![]() |
| Khidmat dan Penuh Haru, Jamaah Umrah Travel Raudhatul Jannah Tutup Ibadah dengan Tawaf Wada |
MAKKAH, NarasiRakyat.id – Suasana haru menyelimuti rombongan jamaah umrah Travel Raudhatul Jannah (RJ Travel) Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) saat menutup rangkaian ibadah di Tanah Suci dengan melaksanakan Tawaf Wada di Masjidil Haram, Selasa (28/7/2026) dini hari waktu Arab Saudi (WAS).
Momen perpisahan dengan Baitullah menjadi pengalaman spiritual yang mendalam bagi para jamaah. Sejak pukul 02.30 WAS, rombongan telah dibangunkan untuk melaksanakan salat Tahajud, dilanjutkan dengan Tawaf Wada sebagai ibadah penutup sebelum meninggalkan Kota Makkah menuju Jeddah.
Di bawah pendampingan Pembimbing Ibadah Ustaz H. Muh. Asyraf Burhanuddin bersama tim, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib sesuai jadwal. Jamaah tampak khusyuk memanjatkan doa agar Allah SWT kembali memberikan kesempatan untuk menunaikan ibadah umrah maupun haji di masa mendatang.
"Semoga Allah memberangkatkan kita semua kembali untuk umrah dan haji pada bulan dan tahun yang akan datang. Aamiin ya Rabbal 'Alamin," demikian pesan penyemangat yang disampaikan kepada seluruh jamaah sebelum pelaksanaan Tahajud.
Pelayanan Terencana dari Awal hingga Kepulangan
Usai menyelesaikan ibadah di Masjidil Haram, rombongan kembali ke Hotel Olayan Ajyad untuk sarapan pagi, dilanjutkan dengan proses pengepakan barang, pembungkusan koper menggunakan stretch film, serta penimbangan bagasi guna memastikan seluruh perlengkapan jamaah siap dibawa pulang.
Sebelum meninggalkan Makkah, jamaah juga melaksanakan salat Zuhur dan Asar dengan jamak taqdim sesuai agenda perjalanan.
Rombongan kemudian bertolak menuju Kota Jeddah. Dalam perjalanan, jamaah diajak singgah di Museum Al Amoudi, mengikuti city tour, serta berbelanja oleh-oleh di kawasan Pasar Balad, salah satu destinasi favorit jamaah Indonesia.
Setelah seluruh agenda selesai, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah untuk proses check-in, pemeriksaan paspor, visa, serta penimbangan bagasi sebelum keberangkatan menuju Indonesia.
Tiba di Makassar, Lanjut Perjalanan ke Sidrap
Sesuai jadwal perjalanan, pesawat dijadwalkan lepas landas dari Jeddah menuju Makassar pada malam hari waktu Arab Saudi.
Setibanya di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, jamaah dijadwalkan melanjutkan perjalanan menggunakan bus menuju Kabupaten Sidrap.
Sebelum tiba di Kantor RJ Travel Baranti, rombongan dijadwalkan singgah di Masjid Raya Barru untuk mandi dan berganti pakaian, kemudian melanjutkan perjalanan hingga tiba di Baranti sekitar pukul 23.00 WITA.
Selain itu, pihak travel juga menginformasikan bahwa pembagian air zamzam dilakukan di Bandara Makassar, sementara kurma jamaah telah diatur proses distribusinya menuju Sidrap agar lebih praktis dan tertib.
Pelayanan Mendapat Apresiasi Jamaah
Menjelang kepulangan, Dr. H. Azhar Burhanuddin, pimpinan Travel Raudhatul Jannah, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian ibadah.
Ia berharap seluruh jamaah memperoleh predikat umrah yang diterima Allah SWT serta kembali ke tanah air dengan membawa keberkahan bagi keluarga dan masyarakat.
"Bismillah, semoga Allah SWT melancarkan perjalanan kita. Fii Amanillah. Seluruh agenda Travel Raudhatul Jannah terlaksana dengan baik. Para jamaah puas dan terharu. Semoga seluruh ibadah diterima Allah SWT dan membawa keberkahan," ungkapnya.
Sementara itu, Ustaz H. Muh. Asyraf Burhanuddin bersama tim pembimbing terus memastikan setiap kebutuhan jamaah terpenuhi, mulai dari pelaksanaan ibadah, pengaturan jadwal, hingga proses kepulangan ke Indonesia.
Komitmen tersebut menjadi bagian dari pelayanan yang mengedepankan prinsip amanah, profesional, dan berorientasi pada kenyamanan jamaah.
Lima Fakta Menarik
1. Tawaf Wada menjadi penutup perjalanan spiritual.
Seluruh jamaah melaksanakan Tawaf Wada setelah salat Tahajud sebagai bentuk perpisahan dengan Baitullah sebelum meninggalkan Kota Makkah.
2. Perjalanan dipersiapkan secara terorganisir.
Mulai dari pengepakan koper, pembungkusan bagasi, penimbangan, hingga distribusi air zamzam dan kurma telah dijadwalkan secara sistematis.
3. Jamaah menikmati city tour di Jeddah.
Sebelum menuju bandara, rombongan mengunjungi Museum Al Amoudi serta Pasar Balad untuk mengenal sejarah dan berbelanja oleh-oleh.
4. Pendampingan ibadah dilakukan secara intensif.
Ustaz H. Muh. Asyraf Almarhamah bersama tim memberikan arahan sejak pelaksanaan ibadah hingga proses kepulangan ke Indonesia.
5. Pelayanan memperoleh apresiasi.
Pimpinan travel menyampaikan rasa syukur karena seluruh agenda berjalan lancar dan jamaah merasa puas dengan pelayanan yang diberikan.
Perjalanan umrah bukan sekadar perjalanan menuju Tanah Suci, tetapi juga perjalanan menyucikan hati, memperkuat keimanan, dan mempererat ukhuwah. Kepulangan para jamaah RJ Travel menjadi awal untuk mengamalkan nilai-nilai ibadah dalam kehidupan sehari-hari. Semoga setiap langkah yang telah ditempuh di Makkah dan Madinah menjadi bekal menuju kehidupan yang lebih baik, penuh keberkahan, serta menginspirasi semakin banyak umat Islam untuk memenuhi panggilan Allah SWT ke Baitullah.















