![]() |
Dari Sungai ke Arena Juara! Kisah Inspiratif Muh. Askhan Siswa UPT SD Negeri 2 Timoreng Panua dan Perjuangan Coach Manda Mengharumkan Nama Sidrap |
NARASIRAKYAT – Prestasi membanggakan kembali lahir dari dunia pendidikan Kabupaten Sidenreng Rappang. Seorang siswa dari UPT SD Negeri 2 Timoreng Panua, Kecamatan Panca Rijang, berhasil mencuri perhatian publik setelah meraih Juara 1 Cabang Olahraga Renang pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Kabupaten Sidenreng Rappang Tahun 2026.
Siswa tersebut adalah Muh. Askhan, sosok muda yang kini menjadi kebanggaan sekolah, keluarga, dan masyarakat Kecamatan Panca Rijang. Keberhasilannya tidak hanya menjadi catatan prestasi olahraga semata, tetapi juga menghadirkan kisah inspiratif tentang kerja keras, ketekunan, dan dedikasi seorang pelatih yang rela berjuang tanpa pamrih demi masa depan anak didiknya.
Prestasi ini semakin istimewa karena perjalanan Muh. Askhan menuju podium juara tidak dimulai dari kolam renang modern atau program latihan eksklusif. Ia tumbuh sebagai anak yang awalnya hanya mengenal renang melalui aliran sungai di kampungnya.
Namun dengan semangat belajar yang tinggi dan bimbingan intensif dari guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) UPT SDN 2 Timoreng Panua yang akrab disapa Coach Manda, kemampuan tersebut berkembang hingga mampu bersaing dan menjadi yang terbaik di tingkat kabupaten.
Sosok di Balik Lahirnya Seorang Juara
Kisah sukses Muh. Askhan mendapat perhatian luas setelah diunggah melalui akun media sosial Facebook milik Sulistinayanti dan akun resmi sekolah.
Dalam unggahan tersebut, pihak sekolah secara khusus memberikan apresiasi kepada Coach Manda yang dinilai memiliki peran besar dalam membentuk kemampuan renang sang atlet muda.
"Salah satu sosok yang ada di belakang keberhasilan murid kami sehingga bisa menang lomba renang tingkat kabupaten adalah Coach Manda. Beliau merupakan guru PJOK UPT SDN 2 Timoreng Panua yang memiliki latar belakang sebagai pelatih renang profesional," tulis akun tersebut.
Menurut rekan-rekan guru di sekolah, perjuangan Coach Manda bukanlah hal yang mudah. Setiap hari ia melatih anak-anak di kolam renang, menghadapi suhu air yang dingin, kelelahan fisik, hingga tangan yang kram akibat terlalu lama berada di dalam air demi memastikan setiap teknik diajarkan dengan benar.
Dedikasi tersebut dilakukan tanpa mengenal lelah dan tanpa pamrih.
Lebih mengagumkan lagi, saat pertama kali memulai latihan, Muh. Askhan belum pernah mengikuti kursus atau privat renang. Kemampuan dasarnya hanya berasal dari pengalaman berenang di sungai.
Melalui latihan yang disiplin dan pendampingan yang konsisten, ia mampu berkembang hingga menguasai empat gaya renang dan tampil sebagai juara.
Dari Juara Kecamatan Menuju Wakil Sidrap di Tingkat Provinsi
Perjalanan Muh. Askhan menuju prestasi tidak terjadi dalam semalam.
Sebelum menjadi juara tingkat kabupaten, ia terlebih dahulu menunjukkan performa gemilang pada seleksi tingkat kecamatan. Hasil tersebut membuatnya masuk dalam pembinaan lanjutan yang kemudian ditangani oleh tim pelatih tingkat kabupaten.
Pihak sekolah juga menyampaikan apresiasi kepada tim pelatih Kabupaten Sidenreng Rappang yang telah mendampingi proses seleksi dan pembinaan hingga akhirnya Muh. Askhan berhasil memperoleh tiket menuju tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi UPT SDN 2 Timoreng Panua yang selama ini dikenal aktif mendorong pengembangan potensi siswa, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Bukti Bahwa Potensi Besar Bisa Lahir dari Mana Saja
Prestasi Muh. Askhan memberikan pesan penting bahwa bakat tidak selalu lahir dari fasilitas yang mewah.
Di balik keberhasilannya terdapat semangat belajar, disiplin latihan, dukungan sekolah, keluarga, dan sosok pelatih yang percaya pada kemampuan anak didiknya.
Transformasi dari anak yang terbiasa berenang di sungai menjadi juara renang tingkat kabupaten menunjukkan bahwa kesempatan dan pembinaan yang tepat mampu membuka jalan menuju prestasi yang lebih tinggi.
Banyak pihak menilai kisah ini layak menjadi inspirasi bagi siswa lain di Kabupaten Sidrap bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.
Lima Fakta Menarik Prestasi Muh. Askhan
1. Juara 1 Renang O2SN Tingkat Kabupaten Sidrap 2026
Muh. Askhan berhasil menjadi yang terbaik pada cabang olahraga renang tingkat kabupaten.
2. Berasal dari UPT SDN 2 Timoreng Panua
Prestasi ini menjadi kebanggaan besar bagi sekolah dan masyarakat Kecamatan Panca Rijang.
3. Awalnya Belajar Renang di Sungai
Sebelum mengikuti pembinaan, kemampuan renangnya berasal dari pengalaman berenang di lingkungan sekitar tempat tinggalnya.
4. Dibimbing Guru PJOK yang Berpengalaman
Coach Manda memiliki latar belakang sebagai pelatih renang profesional yang berperan besar dalam pembinaan atlet muda tersebut.
5. Akan Mewakili Sidrap di Tingkat Provinsi
Kemenangan ini mengantarkan Muh. Askhan menjadi wakil Kabupaten Sidenreng Rappang pada ajang O2SN tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Pendidikan dan Olahraga yang Melahirkan Harapan
Keberhasilan Muh. Askhan bukan hanya tentang medali dan trofi. Prestasi ini menjadi simbol bahwa pendidikan yang didukung pembinaan olahraga yang baik mampu melahirkan generasi muda yang percaya diri, disiplin, dan berprestasi.
Di balik sorak kemenangan seorang atlet muda, terdapat kerja keras guru, dukungan orang tua, dan semangat sekolah yang terus membuka ruang bagi tumbuhnya potensi anak-anak daerah.
Kini tantangan yang lebih besar telah menanti di tingkat provinsi. Namun satu hal yang pasti, Muh. Askhan telah membuktikan bahwa mimpi besar bisa lahir dari tempat yang sederhana.
Dari tepian sungai di Timoreng Panua, lahirlah seorang juara yang kini membawa harapan dan kebanggaan bagi Kabupaten Sidenreng Rappang.
















