-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     


     




     


     

     



     


     

     



     

    Iklan

    Diduga Akibat Arus Pendek, Satu Unit Rumah di Desa Talumae Sidrap Ludes Terbakar

    Satry Polang
    Rabu, 22 Juli 2026, Juli 22, 2026 WIB Last Updated 2026-07-22T12:05:48Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250
    Diduga Akibat Arus Pendek, Satu Unit Rumah di Desa Talumae Sidrap Ludes Terbakar


    SIDRAP, NarasiRakyat.id – Musibah kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Sebuah rumah milik warga di Desa Talumae, Kecamatan Watang Sidenreng, dilaporkan mengalami kebakaran pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 09.10 WITA.


    Berdasarkan laporan resmi Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (PUSDALOPS) BPBD Kabupaten Sidenreng Rappang, kebakaran diduga dipicu oleh arus pendek listrik (korsleting) yang menghanguskan satu unit rumah beserta seluruh isinya.


    Peristiwa tersebut menyebabkan rumah mengalami rusak berat, sehingga tidak lagi dapat dihuni. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini.


    Empat Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

    Akibat kebakaran tersebut, satu keluarga yang terdiri dari empat jiwa terpaksa mengungsi.


    Korban terdampak yakni:

    • Ishaq (43)
    • Nurhidayat (29)
    • Bilqis Qhumairah Ishaq (10)
    • Muh. Dzakwan Ishaq (6)

    Meski seluruh anggota keluarga berhasil menyelamatkan diri, mereka kehilangan tempat tinggal beserta berbagai harta benda yang berada di dalam rumah.


    Hingga laporan diterbitkan, nilai kerugian material masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.


    BPBD dan Damkar Lakukan Penanganan Cepat

    Usai menerima laporan, unsur BPBD Kabupaten Sidrap, Tim Reaksi Cepat (TRC), Dinas Pemadam Kebakaran, bersama aparat pemerintah desa segera bergerak menuju lokasi kejadian.


    Tim gabungan melakukan serangkaian langkah penanganan, antara lain:

    • Peninjauan langsung ke lokasi kebakaran.
    • Koordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait.
    • Asesmen kondisi korban dan kerusakan.
    • Dokumentasi lapangan.
    • Penyusunan laporan sebagai dasar penanganan lanjutan.

    Luas area terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 20 x 25 meter.


    Masyarakat Diimbau Waspada terhadap Instalasi Listrik

    Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing. Dugaan penyebab berupa arus pendek menunjukkan bahwa pemeriksaan berkala terhadap kabel, stop kontak, maupun perangkat elektronik sangat diperlukan guna meminimalkan risiko kebakaran.


    Selain itu, masyarakat juga diimbau segera menghubungi petugas apabila menemukan potensi bahaya yang dapat memicu kebakaran agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.


    Laporan ini bersumber dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sidenreng Rappang, TRC-BPBD, serta aparat pemerintah desa setempat, yang terus melakukan pemantauan terhadap kondisi korban pascakebakaran.


    Lima Fakta Menarik

    1. Kebakaran terjadi pada Rabu, 22 Juli 2026, sekitar pukul 09.10 WITA di Desa Talumae, Kecamatan Watang Sidenreng.
    2. Diduga dipicu arus pendek listrik, menghanguskan satu unit rumah beserta seluruh isinya.
    3. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka, namun empat anggota keluarga terdampak harus mengungsi.
    4. Rumah mengalami rusak berat sehingga tidak lagi layak ditempati.
    5. BPBD, TRC, Damkar, dan aparat desa bergerak cepat melakukan asesmen, koordinasi, serta penanganan awal di lokasi kejadian.

    Di balik musibah selalu ada harapan dan semangat untuk bangkit. Keselamatan seluruh anggota keluarga dalam peristiwa ini menjadi anugerah yang patut disyukuri, meskipun tempat tinggal dan harta benda harus hilang dilalap api. Momentum ini juga menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama yang berasal dari instalasi listrik. Diharapkan kepedulian berbagai pihak dapat membantu meringankan beban keluarga terdampak sehingga mereka dapat segera memulai kembali kehidupan dengan penuh harapan dan kekuatan.

    Komentar

    Tampilkan