-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     


     




     


     

     



     


     

     



     

    Iklan

    Dua Orang Terekam CCTV Diduga Lakukan Pencurian di Stand Emas Pasar Rappang, Korban Rugi Rp22,5 Juta

    Satry Polang
    Selasa, 28 Juli 2026, Juli 28, 2026 WIB Last Updated 2026-07-28T12:19:39Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250
    Dua Orang Terekam CCTV Diduga Lakukan Pencurian di Stand Emas Pasar Rappang, Korban Rugi Rp22,5 Juta


    SIDRAP, NarasiRakyat.id – Aksi dugaan pencurian yang terjadi di salah satu stand emas di Pasar Rappang, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), menghebohkan warga setelah rekaman kamera pengawas (CCTV) beredar luas di media sosial, Selasa (28/7/2026).


    Dalam rekaman tersebut, terlihat dua perempuan paruh baya berada di dalam stand emas dan diduga menjalankan aksi dengan modus berpura-pura menjadi pembeli. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.48 WITA.


    Pemilik Stand Emas Kilau 99, H. Arfiandi, membenarkan bahwa salah satu gelang emas miliknya hilang saat kedua perempuan tersebut datang melihat-lihat perhiasan.


    "Awalnya mereka bertanya-tanya dan mengaku ingin membeli emas. Setelah memilih gelang, mereka mengatakan hendak membayar, tetapi beralasan ingin ke ATM. Setelah itu keduanya tidak kembali," ujar H. Arfiandi.


    Menurutnya, berdasarkan hasil pengamatan dan rekaman CCTV, kedua perempuan tersebut diduga memiliki peran yang berbeda saat menjalankan aksinya.


    Satu orang diduga sengaja mengalihkan perhatian penjaga toko dengan terus bertanya mengenai koleksi emas, sementara seorang lainnya diduga memanfaatkan situasi untuk mengambil gelang emas yang sedang dipajang.


    Pemilik toko juga menjelaskan ciri-ciri kedua perempuan tersebut. Salah satunya mengenakan jilbab berwarna kuning, sementara seorang lainnya mengenakan jilbab krem dengan pakaian berwarna biru.


    Akibat kejadian tersebut, satu gelang emas seberat sekitar 10 gram dilaporkan hilang. Nilai kerugian diperkirakan mencapai lebih dari Rp22,5 juta.


    Tidak lama setelah rekaman CCTV viral, muncul informasi yang beredar di masyarakat bahwa sehari sebelumnya kedua perempuan yang diduga sama juga diduga melakukan aksi serupa di salah satu toko emas di Kabupaten Barru. Namun, informasi tersebut masih berupa dugaan dan belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum yang mengonfirmasi keterkaitannya.


    Saat ini, korban telah menempuh jalur hukum dengan melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian agar pelaku dapat segera diidentifikasi dan diproses sesuai ketentuan yang berlaku.


    Lima Fakta Menarik Peristiwa Ini

    1. Seluruh aksi terekam kamera CCTV.
    Rekaman memperlihatkan aktivitas dua perempuan yang diduga menjalankan aksi pencurian saat berpura-pura menjadi calon pembeli.

    2. Menggunakan modus klasik mengalihkan perhatian.
    Salah satu terduga pelaku diduga mengajak penjaga berbicara, sementara rekannya diduga mengambil gelang emas.

    3. Kerugian mencapai lebih dari Rp22,5 juta.
    Satu gelang emas seberat sekitar 10 gram dilaporkan hilang dari etalase toko.

    4. Video cepat viral di media sosial.
    Rekaman CCTV menyebar luas sehingga menarik perhatian masyarakat dan memunculkan berbagai informasi dari warganet.

    5. Dugaan keterkaitan dengan kejadian di Barru.
    Beredar informasi bahwa kedua perempuan tersebut diduga pernah melakukan aksi serupa di Kabupaten Barru sehari sebelumnya. Informasi ini masih menunggu pembuktian dan penyelidikan aparat.


    Komitmen Penegakan Hukum dan Kewaspadaan Bersama

    Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pelaku usaha, khususnya pemilik toko emas dan usaha bernilai tinggi, untuk terus meningkatkan sistem keamanan, memperkuat pengawasan internal, serta memanfaatkan teknologi seperti CCTV sebagai alat bantu pengungkapan tindak pidana.


    Masyarakat juga diimbau untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait identitas pelaku serta memberikan kesempatan kepada aparat kepolisian untuk melakukan penyelidikan secara profesional berdasarkan alat bukti yang tersedia.


    Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan partisipasi seluruh masyarakat. Kewaspadaan, kepedulian, dan keberanian melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan merupakan langkah sederhana yang dapat mencegah terjadinya tindak kriminal serta menciptakan lingkungan perdagangan yang aman dan nyaman bagi semua. Dengan kolaborasi yang baik, kepercayaan masyarakat terhadap aktivitas ekonomi lokal akan terus terjaga.

    Komentar

    Tampilkan