand tersebut.
Inisiatif ini dinilai sebagai contoh nyata bagaimana organisasi perempuan mampu berperan aktif dalam pembangunan daerah.
Tidak hanya sekadar menghadirkan stand, DWP Kemenag Sidrap juga:
Mengkurasi produk UMKM lokal
Mengelola promosi secara kreatif
Mengintegrasikan nilai keislaman dalam tampilan pameran
Langkah ini menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam mendorong ekonomi sekaligus menjaga nilai budaya dan keagamaan.
UMKM Sidrap Tampil: Dari Identitas Lokal ke Pasar Lebih Luas
Salah satu daya tarik utama stand Sidrap adalah produk-produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ditampilkan.
Menurut laporan Ketua DWP Kemenag Sidrap, seluruh produk yang dipamerkan merupakan hasil karya masyarakat lokal.
Produk unggulan yang menarik perhatian antara lain:
Alat cangkul kecil (best seller)
Pisau rumahan
Kue khas dan aneka cemilan tradisional
Keberhasilan produk-produk ini menunjukkan bahwa UMKM Sidrap memiliki daya saing dan potensi besar untuk berkembang lebih luas.
“Alhamdulillah, ini berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM,” ungkap Ny. Indiarti.
Sinergi PKK dan DWP: Kolaborasi untuk Kemajuan Daerah
Kegiatan ini juga memperlihatkan kuatnya sinergi antara TP PKK dan DWP dalam mendorong program pemberdayaan masyarakat.
Kolaborasi ini mencakup:
Penguatan ekonomi keluarga
Promosi produk lokal
Dukungan terhadap kegiatan keagamaan
Pemberdayaan perempuan
Sinergi lintas organisasi ini menjadi model yang efektif dalam membangun pembangunan berbasis masyarakat.
Dukungan Moral untuk Kafilah Sidrap
Tidak hanya mengunjungi stand pameran, Ny. Haslindah juga menyempatkan diri mengunjungi pemondokan kafilah Sidrap.
Kehadirannya memberikan motivasi dan semangat kepada para peserta untuk tampil maksimal dalam ajang MTQ.
Langkah ini menunjukkan bahwa dukungan moral memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan diri peserta.
5 Fakta Menarik dari Kunjungan Ini
Stand Sidrap menjadi salah satu daya tarik dalam pameran MTQ Sulsel
DWP Kemenag Sidrap berperan sebagai penggagas utama
Produk UMKM lokal menjadi highlight utama pameran
Kolaborasi PKK dan DWP memperkuat pemberdayaan masyarakat
Kunjungan juga menjadi ajang motivasi bagi kafilah Sidrap
Pameran Syiar Islam ini membuktikan bahwa dakwah tidak hanya disampaikan melalui mimbar, tetapi juga melalui karya, inovasi, dan pemberdayaan ekonomi.
Ketika nilai keislaman berpadu dengan kreativitas dan semangat kolaborasi, maka yang lahir bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi gerakan nyata yang berdampak.
Dari stand sederhana di arena MTQ, Sidrap menunjukkan bahwa potensi daerah bisa berbicara di panggung yang lebih luas. Dan dari sinilah, langkah kecil menuju kemajuan besar mulai terwujud.

















.jpeg)
