-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     

     



     

    Iklan

    Demi Masa Depan Anak Bangsa, Pendamping PKH Sidrap Door to Door Jangkau Calon Siswa Sekolah Rakyat

    Satry Polang
    Selasa, 02 Juni 2026, Juni 02, 2026 WIB Last Updated 2026-06-02T15:23:43Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250

    Demi Masa Depan Anak Bangsa, Pendamping PKH Sidrap Door to Door Jangkau Calon Siswa Sekolah Rakyat



    NARASIRAKYAT ---- Di balik pintu-pintu rumah sederhana yang tersebar di desa dan kelurahan di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), harapan baru sedang diperjuangkan. Bukan oleh para guru di ruang kelas, melainkan oleh para Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), dan Pilar-Pilar Sosial yang setiap hari turun langsung menemui keluarga penerima manfaat.


    Mereka datang membawa kabar baik tentang Sekolah Rakyat, program pendidikan yang menjadi salah satu prioritas nasional dalam upaya membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.


    Langkah demi langkah, rumah demi rumah, para pendamping sosial melakukan penjangkauan untuk memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan meraih masa depan yang lebih baik.




    Misi Besar Menjangkau Anak-Anak yang Membutuhkan

    Komitmen tersebut kembali ditegaskan dalam rapat daring yang dipimpin Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sidrap, Wahida Alwi, S.P., M.M., bersama seluruh Pilar Sosial.


    Dalam arahannya, Wahida menekankan pentingnya kolaborasi seluruh unsur sosial di lapangan untuk menyukseskan proses identifikasi dan penjangkauan calon peserta didik Sekolah Rakyat.


    "Kementerian Sosial telah memberikan daftar awal sekitar 10 ribu nama anak yang berpotensi menjadi peserta didik Sekolah Rakyat. Saya berharap seluruh Pilar Sosial dapat memaksimalkan penjangkauan dan asesmen kepada anak-anak yang layak untuk dijangkau," ujarnya.

     

    Arahan tersebut menjadi semangat bagi para pendamping yang kini bergerak aktif melakukan verifikasi dan asesmen langsung ke rumah-rumah calon peserta didik.


    Dari Rumah ke Rumah Membawa Harapan

    Proses penjangkauan dilakukan melalui kunjungan langsung menggunakan aplikasi SETARA sebagai instrumen verifikasi data.


    Dalam setiap kunjungan, para Pendamping PKH tidak hanya mencatat kondisi sosial ekonomi keluarga, tetapi juga memberikan sosialisasi kepada orang tua mengenai konsep, tujuan, dan manfaat Sekolah Rakyat.


    Banyak keluarga yang awalnya belum memahami program ini mulai melihat peluang besar yang dapat membuka jalan pendidikan lebih baik bagi anak-anak mereka.


    Di sejumlah wilayah, petugas bahkan harus menjelaskan secara rinci mengenai sistem pembelajaran, pola asrama, kurikulum, hingga fasilitas yang akan diterima peserta didik.

    Pendekatan humanis ini menjadi bagian penting agar masyarakat memperoleh pemahaman yang utuh sebelum mengambil keputusan.


    Kuota 270 Anak untuk Sidrap

    Ketua Tim Kabupaten PKH Sidrap menjelaskan bahwa Kabupaten Sidrap memperoleh alokasi sebanyak 270 calon peserta didik Sekolah Rakyat.


    Saat ini proses penjangkauan masih terus berlangsung dan ditargetkan selesai hingga bulan Juni mendatang.

    "Penjangkauan masih berjalan dan dijadwalkan hingga bulan Juni. Kami terus berupaya mempercepat proses ini dengan tetap memastikan data yang diperoleh valid dan tepat sasaran," jelasnya.

     

    Validasi melalui aplikasi SETARA menjadi salah satu tahapan penting agar peserta yang terpilih benar-benar berasal dari keluarga yang memenuhi kriteria program.


