-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     

     



     

    Iklan

    Mahasiswa Arsitektur Unisan Sidrap Rancang Pengembangan Permukiman Pesisir, Fokus Solusi Berkelanjutan di Barru

    Satry Polang
    Senin, 13 April 2026, April 13, 2026 WIB Last Updated 2026-04-13T19:04:11Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250

    Mahasiswa Arsitektur Unisan Sidrap Rancang Pengembangan Permukiman Pesisir, Fokus Solusi Berkelanjutan di Barru



    NARASIRAKYAT --- Mahasiswa Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Ichsan Sidenreng Rappang (Unisan Sidrap) kembali menunjukkan kualitas pembelajaran berbasis praktik melalui kegiatan lapangan dalam Mata Kuliah Perencanaan dan Perancangan Permukiman.


    Kegiatan yang berlangsung pada 11–12 April 2026 ini menjadi bagian penting dalam membentuk kepekaan desain mahasiswa terhadap kondisi nyata, khususnya di kawasan pesisir yang memiliki kompleksitas tinggi.


    Survei Lapangan di Kawasan Pesisir Barru

    Sebagai tahap awal, mahasiswa melakukan survei langsung di kawasan pesisir Pantai Lasonrai atau dikenal juga sebagai Cappa Gusung.


    Di lokasi ini, mahasiswa tidak hanya mengamati kondisi fisik kawasan, tetapi juga berinteraksi dengan masyarakat sekitar serta mendokumentasikan berbagai aspek sosial dan lingkungan.


    Pendekatan ini menjadi fondasi penting dalam memahami karakter kawasan secara menyeluruh sebelum masuk ke tahap perancangan.



    Menggali Potensi dan Tantangan Kawasan

    Dari hasil survei, mahasiswa berhasil mengidentifikasi berbagai potensi yang dapat dikembangkan, antara lain:

    • Keindahan lanskap pesisir yang alami

    • Peluang pengembangan sektor pariwisata

    • Aktivitas masyarakat yang mendukung karakter lokal


    Namun di sisi lain, ditemukan pula sejumlah tantangan, seperti:

    • Penataan ruang yang belum optimal

    • Keterbatasan infrastruktur dasar

    • Pengelolaan persampahan

    • Isu lingkungan pesisir


    Temuan ini menjadi dasar dalam menyusun konsep perencanaan yang lebih adaptif dan berkelanjutan.


    Dari Analisis Menuju Konsep Perencanaan

    Tahap selanjutnya adalah analisis kawasan dengan mempertimbangkan berbagai aspek penting, seperti tata ruang, sirkulasi, fungsi kawasan, hingga pendekatan desain kontekstual.


    Hasil akhirnya berupa konsep pengembangan permukiman pesisir yang terintegrasi dengan sektor pariwisata. Konsep ini dirancang untuk:

    • Meningkatkan kualitas hunian masyarakat

    • Menata kawasan secara lebih terstruktur

    • Mengoptimalkan potensi wisata lokal

    • Menjaga keseimbangan lingkungan


    Pembelajaran Nyata di Luar Kelas

    Kegiatan ini menjadi bukti bahwa proses pembelajaran di Unisan Sidrap tidak hanya berbasis teori, tetapi juga praktik langsung di lapangan.


    Mahasiswa dilatih untuk berpikir kritis, memahami realitas sosial, serta merancang solusi yang aplikatif dan berdampak nyata bagi masyarakat.


    5 Fakta Menarik Kegiatan Ini

    1. Lokasi Nyata di Kawasan Pesisir
      Mahasiswa melakukan survei langsung di Pantai Lasonrai.

    2. Pendekatan Berbasis Observasi Sosial
      Tidak hanya aspek fisik, tetapi juga interaksi dengan masyarakat.

    3. Fokus Permukiman dan Pariwisata
      Menggabungkan dua sektor penting dalam satu konsep desain.

    4. Analisis Komprehensif
      Meliputi tata ruang, lingkungan, hingga fungsi kawasan.

    5. Output Berupa Konsep Nyata
      Hasil perencanaan dapat menjadi referensi pengembangan kawasan.


    Dari pesisir Barru, lahir gagasan-gagasan segar dari tangan mahasiswa muda yang siap menjawab tantangan masa depan.


    Mereka tidak hanya belajar merancang bangunan, tetapi juga membangun harapan—menghadirkan solusi bagi masyarakat dan lingkungan.


    Universitas Ichsan Sidenreng Rappang kembali membuktikan bahwa pendidikan yang kuat adalah pendidikan yang mampu menyentuh realitas, melahirkan inovasi, dan memberi dampak nyata bagi pembangunan daerah.

    Komentar

    Tampilkan