-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     

     



     

    Iklan

    Ribuan Mata Tertuju ke Bojoe! Muhammad Faisal Sandrang Resmi Buka Festival Muharram IX dan Pawai Obor Santri

    Satry Polang
    Rabu, 17 Juni 2026, Juni 17, 2026 WIB Last Updated 2026-06-17T13:36:56Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250

    Ribuan Mata Tertuju ke Bojoe! Muhammad Faisal Sandrang Resmi Buka Festival Muharram IX dan Pawai Obor Santri



    NARASIRAKYAT.ID — Semangat menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah terasa begitu kuat di lingkungan TPA At-Taqwa Bojoe, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Ratusan santri, orang tua, tokoh masyarakat, dan pengurus lembaga pendidikan Al-Qur'an memadati lokasi pembukaan Festival Muharram IX TPA At-Taqwa Bojoe, yang dirangkaikan dengan Festival Anak Sholeh dan Pawai Obor, Rabu (17/6/2026).


    Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Muhammad Faisal Sandrang, S.Pd.I., M.Pd, yang merupakan Ketua IX BKPRMI Kabupaten Sidrap sekaligus muballigh aktif pada Lembaga Dakwah dan Syiar Islam (LDSI) BKPRMI.


    Kehadiran tokoh muda yang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial, keagamaan, dan pembinaan generasi Qurani itu mendapat sambutan hangat dari para santri dan masyarakat yang hadir.


    Momentum pembukaan festival tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi ruang syiar Islam yang mengajak generasi muda memahami makna hijrah, semangat perubahan, dan pentingnya memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.


    Muharram, Bulan Mulia yang Mengajarkan Semangat Hijrah

    Dalam tausiyahnya, Muhammad Faisal Sandrang mengajak para santri untuk memahami bahwa Muharram bukan sekadar pergantian angka dalam kalender Hijriah.


    Menurutnya, bulan Muharram merupakan salah satu bulan yang dimuliakan Allah SWT dan menjadi momentum penting untuk melakukan introspeksi diri serta memperbaiki kualitas keimanan.


    "Muharram mengajarkan kita tentang hijrah, bukan hanya berpindah tempat sebagaimana yang dilakukan Rasulullah SAW, tetapi juga hijrah dari kebiasaan buruk menuju kebiasaan yang lebih baik, dari kemalasan menuju semangat belajar, dan dari hal-hal yang tidak bermanfaat menuju amal saleh," ungkapnya.


    Ia menekankan bahwa generasi muda Islam harus menjadikan Tahun Baru Hijriah sebagai titik awal membangun karakter yang lebih baik, meningkatkan kedisiplinan, dan memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur'an.


    Festival Anak Sholeh, Wadah Membentuk Generasi Qurani

    Festival Muharram IX yang digelar TPA At-Taqwa Bojoe menghadirkan berbagai perlombaan keagamaan yang melibatkan para santri.


    Kegiatan tersebut dirancang tidak hanya untuk mengasah kemampuan keagamaan anak-anak, tetapi juga membangun rasa percaya diri, sportivitas, kreativitas, dan semangat berkompetisi secara sehat.


    Menurut panitia, Festival Anak Sholeh menjadi salah satu program unggulan yang rutin dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan karakter Islami bagi generasi muda.


    Melalui kegiatan tersebut, para santri diberikan ruang untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam berbagai bidang keagamaan sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah antarsantri.


    Pawai Obor, Simbol Cahaya Islam yang Terus Menyala

    Usai pembukaan resmi, kegiatan dilanjutkan dengan pawai obor yang menjadi salah satu agenda paling ditunggu oleh para peserta.


    Ratusan santri tampak membawa obor sambil melantunkan salawat dan syiar Islam di sepanjang rute yang telah ditentukan panitia.


    Pemandangan cahaya obor yang menyala di malam Muharram menghadirkan suasana religius sekaligus menjadi simbol bahwa cahaya Islam harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus.


