![]() |
Pesantren SEHATI Passeno Sidrap Kembangkan Tafsir Bugis, Perkuat Program “Sidrap Berkah” dan Lumbung Tahfidz Qur’an |
NARASIRAKYAT ---- Inovasi pendidikan berbasis kearifan lokal terus berkembang di Kabupaten Sidenreng Rappang. Salah satunya ditunjukkan oleh Pesantren SEHATI Passeno Sidrap yang menghadirkan metode pembelajaran unik melalui kajian Tafsir Bugis dalam memahami Al-Qur’an.
Program ini menjadi salah satu pembelajaran utama di pesantren tersebut, sebagai upaya mendekatkan makna Al-Qur’an kepada santri melalui pendekatan bahasa dan budaya lokal.
Menghidupkan Tafsir dalam Bahasa Lokal
Melalui metode Tafsir Bugis, para santri tidak hanya membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami kandungannya secara lebih mendalam dengan pendekatan yang kontekstual dan mudah dipahami.
Pimpinan pesantren, Dr. Wahidin Ar Rafany, menegaskan bahwa pembelajaran ini merupakan bagian dari komitmen dalam menciptakan pendidikan unggul berbasis nilai keislaman dan budaya lokal.
“Kami ingin santri tidak hanya menghafal, tetapi juga memahami Al-Qur’an secara mendalam melalui bahasa yang dekat dengan kehidupan mereka,” ujarnya.
Dukung Program Strategis Pemerintah Daerah
Langkah Pesantren SEHATI ini juga sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Sidrap, yakni Sidrap Berkah dan Sidrap Lumbung Tahfidz Qur’an.
Program tersebut bertujuan mencetak generasi Qurani yang tidak hanya mampu menghafal, tetapi juga memahami dan mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan integrasi antara tahfidz dan tafsir, pesantren ini berkontribusi langsung dalam mendukung visi tersebut.
Pendidikan Berbasis Nilai dan Kontekstual
Pendekatan Tafsir Bugis dinilai mampu menjembatani pemahaman santri terhadap pesan-pesan Al-Qur’an, terutama bagi mereka yang lebih familiar dengan bahasa daerah. Metode ini juga memperkuat identitas lokal tanpa mengurangi esensi ajaran Islam yang universal.
Selain itu, pembelajaran ini melatih santri untuk berpikir kritis, reflektif, serta mampu mengaitkan nilai-nilai Al-Qur’an dengan realitas kehidupan masyarakat.
5 Fakta Menarik Pesantren SEHATI Passeno
Gunakan Tafsir Bugis
Pendekatan unik dalam memahami Al-Qur’an berbasis budaya lokal.Integrasi Tahfidz dan Tafsir
Tidak hanya hafalan, tetapi juga pemahaman mendalam.Dukung Program Daerah
Sejalan dengan visi Sidrap Berkah dan Lumbung Tahfidz.Dipimpin Tokoh Akademisi
Di bawah kepemimpinan Dr. Wahidin Ar Rafany.Fokus Pendidikan Karakter
Membentuk santri yang berilmu dan berakhlak.
Dari Passeno, lahir sebuah pendekatan pendidikan yang menggabungkan iman, ilmu, dan budaya. Tafsir Bugis bukan sekadar metode belajar, tetapi jembatan untuk memahami Al-Qur’an dengan hati yang lebih dekat.
Pesantren SEHATI membuktikan bahwa pendidikan unggul tidak harus meninggalkan akar budaya. Justru dari kearifan lokal, lahir generasi Qurani yang kuat—siap membawa cahaya Al-Qur’an ke masa depan yang lebih baik.


















