![]() |
| Bangun Budaya Kerja Positif, Dinkes Sidrap Gelar Lomba Kebersihan Sambut HUT RI ke-81 |
SIDRAP — Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya diwujudkan melalui berbagai kegiatan seremonial. Di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), semangat kemerdekaan diterjemahkan melalui gerakan sederhana namun memiliki makna besar: membangun lingkungan kerja yang bersih, sehat, tertata, dan nyaman.
Hal tersebut diwujudkan melalui Penilaian Lomba Kebersihan Lingkup Dinas Kesehatan Sidrap, yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Kegiatan tersebut tidak sekadar mencari unit kerja paling bersih.
Lebih jauh, lomba menjadi momentum untuk membangun kesadaran bersama bahwa lingkungan kerja yang sehat merupakan bagian penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang sehat, disiplin, produktif, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan.
Bukan Sekadar Lomba, tetapi Membangun Budaya Kerja
Penilaian kebersihan dilakukan sebagai upaya mendorong seluruh jajaran di lingkup Dinas Kesehatan untuk menjadikan kebersihan sebagai budaya kerja, bukan hanya dilakukan ketika menghadapi perlombaan.
Lingkungan yang bersih dan tertata memberikan kenyamanan bagi pegawai dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Lebih dari itu, kebersihan juga memiliki hubungan erat dengan kesehatan.
Sebagai institusi yang memiliki tanggung jawab terhadap pembangunan kesehatan masyarakat, lingkungan kerja Dinas Kesehatan idealnya menjadi salah satu contoh penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.
Pesan tersebut menjadi semakin kuat karena penilaian dilakukan dalam suasana menyambut hari kemerdekaan.
Semangat merah putih diterjemahkan dalam bentuk aksi nyata yang dimulai dari lingkungan kerja sendiri.
Tiga Tokoh Turun Langsung Menilai
Penilaian melibatkan sejumlah pejabat daerah yang memiliki perhatian terhadap kesehatan, pemberdayaan keluarga, serta pembangunan sumber daya manusia.
Tim penilai di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidrap, Dr. Ishak Kenre, Ketua TP PKK Kabupaten Sidrap, Hj. Haslinda Hasan, serta Kepala Dinas BKKBN Sidrap, Syahrul Mubarak.
Keterlibatan mereka memberikan pesan bahwa persoalan kebersihan bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas kebersihan.
Kebersihan merupakan tanggung jawab bersama.
Mulai dari pimpinan, pegawai, hingga seluruh unsur yang menggunakan fasilitas lingkungan kerja.
Kebersihan Menjadi Cermin Kedisiplinan
Lingkungan kerja yang bersih tidak tercipta dalam satu hari.
Dibutuhkan kebiasaan, kedisiplinan, kepedulian, serta kesadaran kolektif.
Karena itu, lomba kebersihan dapat menjadi pemicu untuk membangun kebiasaan tersebut.
Ruangan yang tertata, halaman yang terawat, pengelolaan sampah yang baik, serta lingkungan yang nyaman merupakan bagian dari gambaran budaya kerja sebuah organisasi.
Dalam konteks Dinas Kesehatan, pesan tersebut memiliki makna yang lebih luas.
Jika budaya bersih dibangun dari lingkungan internal, semangat yang sama diharapkan dapat menjadi contoh ketika institusi kesehatan menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Dari Lingkungan Kerja untuk Kesehatan Masyarakat
Kebersihan sering kali dianggap sebagai persoalan sederhana.
Namun, ketika dikaitkan dengan kesehatan masyarakat, kebersihan memiliki peran yang sangat fundamental.
Lingkungan yang terjaga dapat mendukung terciptanya ruang yang lebih nyaman dan sehat bagi pegawai maupun masyarakat yang datang memperoleh pelayanan.
Karena itu, lomba kebersihan lingkup Dinas Kesehatan Sidrap dapat dilihat sebagai bagian dari edukasi internal sekaligus penguatan budaya organisasi.
Pesannya sederhana:
sebelum mengajak masyarakat hidup bersih dan sehat, budaya tersebut harus dimulai dari lingkungan sendiri.
Momentum HUT RI untuk Memperkuat Semangat Bersama
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong.
Semangat kemerdekaan tidak selalu harus diwujudkan dalam kegiatan besar.
Menjaga lingkungan, membuang sampah pada tempatnya, merawat fasilitas bersama, dan menciptakan ruang kerja yang nyaman juga merupakan bentuk kontribusi nyata.
Melalui lomba kebersihan, setiap unit kerja memiliki kesempatan untuk menunjukkan kreativitas sekaligus kepedulian terhadap lingkungan.
Kompetisi kemudian menjadi sarana untuk menciptakan kebiasaan positif.
Yang dicari bukan semata-mata siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana kebersihan tetap dipertahankan setelah penilaian selesai.
Lima Fakta Menarik Lomba Kebersihan Dinkes Sidrap
1. Digelar menyambut HUT ke-81 RI
Lomba menjadi bagian dari rangkaian kegiatan memperingati Kemerdekaan Republik Indonesia.
2. Melibatkan lingkungan internal Dinas Kesehatan
Kegiatan diarahkan untuk membangun lingkungan kerja yang bersih, sehat, tertata, dan nyaman.
3. Tim penilai berasal dari tiga unsur penting
Penilaian melibatkan Kadis Kesehatan Sidrap Dr. Ishak Kenre, Ketua TP PKK Sidrap Hj. Haslinda Hasan, dan Kadis BKKBN Sidrap Syahrul Mubarak.
4. Kebersihan dikaitkan dengan produktivitas kerja
Lingkungan yang nyaman diharapkan mendukung terciptanya suasana kerja yang produktif dan harmonis.
5. Pesan utama bukan hanya menjadi juara
Tujuan yang lebih besar adalah membangun budaya hidup bersih dan sehat agar tetap diterapkan meskipun lomba telah selesai.
Bersih Lingkungannya, Sehat Orangnya, Semangat Kerjanya!
Pada akhirnya, sebuah lomba akan selesai ketika penilaian berakhir.
Namun, budaya bersih seharusnya tidak ikut berakhir.
Justru kemenangan yang sesungguhnya adalah ketika kebersihan tetap menjadi kebiasaan setelah spanduk lomba diturunkan dan aktivitas kembali berjalan seperti biasa.
Dari lingkungan kerja Dinas Kesehatan Sidrap, pesan sederhana kembali digaungkan:
kebersihan bukan hanya tentang apa yang terlihat oleh mata, tetapi tentang kepedulian terhadap kesehatan dan kenyamanan bersama.
Menyambut 81 tahun Indonesia merdeka, semangat itu dapat dimulai dari hal paling dekat.
Membersihkan lingkungan. Merawat fasilitas. Menjaga kesehatan. Membangun kebiasaan. Dan bekerja dengan penuh semangat.
Bersih Lingkungannya, Sehat Orangnya, Semangat Kerjanya!















