-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     

     



     

    Iklan

    Rektor UNISAN Sidrap, Dr. Darnawati Tegaskan Hardiknas 2026 Momentum Transformasi Pendidikan Berbasis Inovasi dan Karakter

    Satry Polang
    Jumat, 01 Mei 2026, Mei 01, 2026 WIB Last Updated 2026-05-02T03:51:27Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250

    Rektor UNISAN Sidrap, Dr. Darnawati Tegaskan Hardiknas 2026 Momentum Transformasi Pendidikan Berbasis Inovasi dan Karakter



    NARASIRAKYAT.ID — Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dimaknai sebagai momentum strategis untuk memperkuat arah transformasi pendidikan di Indonesia. Rektor Universitas Ichsan Sidenreng Rappang (UNISAN Sidrap), Dr. Darnawati menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran sentral dalam mencetak generasi unggul yang adaptif, inovatif, dan berkarakter di tengah perubahan zaman yang semakin dinamis.


    Dalam pernyataan resminya, Dr. Darnawati menyoroti kompleksitas tantangan pendidikan di era modern yang dipicu oleh pesatnya perkembangan teknologi serta tuntutan dunia kerja yang terus berevolusi.


    “Hari Pendidikan Nasional harus kita jadikan sebagai refleksi bersama untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian sosial,” ujarnya.

     

    Transformasi Pendidikan: Dari Teori ke Praktik Nyata

    Menurut Dr. Darnawati, paradigma pendidikan saat ini tidak lagi cukup bertumpu pada penguasaan teori. Perguruan tinggi dituntut untuk bertransformasi menjadi pusat inovasi yang mampu mengintegrasikan pembelajaran berbasis praktik, riset, dan pengembangan keterampilan nyata (skills-based learning).


    Hal ini sejalan dengan kebutuhan industri yang mengedepankan kompetensi aplikatif, kreativitas, serta kemampuan problem solving. Oleh karena itu, UNISAN Sidrap terus mendorong berbagai program strategis seperti penguatan kuliah praktisi, kolaborasi lintas sektor, dan peningkatan kualitas riset dosen.


    Kolaborasi Jadi Kunci Daya Saing Lulusan

    Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia akademik, pemerintah, dan industri sebagai fondasi dalam menciptakan lulusan yang siap bersaing, baik di tingkat nasional maupun global.


    Pendekatan kolaboratif ini diyakini mampu menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan dunia kerja (link and match), sekaligus memperkuat relevansi kurikulum dengan kebutuhan zaman.


    Fokus pada Dosen, Riset, dan Pengabdian

    Sebagai bagian dari komitmen peningkatan mutu pendidikan, UNISAN Sidrap juga menempatkan penguatan kapasitas dosen sebagai prioritas utama. Selain itu, pengembangan riset dan pengabdian kepada masyarakat menjadi pilar penting dalam menghadirkan dampak nyata pendidikan bagi masyarakat luas, khususnya di daerah.


    Langkah ini mencerminkan peran perguruan tinggi tidak hanya sebagai institusi akademik, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial.


    5 Fakta Menarik Pernyataan Rektor di Hardiknas 2026

    1. Hardiknas sebagai refleksi strategis, bukan sekadar seremoni tahunan.

    2. Transformasi kampus menuju pusat inovasi menjadi tuntutan utama era digital.

    3. Penekanan pada skill dan praktik nyata, bukan hanya teori di ruang kelas.

    4. Kolaborasi akademik–industri–pemerintah jadi kunci daya saing lulusan.

    5. Penguatan riset dan pengabdian masyarakat sebagai indikator kemajuan pendidikan.


    Menutup pernyataannya, Dr. Darnawati mengajak seluruh civitas akademika untuk menjadikan semangat Hari Pendidikan Nasional sebagai energi kolektif dalam membangun pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.


    “Dengan kerja sama dan komitmen bersama, kita optimis pendidikan Indonesia akan semakin maju dan mampu melahirkan generasi penerus bangsa yang berkualitas.”

     

    Di tengah arus perubahan global yang tak terelakkan, pesan ini menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh karakter, kolaborasi, dan keberanian untuk berinovasi. Pendidikan bukan sekadar proses belajar—melainkan investasi jangka panjang untuk peradaban.

    Komentar

    Tampilkan