    Sinergi Semua Pihak Demi Pendidikan

    Keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada Pendamping PKH atau Dinas Sosial semata.

    Tim PKH Sidrap terus membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan kelurahan, serta berbagai pihak terkait untuk memastikan proses penjangkauan berjalan optimal.


    Kerja sama lintas sektor tersebut menjadi fondasi penting dalam memastikan program nasional ini dapat menjangkau anak-anak yang paling membutuhkan.


    Tantangan di Lapangan Masih Dihadapi

    Sebagai program yang relatif baru, Sekolah Rakyat masih memunculkan berbagai pertanyaan dari masyarakat.


    Sebagian orang tua ingin mengetahui lebih jauh mengenai sistem pendidikan, keamanan anak di lingkungan asrama, kualitas tenaga pendidik, hingga masa depan lulusan program tersebut.


    Namun pemerintah memastikan bahwa seluruh sistem pendidikan Sekolah Rakyat telah dipersiapkan secara matang.


    Mulai dari tenaga pendidik, pengasuh, fasilitas asrama, sarana pembelajaran, hingga sistem pembinaan karakter dirancang untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan berkualitas.


    Karena itu, sosialisasi terus dilakukan agar masyarakat memperoleh informasi yang benar dan komprehensif.


    Lima Fakta Menarik Program Sekolah Rakyat di Sidrap

    1. Penjangkauan Dilakukan Door to Door

    Pendamping PKH dan Pilar Sosial mendatangi langsung rumah calon peserta didik untuk memastikan data dan kondisi keluarga sesuai kriteria.

    2. Kemensos Menyediakan Daftar Awal 10 Ribu Anak

    Data awal dari Kementerian Sosial menjadi dasar proses seleksi calon peserta didik Sekolah Rakyat.

    3. Sidrap Mendapat Kuota 270 Calon Peserta Didik

    Ratusan anak dari keluarga kurang mampu berpeluang mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik.

    4. Verifikasi Menggunakan Aplikasi SETARA

    Teknologi dimanfaatkan untuk memastikan proses asesmen berjalan akurat, transparan, dan tepat sasaran.

    5. Program Bertujuan Memutus Rantai Kemiskinan

    Sekolah Rakyat tidak hanya memberikan pendidikan, tetapi juga menjadi instrumen strategis untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga di masa depan.


    Pendidikan sebagai Jalan Perubahan

    Bagi banyak keluarga miskin, pendidikan sering kali menjadi mimpi yang sulit dijangkau karena keterbatasan ekonomi.


    Sekolah Rakyat hadir untuk menjawab tantangan tersebut dengan membuka akses yang lebih luas kepada anak-anak yang selama ini memiliki keterbatasan kesempatan.


    Program ini bukan sekadar menyediakan ruang belajar, melainkan menghadirkan harapan baru bagi lahirnya generasi yang lebih berdaya, mandiri, dan kompetitif.


    Melalui pendidikan yang berkualitas, anak-anak diharapkan mampu mengubah nasib keluarga mereka sekaligus berkontribusi bagi pembangunan daerah dan bangsa.


    Di setiap langkah yang ditempuh para Pendamping PKH, terdapat mimpi besar yang sedang diperjuangkan. Setiap pintu rumah yang diketuk bukan sekadar bagian dari tugas administrasi, melainkan upaya menghadirkan masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak Indonesia.


    Sekolah Rakyat menjadi simbol bahwa negara hadir untuk mereka yang membutuhkan kesempatan. Dan ketika pemerintah, pendamping sosial, serta masyarakat bergerak bersama, tidak ada mimpi yang terlalu jauh untuk diraih.


    Dari Sidrap, harapan itu terus tumbuh. Harapan akan lahirnya generasi unggul yang mampu memutus rantai kemiskinan, mengangkat derajat keluarga, dan menjadi kebanggaan bangsa di masa depan.

    Komentar

    Tampilkan