![]() |
| Diduga Akibat Arus Pendek Listrik, Kebakaran Rumah di Desa Tonronge Sidrap Sebabkan Satu Rumah Rusak Berat |
SIDRAP, NarasiRakyat.id – Musibah kebakaran menghanguskan sebuah rumah warga di Desa Tonronge, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) pada Senin (27/7/2026) sekitar pukul 23.30 WITA. Peristiwa yang diduga dipicu oleh arus pendek listrik itu menyebabkan satu unit rumah mengalami rusak berat, satu unit rumah lainnya terdampak rusak ringan, serta mengakibatkan empat jiwa terdampak dan seorang warga mengalami luka bakar pada bagian kaki.
Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (PUSDALOPS) BPBD Kabupaten Sidenreng Rappang, kejadian tersebut langsung mendapat respons cepat dari unsur penanganan bencana, termasuk BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), TRC-BPBD, serta aparat pemerintah desa setempat.
Kebakaran Terjadi Tengah Malam
Peristiwa terjadi ketika sebagian besar warga sedang beristirahat. Api diduga berasal dari arus pendek listrik sebelum dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan beserta barang-barang di dalamnya.
Akibat kebakaran tersebut, satu unit rumah mengalami kerusakan berat, sementara satu unit rumah lainnya mengalami kerusakan ringan akibat terdampak kobaran api.
Area yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 16 x 16 meter.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, seorang warga dilaporkan mengalami luka bakar pada bagian kaki dan memperoleh penanganan, sementara empat jiwa terdampak harus mengungsi untuk sementara waktu.
Sejumlah Kepala Keluarga Terdampak
Data sementara menyebutkan warga yang terdampak musibah ini meliputi:
- Suarni (68).
- Adan Naing (47) bersama istrinya Hasna, S.Pd. (45) serta dua anak mereka, Nurul Khofifah Adnan (12) dan Nur Fatimah Az-Zahra Saile (8).
- H. Maseni (70) bersama istrinya Hj. Asi (69).
Seluruh pihak terkait terus melakukan pendataan untuk memastikan kebutuhan para korban dapat segera dipenuhi.
BPBD Lakukan Penanganan dan Koordinasi
Usai menerima laporan, tim gabungan segera menuju lokasi untuk melakukan peninjauan, asesmen, dokumentasi, serta berkoordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait.
Langkah cepat tersebut dilakukan guna memastikan kondisi korban, mendata tingkat kerusakan, serta menjadi dasar penanganan lanjutan dan penyaluran bantuan.
Hingga laporan ini disusun, penyebab kebakaran diduga berasal dari arus pendek listrik. Penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Pentingnya Kewaspadaan terhadap Instalasi Listrik
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah, menghindari penggunaan kabel yang sudah rusak atau tidak sesuai standar, serta memastikan seluruh peralatan listrik dimatikan ketika tidak digunakan.
Langkah sederhana tersebut dapat membantu mengurangi risiko terjadinya kebakaran yang berpotensi menimbulkan kerugian besar.
Lima Fakta Menarik
1. Kebakaran terjadi pada tengah malam.
Peristiwa berlangsung sekitar pukul 23.30 WITA saat sebagian besar warga sedang beristirahat.
2. Diduga dipicu arus pendek listrik.
Penyebab awal kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik, namun masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
3. Dua rumah terdampak.
Satu rumah mengalami kerusakan berat, sementara satu rumah lainnya mengalami kerusakan ringan akibat kobaran api.
4. Tidak ada korban meninggal dunia.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, satu orang mengalami luka bakar pada bagian kaki dan empat jiwa terdampak harus mengungsi.
5. Penanganan dilakukan secara cepat.
BPBD Sidrap, Damkar, TRC-BPBD, dan aparat desa bergerak melakukan asesmen, koordinasi, dokumentasi, serta pelaporan sebagai langkah awal penanganan bencana.
Musibah dapat terjadi kapan saja, namun kepedulian dan semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam proses pemulihan. Respons cepat dari pemerintah, petugas penanggulangan bencana, dan masyarakat menunjukkan bahwa solidaritas selalu hadir di saat dibutuhkan. Diharapkan para korban diberikan ketabahan dan kekuatan, sementara seluruh masyarakat semakin meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran agar kejadian serupa dapat dicegah di masa mendatang.















