-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     

     



     

    Iklan

    Kolaborasi Kampus Muhammadiyah dan Universitas Terbuka Hadirkan Teknologi Canggih untuk Belajar Bahasa Inggris

    Satry Polang
    Rabu, 20 Mei 2026, Mei 20, 2026 WIB Last Updated 2026-05-20T09:54:56Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250

    Kolaborasi Kampus Muhammadiyah dan Universitas Terbuka Hadirkan Teknologi Canggih untuk Belajar Bahasa Inggris



    NARASIRAKYAT.ID — Transformasi pendidikan berbasis teknologi kembali diperlihatkan oleh akademisi Indonesia melalui kolaborasi ilmiah lintas perguruan tinggi yang menghadirkan inovasi pembelajaran Bahasa Inggris berbasis digital. Dosen dari Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang bersama Universitas Muhammadiyah Kendari dan Universitas Terbuka sukses menerbitkan karya ilmiah bertajuk “Penguatan Peran Mobile Assisted Language Learning (MALL) dalam Pembelajaran Kosakata Bahasa Inggris pada Pembelajar ESL” yang dipublikasikan dalam Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 3 Tahun 2026.


    Kolaborasi penelitian tersebut melibatkan Sam Hermansyah bersama akademisi Universitas Muhammadiyah Kendari, yakni Sachrul Muh Saleh, Maulina, Syarif Amin, serta Widya Rizky Pratiwi dari Universitas Terbuka. Penelitian ini mengangkat pemanfaatan Mobile Assisted Language Learning (MALL) sebagai pendekatan pembelajaran modern yang dinilai mampu meningkatkan penguasaan kosakata Bahasa Inggris bagi pembelajar English as a Second Language (ESL) secara efektif, fleksibel, dan sesuai dengan karakter generasi digital masa kini.


    Dalam penelitian tersebut, para peserta mendapatkan pendampingan intensif selama delapan minggu dengan memanfaatkan berbagai aplikasi pembelajaran berbasis digital seperti Duolingo dan Memrise. Seluruh proses pembelajaran dilakukan melalui perangkat gawai pintar sehingga peserta dapat belajar kapan saja dan di mana saja tanpa terbatas ruang kelas konvensional.


    Pendekatan ini terbukti menghadirkan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam penguasaan kosakata Bahasa Inggris peserta. Tidak hanya itu, metode pembelajaran berbasis teknologi juga berhasil meningkatkan motivasi belajar, rasa percaya diri, serta keberanian peserta dalam menggunakan Bahasa Inggris dalam komunikasi sehari-hari.


    Lebih jauh, penelitian ini menjadi bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat melalui penyediaan akses pembelajaran modern yang inklusif dan mudah dijangkau. Teknologi dalam dunia pendidikan kini tidak lagi dipandang sebagai hambatan, tetapi menjadi jembatan penting yang mendekatkan kualitas pembelajaran dengan kebutuhan masyarakat di era globalisasi.


    Kolaborasi antara kampus Muhammadiyah dan Universitas Terbuka tersebut juga memperlihatkan kuatnya sinergi antarperguruan tinggi dalam melahirkan inovasi yang memberikan dampak langsung bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.


    Rektor Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang, Jamaluddin Ahmad, menyampaikan apresiasi atas capaian akademik tersebut. Menurutnya, penelitian kolaboratif ini menjadi bukti bahwa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UMS Rappang terus berkembang dalam menghadirkan inovasi pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman.


    Ia menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran bahasa merupakan langkah strategis untuk menyiapkan generasi muda yang mampu bersaing di tingkat global.


    “ Kami berharap karya ini tidak hanya berhenti sebagai publikasi ilmiah, tetapi juga dapat diterapkan secara luas oleh para pendidik dan pelajar di berbagai daerah. Semoga semakin banyak lahir generasi Muhammadiyah yang unggul secara akademik, percaya diri berkomunikasi di tingkat internasional, serta mampu membawa nama baik bangsa dan almamater,” ujarnya.


    Sementara itu, pihak Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari turut menyampaikan bahwa kerja sama antar kampus Muhammadiyah merupakan kekuatan besar dalam membangun kemajuan pendidikan nasional. Menurutnya, penelitian berbasis teknologi seperti MALL sangat relevan di tengah perkembangan digital yang kini telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat modern.


    Ia berharap hasil penelitian tersebut dapat menjadi referensi bagi para pengajar Bahasa Inggris di Sulawesi maupun Indonesia secara umum.


    “Kami ingin pembelajaran Bahasa Inggris tidak lagi dianggap sulit dan menakutkan, tetapi menjadi aktivitas belajar yang menyenangkan, modern, dan diminati generasi muda. Semoga seluruh tim penulis terus berkarya dan menghadirkan inovasi yang memberi manfaat luas bagi dunia pendidikan dan masyarakat,” ungkapnya.


    Penelitian ini sekaligus memperlihatkan bagaimana perguruan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai motor penggerak perubahan sosial melalui inovasi pendidikan berbasis teknologi.


    Di tengah tantangan globalisasi dan perkembangan era digital yang semakin cepat, kemampuan berbahasa Inggris menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki generasi muda Indonesia. Karena itu, pendekatan pembelajaran berbasis teknologi seperti MALL dinilai menjadi solusi yang relevan untuk menjawab kebutuhan pendidikan masa kini.


    Lima Fakta Menarik Penelitian MALL dalam Pembelajaran Bahasa Inggris

    1. Menggunakan aplikasi populer dunia
      Penelitian memanfaatkan aplikasi digital seperti Duolingo dan Memrise yang dikenal luas sebagai media belajar bahasa modern berbasis interaktif.

    2. Pendampingan dilakukan selama delapan minggu
      Peserta mendapatkan pembelajaran intensif dan terstruktur sehingga hasil peningkatan kosakata dapat diukur secara jelas.

    3. Meningkatkan rasa percaya diri peserta
      Tidak hanya kemampuan bahasa, peserta juga menjadi lebih berani menggunakan Bahasa Inggris dalam komunikasi sehari-hari.

    4. Kolaborasi lintas perguruan tinggi
      Penelitian melibatkan akademisi dari Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang, Universitas Muhammadiyah Kendari, dan Universitas Terbuka.

    5. MALL dinilai relevan untuk generasi digital
      Pembelajaran berbasis gawai membuat proses belajar lebih fleksibel, adaptif, dan mudah diakses kapan saja.


    Kolaborasi akademik ini menjadi bukti bahwa inovasi pendidikan dapat lahir dari semangat kerja sama dan kepedulian terhadap masa depan generasi bangsa. Ketika teknologi dipadukan dengan semangat pengabdian, pendidikan tidak lagi terbatas oleh ruang dan waktu.


    Melalui penelitian berbasis Mobile Assisted Language Learning (MALL), kampus-kampus Muhammadiyah bersama Universitas Terbuka menunjukkan bahwa transformasi pendidikan bukan sekadar wacana, tetapi langkah nyata untuk menciptakan generasi Indonesia yang unggul, adaptif, dan siap bersaing di tingkat global.

    Komentar

    Tampilkan