-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     

     



     

    Iklan

    Bupati Sidrap hingga Kepala OPD Kuliah S3 di UMS Rappang, Dibimbing Guru Besar Peraih Penghargaan Internasional

    Satry Polang
    Sabtu, 06 Juni 2026, Juni 06, 2026 WIB Last Updated 2026-06-06T11:16:16Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250

    Bupati Sidrap hingga Kepala OPD Kuliah S3 di UMS Rappang, Dibimbing Guru Besar Peraih Penghargaan Internasional



    NARASIRAKYAT  — Komitmen terhadap pendidikan dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia kembali ditunjukkan oleh sejumlah tokoh penting di Kabupaten Sidenreng Rappang. Di tengah kesibukan menjalankan tugas pemerintahan, pelayanan publik, dunia akademik, hingga profesi masing-masing, mereka memilih kembali duduk di ruang kuliah untuk menempuh pendidikan pada jenjang tertinggi.


    Momentum tersebut terlihat dalam pelaksanaan perkuliahan Program Studi Doktor (S3) Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) yang kembali berlangsung pada Sabtu (6/6/2026).


    Pada perkuliahan kali ini, mahasiswa angkatan pertama Program Doktor Administrasi Publik mendapatkan penguatan materi Metodologi Penelitian dari sosok akademisi nasional yang memiliki rekam jejak luar biasa, yakni Prof. Apriana Toding.


    Kehadiran guru besar tersebut menjadi bagian dari upaya UMS Rappang menghadirkan kualitas akademik terbaik bagi mahasiswa doktoralnya yang berasal dari beragam latar belakang profesi strategis.


    Ruang Kuliah yang Diisi Kepala Daerah, Akademisi hingga Praktisi

    Menariknya, perkuliahan doktoral ini tidak hanya diikuti oleh kalangan akademisi.

    Sebanyak 10 mahasiswa yang tergabung dalam angkatan pertama berasal dari berbagai profesi, mulai dari dosen, kepala daerah, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), dokter, praktisi usaha hingga jurnalis.


    Di antara peserta yang mengikuti perkuliahan tersebut terdapat Syahruddin Alrif, yang saat ini menjabat sebagai Bupati Sidenreng Rappang.


    Selain itu, hadir pula Kamaruddin Sellang, M. Uli Nuha, M. Hatta, Ema Amalia, Herwin, Adli Lukman, Ahmad, Andi Mulyadi, dan Eddy Arsyad.


    Keberagaman latar belakang mahasiswa tersebut menjadi kekuatan tersendiri dalam proses pembelajaran karena menghadirkan perspektif yang berbeda-beda dalam mengkaji persoalan administrasi publik dan pembangunan daerah.


    Belajar Menemukan Research Gap dan Novelty Penelitian

    Dalam perkuliahannya, Prof. Apriana Toding menekankan bahwa penelitian doktoral memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan penelitian pada jenjang sarjana maupun magister.


    Mahasiswa doktor dituntut tidak hanya mampu menyusun penelitian yang baik, tetapi juga harus mampu menghasilkan kebaruan ilmiah (novelty) dan kontribusi signifikan bagi pengembangan ilmu pengetahuan maupun praktik kebijakan publik.


    Materi yang diberikan mencakup berbagai aspek penting dalam metodologi penelitian tingkat doktoral, mulai dari membangun kerangka berpikir ilmiah yang kuat, menemukan kesenjangan penelitian (research gap), merumuskan masalah penelitian, hingga menghasilkan kontribusi teoritis dan praktis yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.


    Prof. Apriana juga menjelaskan secara mendalam perbedaan mendasar antara penelitian pada tingkat S1, S2, dan S3, sehingga mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai standar akademik yang harus dicapai pada jenjang doktoral.


    Penguatan Akademik bagi Mahasiswa Doktor

    Ketua Angkatan I Program Doktor Administrasi Publik UMS Rappang, Kamaruddin Sellang, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru dari materi yang disampaikan.


    Menurutnya, perkuliahan tersebut membantu mahasiswa memahami bahwa penelitian doktoral tidak hanya berorientasi pada penyusunan proposal atau penggunaan metode penelitian semata.


    Lebih dari itu, mahasiswa dituntut memiliki kemampuan berpikir kritis, membangun logika ilmiah yang kuat, serta menghasilkan penelitian yang memiliki kontribusi nyata terhadap pengembangan ilmu pengetahuan.


    "Materi yang beliau sampaikan membantu kami memahami bahwa penelitian S3 tidak hanya berfokus pada penyusunan proposal atau metode penelitian semata, tetapi juga pada kemampuan membangun logika ilmiah, menemukan research gap, merumuskan novelty, memilih desain penelitian yang tepat, serta menghasilkan kontribusi keilmuan yang kuat," ujarnya.


