-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     

     



     

    Iklan

    Peringati Hari Asma Sedunia, RSUD Arifin Nu’mang Rappang Edukasi Warga Sidrap Kenali Gejala dan Penanganan Asma Sejak Dini

    Satry Polang
    Jumat, 08 Mei 2026, Mei 08, 2026 WIB Last Updated 2026-05-09T08:27:25Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250

     


    Peringati Hari Asma Sedunia, RSUD Arifin Nu’mang Rappang Edukasi Warga Sidrap Kenali Gejala dan Penanganan Asma Sejak Dini


    NARASIRAKYAT.ID — Komitmen meningkatkan literasi kesehatan masyarakat kembali ditunjukkan RSUD Arifin Nu'mang Rappang melalui program edukasi “Podcast Saromase” dalam rangka memperingati World Asthma Day atau Hari Asma Sedunia 2026.


    Menghadirkan dokter spesialis paru, dr. Husdaryanti Sahabuddin, Sp.P sebagai narasumber, podcast ini membahas secara mendalam tentang definisi asma, faktor risiko, gejala, penanganan pertama saat serangan, hingga meluruskan berbagai mitos yang masih dipercaya masyarakat.


    Edukasi kesehatan tersebut menjadi langkah penting di tengah meningkatnya kasus gangguan pernapasan akibat polusi, debu, asap rokok, hingga perubahan cuaca yang tidak menentu.


    Asma Bukan Sekadar Sesak Napas Biasa

    Dalam penjelasannya, dr. Husdaryanti Sahabuddin menerangkan bahwa asma merupakan penyakit kronis pada saluran napas yang terjadi akibat peradangan pada bronkus. Kondisi itu menyebabkan penyempitan saluran napas dan produksi lendir berlebih sehingga aliran udara terganggu.


    “Saluran napas mengalami peradangan, menebal, dan menghasilkan lendir berlebihan sehingga pasien mengalami sesak, batuk, hingga bunyi mengi,” jelasnya dalam Podcast Saromase.


    Ia menegaskan bahwa faktor genetik menjadi penyebab dominan seseorang mengalami asma. Namun, kondisi lingkungan juga sangat berpengaruh terhadap munculnya serangan.


    Beberapa pemicu yang paling sering ditemukan antara lain:

    • Debu dan asap rokok

    • Asap kendaraan bermotor

    • Udara dingin

    • Bulu binatang

    • Aktivitas berat tanpa kontrol asma yang baik


    Menurutnya, banyak pasien datang ke rumah sakit saat kondisi sudah memburuk karena menganggap sesak napas biasa sebagai hal sepele.


    RSUD Arifin Nu’man Kini Miliki Layanan Spirometri

    Sebagai bentuk peningkatan pelayanan kesehatan, RSUD Arifin Nu’man juga menghadirkan fasilitas pemeriksaan Spirometri di Poli Paru.


    Pemeriksaan ini berfungsi untuk mengukur kapasitas paru dan melihat tingkat sumbatan saluran napas pasien secara akurat. Kehadiran alat tersebut dinilai penting untuk membantu dokter menentukan tingkat keparahan asma dan terapi yang tepat.


    “Diagnosis tidak hanya dari keluhan pasien, tetapi juga melalui pemeriksaan fisik dan alat spirometri untuk mengetahui tingkat sumbatan saluran napas,” terang dr. Husdaryanti Sahabuddin.


    Langkah ini sekaligus memperkuat layanan kesehatan paru di Kabupaten Sidenreng Rappang agar masyarakat tidak perlu jauh keluar daerah untuk mendapatkan pemeriksaan yang lebih lengkap.


    Penanganan Pertama Saat Serangan Asma

    Dalam podcast tersebut, masyarakat juga diedukasi mengenai langkah cepat yang harus dilakukan ketika seseorang mengalami serangan asma.


    Beberapa tindakan pertolongan pertama yang dianjurkan meliputi:

    1. Melonggarkan pakaian pasien

    2. Menjaga sirkulasi udara tetap baik

    3. Tidak mengerumuni penderita

    4. Menggunakan inhaler pelega atau nebulisasi

    5. Segera membawa pasien ke fasilitas kesehatan jika tidak membaik


    dr. Husdaryanti Sahabuddin mengingatkan bahwa keterlambatan penanganan bisa menyebabkan kondisi pasien semakin berat hingga mengancam nyawa.


    Banyak Mitos Asma yang Masih Dipercaya

    Salah satu poin menarik dalam Podcast Saromase adalah pembahasan mengenai mitos dan fakta tentang asma yang masih berkembang di masyarakat.


    Ia meluruskan anggapan bahwa asma hanya dialami anak-anak. Faktanya, orang dewasa hingga lanjut usia juga bisa mengalami asma.


    Selain itu, ia memastikan bahwa asma bukan penyakit menular, melainkan berkaitan erat dengan faktor keturunan dan sensitivitas saluran napas.


    Mitos lain yang juga dibantah adalah larangan berolahraga bagi penderita asma.

    “Penderita asma tetap boleh olahraga sesuai kemampuan. Bahkan ada senam khusus asma untuk membantu meningkatkan fungsi paru,” ujarnya.


    Edukasi Kesehatan yang Dekat dengan Masyarakat

    Program Podcast Saromase menjadi salah satu inovasi edukasi kesehatan yang dinilai efektif karena menggunakan bahasa sederhana dan mudah dipahami masyarakat.


    Di era digital saat ini, penyebaran informasi kesehatan melalui platform podcast dan media sosial dianggap mampu menjangkau lebih banyak kalangan, terutama generasi muda.


    Langkah RSUD Arifin Nu’man ini juga mendapat apresiasi karena tidak hanya fokus pada pelayanan kuratif, tetapi juga memperkuat edukasi preventif dan promotif kepada masyarakat.


    Lima Fakta Menarik Tentang Asma dari Podcast Saromase

    1. Asma Bisa Dipengaruhi Faktor Keturunan

    Jika orang tua memiliki riwayat asma, risiko anak mengalami kondisi serupa menjadi lebih tinggi.

    2. Debu dan Asap Rokok Jadi Pemicu Utama

    Lingkungan yang tidak sehat dapat memperparah serangan asma kapan saja.

    3. Tidak Semua Inhaler Digunakan Setiap Saat

    Ada inhaler khusus pelega serangan dan ada inhaler pengontrol yang dipakai rutin setiap hari.

    4. Penderita Asma Tetap Bisa Aktif Berolahraga

    Dengan pengelolaan yang baik, penderita asma tetap dapat hidup sehat dan produktif.

    5. RSUD Arifin Nu’man Kini Punya Alat Spirometri

    Fasilitas ini membantu diagnosis gangguan paru lebih akurat bagi masyarakat Sidrap.


    Komitmen Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Masyarakat

    Melalui momentum Hari Asma Sedunia, RSUD Arifin Nu’man berharap masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan paru dan mengenali gejala asma sejak dini.


    Edukasi seperti ini diharapkan mampu mengurangi angka serangan asma berat akibat keterlambatan penanganan serta mendorong masyarakat lebih rutin melakukan pemeriksaan kesehatan.


    Dengan pemahaman yang benar, penderita asma tidak hanya mampu mengendalikan penyakitnya, tetapi juga tetap menjalani hidup aktif, sehat, dan produktif bersama keluarga.

    Komentar

    Tampilkan