    Masyarakat yang menyaksikan pawai tampak antusias memberikan dukungan dan apresiasi kepada para peserta.


    Sosok Muhammad Faisal Sandrang dan Kiprah Pembinaan Generasi Muda

    Di kalangan masyarakat Sidrap, Muhammad Faisal Sandrang dikenal sebagai salah satu tokoh pemuda yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial, pendidikan, dan dakwah keagamaan.


    Sebagai Ketua IX BKPRMI Sidrap, ia konsisten mendorong penguatan lembaga pendidikan Al-Qur'an serta pembinaan karakter generasi muda melalui berbagai program keislaman.


    Keterlibatannya dalam Festival Muharram IX TPA At-Taqwa Bojoe menjadi bagian dari komitmennya dalam mendukung lahirnya generasi Qurani yang cerdas, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial.


    Menurutnya, investasi terbaik bagi masa depan daerah adalah membangun kualitas generasi muda sejak usia dini.

    "Anak-anak TPA hari ini adalah pemimpin masa depan. Jika mereka tumbuh dengan Al-Qur'an, akhlak yang baik, dan semangat belajar yang tinggi, maka masa depan umat dan bangsa akan semakin kuat," ujarnya.


    Muharram dan Penguatan Nilai Keislaman di Tengah Perubahan Zaman

    Di tengah derasnya arus digitalisasi dan perubahan sosial yang begitu cepat, kegiatan keagamaan seperti Festival Muharram memiliki peran penting dalam memperkuat identitas dan karakter generasi muda.


    Selain menjadi sarana syiar Islam, kegiatan ini juga menjadi media pendidikan yang mengajarkan nilai kebersamaan, disiplin, kepemimpinan, dan kecintaan terhadap agama.


    Karena itu, dukungan berbagai elemen masyarakat terhadap kegiatan pembinaan santri dinilai sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang positif bagi tumbuh kembang anak-anak.


    Lima Fakta Menarik Festival Muharram IX TPA At-Taqwa Bojoe

    1. Dibuka Langsung Ketua IX BKPRMI Sidrap

    Muhammad Faisal Sandrang hadir sekaligus memberikan tausiyah tentang makna Muharram kepada para santri dan masyarakat.

    2. Dirangkaikan dengan Festival Anak Sholeh

    Kegiatan menghadirkan berbagai perlombaan keagamaan sebagai sarana pembinaan karakter Islami.

    3. Pawai Obor Jadi Daya Tarik Utama

    Ratusan santri mengikuti pawai obor yang berlangsung meriah dan penuh nuansa religius.

    4. Momentum Syiar Tahun Baru Islam 1448 H

    Festival menjadi bagian dari upaya memperkuat semangat hijrah dan nilai-nilai keislaman di kalangan generasi muda.

    5. Didukung Tokoh Pemuda dan Masyarakat

    Kegiatan mendapat dukungan luas sebagai wadah pembinaan santri dan penguatan ukhuwah Islamiyah.


    Menyalakan Cahaya Muharram untuk Masa Depan Generasi

    Muharram bukan hanya tentang pergantian tahun, tetapi tentang keberanian memulai perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.


    Melalui Festival Muharram IX TPA At-Taqwa Bojoe, semangat itu kembali dihidupkan melalui langkah-langkah kecil para santri yang belajar mencintai Al-Qur'an, menghormati guru, dan menanamkan akhlak mulia sejak dini.


    Di bawah cahaya obor yang menerangi malam Muharram, tersimpan harapan besar bahwa generasi muda Sidrap akan tumbuh menjadi generasi yang berilmu, beriman, dan mampu membawa manfaat bagi umat, bangsa, dan daerahnya.


    Karena sejatinya, masa depan tidak dibangun oleh mereka yang hanya bermimpi, tetapi oleh mereka yang sejak dini dipersiapkan untuk menjadi cahaya bagi sekitarnya.

    Komentar

    Tampilkan