    Ia juga menilai pengalaman dan rekam jejak akademik Prof. Apriana menjadi motivasi tersendiri bagi mahasiswa doktoral untuk lebih serius dan produktif dalam menjalani proses pendidikan.


    Sosok Guru Besar yang Menginspirasi

    Kehadiran Prof. Apriana Toding bukan tanpa alasan.

    Guru Besar Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik UKI Paulus Makassar tersebut dikenal sebagai salah satu akademisi perempuan berprestasi yang memiliki reputasi kuat di tingkat nasional maupun internasional.


    Ia meraih jabatan akademik profesor pada usia relatif muda, yakni 43 tahun, sebuah pencapaian yang menunjukkan konsistensi dan produktivitas akademik yang tinggi.


    Pada 27 Oktober 2020, Prof. Apriana menerima Surat Keputusan Jabatan Fungsional Guru Besar yang diserahkan langsung oleh Kepala LLDIKTI Wilayah IX saat itu.


    Selain aktif dalam dunia pendidikan tinggi, putri pasangan Thomas Toding dan Agustina Limbong asal Toraja Utara tersebut juga berhasil meraih berbagai penghargaan bergengsi.


    Salah satunya adalah penghargaan Australia Alumni Award dari Konsulat Jenderal Australia di Makassar pada kategori The Winner of Innovation Award, yang menjadi bukti pengakuan internasional atas kontribusi dan inovasinya di bidang akademik.


    UMS Rappang Perkuat Tradisi Akademik dan Riset

    Pelaksanaan perkuliahan ini menunjukkan komitmen UMS Rappang dalam membangun tradisi akademik yang kuat melalui Program Doktor Administrasi Publik.


    Dengan menghadirkan dosen dan guru besar berpengalaman dari berbagai perguruan tinggi, UMS Rappang berupaya memastikan bahwa mahasiswa doktoral memperoleh pengalaman belajar yang berkualitas dan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan serta kebutuhan pembangunan daerah.


    Program doktoral ini juga diharapkan mampu melahirkan penelitian-penelitian inovatif yang tidak hanya memperkaya khazanah ilmu administrasi publik, tetapi juga mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dan pemerintah daerah.


    Lima Fakta Menarik Perkuliahan Doktor UMS Rappang

    1. Diikuti Bupati Aktif dan Pejabat Daerah

    Perkuliahan doktoral ini diikuti langsung oleh Bupati Sidrap bersama sejumlah kepala OPD dan praktisi profesional.

    2. Angkatan Pertama Program Doktor UMS Rappang

    Mahasiswa yang mengikuti perkuliahan merupakan bagian dari angkatan perdana Program Studi Doktor Administrasi Publik UMS Rappang.

    3. Dibimbing Guru Besar Berprestasi Nasional

    Materi disampaikan langsung oleh Prof. Apriana Toding yang dikenal memiliki rekam jejak akademik internasional.

    4. Fokus pada Research Gap dan Novelty

    Mahasiswa diajarkan bagaimana menghasilkan penelitian doktoral yang memiliki kebaruan dan kontribusi ilmiah yang kuat.

    5. Menjadi Investasi SDM Daerah

    Keikutsertaan para pejabat dan profesional dalam program doktoral menunjukkan komitmen terhadap peningkatan kapasitas sumber daya manusia daerah.


    Ketika Pemimpin Memilih Kembali Menjadi Pembelajar

    Di tengah tuntutan pekerjaan dan tanggung jawab yang besar, keputusan untuk kembali duduk di bangku kuliah merupakan bentuk keteladanan yang patut diapresiasi.


    Perkuliahan doktoral ini memberikan pesan bahwa belajar tidak mengenal jabatan, usia, maupun profesi. Seorang bupati, kepala dinas, dosen, dokter, jurnalis, hingga pengusaha tetap memiliki ruang yang sama untuk terus mengembangkan pengetahuan dan kapasitas diri.


    Karena pada akhirnya, kualitas sebuah daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusianya.


    Dan ketika para pemimpin memilih untuk terus belajar, sesungguhnya mereka sedang mempersiapkan masa depan yang lebih baik bagi daerah yang mereka layani.


    UMS Rappang melalui Program Doktor Administrasi Publik kini tidak hanya menjadi ruang pendidikan tinggi, tetapi juga menjadi tempat lahirnya gagasan, penelitian, dan pemimpin-pemimpin pembelajar yang siap memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Indonesia.

    Komentar

    Tampilkan