![]() |
Benchmarking Mutu Jadi Kunci! IAI DDI Sidrap Perkuat Sistem Penjaminan Kualitas di Universitas Islam AGH Abdurrahman Ambo Dalle DDI Polewali Mandar |
NARASIRAKYAT, 16 April 2026 — Komitmen menghadirkan pendidikan tinggi yang unggul dan berdaya saing terus diperkuat oleh Institut Agama Islam DDI Sidenreng Rappang melalui langkah strategis berupa kegiatan benchmarking di Universitas Islam AGH Abdurrahman Ambo Dalle DDI Polewali Mandar.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Dr. Mansur ini menjadi bagian penting dari upaya transformasi pendidikan, khususnya dalam memperkuat sistem penjaminan mutu yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Di tengah meningkatnya tuntutan terhadap kualitas lulusan dan akreditasi institusi, benchmarking menjadi salah satu strategi efektif untuk mempercepat peningkatan standar pendidikan tinggi.
Benchmarking: Lebih dari Sekadar Studi Banding
Seringkali benchmarking dipahami hanya sebagai kunjungan formal antar institusi. Namun dalam praktiknya, kegiatan ini merupakan proses pembelajaran yang mendalam dan strategis.
Ketua Penjamin Mutu, Munadirah M. Ahdad, bersama tim melakukan diskusi intensif dengan lembaga penjamin mutu di kampus tujuan.
Fokus utama pembahasan meliputi:
Strategi peningkatan akreditasi institusi, termasuk pemenuhan standar BAN-PT
Penguatan mutu program studi, baik dari sisi kurikulum maupun output lulusan
Sistem evaluasi berkelanjutan, berbasis data dan monitoring berkala
Pembangunan budaya mutu, yang tidak hanya administratif tetapi juga menjadi kesadaran kolektif
Dalam diskusi tersebut, kedua institusi sepakat bahwa mutu tidak bisa dibangun secara instan. Dibutuhkan sistem yang konsisten, kolaboratif, dan berorientasi jangka panjang.
Mutu sebagai Pilar Utama Daya Saing Perguruan Tinggi
Di era globalisasi dan digitalisasi, perguruan tinggi dituntut untuk mampu bersaing tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional dan internasional.
Akreditasi menjadi indikator penting dalam menilai kualitas sebuah institusi. Namun lebih dari itu, mutu sejati tercermin dari:
Kualitas lulusan
Relevansi kurikulum dengan kebutuhan zaman
Produktivitas penelitian
Kontribusi terhadap masyarakat
Melalui benchmarking ini, IAI DDI Sidrap berupaya mengadopsi praktik terbaik (best practices) yang telah terbukti berhasil, sekaligus menyesuaikannya dengan karakter dan kebutuhan institusi.
Kolaborasi sebagai Fondasi Penguatan Mutu
Salah satu nilai penting dari kegiatan ini adalah semangat kolaborasi. Dalam dunia pendidikan modern, tidak ada institusi yang bisa berkembang sendiri.
Kerja sama antar perguruan tinggi memungkinkan:
Pertukaran pengalaman dan inovasi
Penguatan sistem manajemen akademik
Akselerasi peningkatan kualitas
Efisiensi dalam pengembangan program
Benchmarking ini menjadi ruang dialog yang produktif, di mana kedua institusi saling belajar dan saling menguatkan.
Membangun Budaya Mutu: Dari Sistem ke Kesadaran
Salah satu poin penting yang mengemuka dalam diskusi adalah pentingnya membangun budaya mutu.
Mutu tidak hanya berbicara tentang dokumen akreditasi, tetapi tentang bagaimana seluruh civitas akademika memiliki kesadaran untuk terus meningkatkan kualitas.
Budaya mutu tercermin dalam:
Disiplin akademik
Integritas dalam proses pembelajaran
Komitmen terhadap peningkatan kualitas
Keterbukaan terhadap evaluasi dan perbaikan
Dengan budaya mutu yang kuat, peningkatan kualitas tidak lagi menjadi beban, tetapi menjadi kebutuhan bersama.
5 Fakta Menarik dari Kegiatan Ini
Benchmarking menjadi strategi utama peningkatan mutu pendidikan
Fokus pada sistem penjaminan mutu berbasis standar nasional
Melibatkan pimpinan kampus dan tim penjamin mutu
Mengadopsi praktik terbaik dari institusi lain
Memberikan dampak jangka panjang bagi kualitas pendidikan
Mutu adalah fondasi dari segala kemajuan. Tanpa kualitas, pendidikan hanya menjadi formalitas tanpa makna. Kunjungan benchmarking ini menjadi langkah nyata bahwa perubahan besar selalu dimulai dari kemauan untuk belajar dan berbenah.
Ketika kampus membuka diri untuk belajar dari yang lain, maka di situlah lahir peluang untuk tumbuh menjadi lebih baik. Dan dari proses itulah, masa depan pendidikan yang unggul dan berintegritas akan terbentuk.


















