-->
  • Jelajahi

    Copyright © NARASI RAKYAT
    Best Viral Premium Blogger Templates


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     

    Iklan

    Bukan Cuma Kejar IPK! Kurniawan Dorong Mahasiswa Baru UNISAN Sidrap Aktif, Kreatif, dan Berdaya untuk Indonesia

    Satry Polang
    Kamis, 27 Agustus 2026, Agustus 27, 2026 WIB Last Updated 2026-08-28T05:19:38Z
    masukkan script iklan disini
    banner 728x250
    Bukan Cuma Kejar IPK! Kurniawan Dorong Mahasiswa Baru UNISAN Sidrap Aktif, Kreatif, dan Berdaya untuk Indonesia


    SIDRAP, 27 Agustus 2026 — Menjadi mahasiswa bukan hanya tentang duduk di ruang kuliah, mengerjakan tugas, lalu mengejar nilai akademik. Lebih dari itu, masa perkuliahan merupakan ruang untuk menemukan potensi, membangun jejaring, melatih kepemimpinan, dan belajar memberi manfaat bagi lingkungan.


    Pesan tersebut menjadi salah satu inti pembekalan dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 Universitas Ichsan Sidenreng Rappang (UNISAN Sidrap).


    Melalui materi bertajuk “Aktif di Kampus, Kreatif di Masyarakat, Berdaya untuk Bangsa: Mahasiswa UNISAN Sidrap Menuju Indonesia Emas”, mahasiswa baru diajak memahami bahwa keberhasilan selama menjadi mahasiswa tidak cukup diukur dari pencapaian akademik semata.


    Materi tersebut disampaikan oleh Kurniawan, S.E., M.Si., yang mendorong mahasiswa baru agar berani mengambil peran, mengembangkan kemampuan, dan menjadikan lingkungan kampus sebagai laboratorium untuk membangun pengalaman.


    Mahasiswa Jangan Hanya Menjadi Penonton


    Memasuki perguruan tinggi berarti memasuki fase kehidupan yang memberikan ruang lebih luas untuk menentukan arah masa depan.


    Karena itu, Kurniawan mendorong mahasiswa baru UNISAN Sidrap agar tidak pasif menjalani kehidupan kampus. Berbagai kegiatan akademik, organisasi kemahasiswaan, aktivitas sosial, hingga ruang-ruang kreativitas dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar.


    Keaktifan tersebut bukan sekadar untuk menambah daftar kegiatan dalam perjalanan kuliah.


    Di balik pengalaman berorganisasi dan berkolaborasi, mahasiswa belajar bagaimana berkomunikasi, mengambil keputusan, bekerja dalam tim, memimpin, menerima kritik, mengelola perbedaan, hingga menyelesaikan persoalan.


    Keterampilan semacam itu sering kali menjadi bekal penting ketika mahasiswa memasuki dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat.


    Kampus, dengan demikian, bukan hanya tempat mendapatkan gelar, tetapi juga tempat membentuk kapasitas dan karakter.


    Dari Potensi Menjadi Kompetensi


    Setiap mahasiswa datang ke kampus dengan latar belakang, pengalaman, dan potensi yang berbeda.


    Ada yang memiliki kemampuan berbicara di depan umum. Ada yang kreatif dalam menghasilkan karya. Ada yang memiliki kemampuan memimpin. Ada pula yang memiliki ketertarikan pada teknologi, kewirausahaan, penelitian, maupun kegiatan sosial.


    Tantangannya adalah bagaimana potensi tersebut tidak berhenti sebagai bakat.


    Potensi harus dilatih hingga berubah menjadi kompetensi.


    Karena itu, mahasiswa baru didorong untuk berani mencoba berbagai aktivitas positif selama berada di kampus. Pengalaman mengikuti organisasi, kompetisi, kegiatan sosial, penelitian, maupun proyek kreatif dapat menjadi ruang untuk menguji kemampuan sekaligus mengenali kekuatan dan kekurangan diri.


    Proses tersebut membutuhkan keberanian untuk keluar dari zona nyaman.


    Kreativitas untuk Menjawab Persoalan Masyarakat


    Pesan berikutnya yang ditekankan adalah pentingnya membawa kreativitas keluar dari lingkungan kampus.


    Perkembangan teknologi digital telah membuka peluang besar bagi mahasiswa untuk menghasilkan karya dan menciptakan solusi.


    Mahasiswa tidak cukup hanya menjadi pengguna teknologi. Mereka diharapkan mampu menjadi pencipta, inovator, dan penggerak.


    Keterampilan digital dapat dikembangkan menjadi berbagai bentuk karya, mulai dari pengembangan usaha, produksi konten edukatif, inovasi pelayanan masyarakat, pengembangan produk, hingga berbagai solusi yang sesuai dengan kebutuhan lingkungan sekitar.


    Ketika kreativitas bertemu dengan persoalan nyata masyarakat, lahirlah inovasi yang memiliki nilai manfaat.


    Di titik inilah mahasiswa dapat mulai menjalankan perannya sebagai agen perubahan.


    Berdaya untuk Bangsa, Bukan Hanya untuk Diri Sendiri


    Menjadi mahasiswa juga berarti mempersiapkan diri untuk mengambil peran yang lebih besar pada masa depan.


    Generasi mahasiswa hari ini merupakan bagian dari sumber daya manusia yang akan mengisi berbagai sektor kehidupan ketika Indonesia memasuki momentum Indonesia Emas 2045.


    Karena itu, kompetensi akademik perlu berjalan bersama keterampilan sosial, kepemimpinan, kreativitas, kemampuan beradaptasi, dan kepedulian terhadap lingkungan.


    Konsep “berdaya untuk bangsa” menjadi penting karena keberhasilan individu idealnya tidak berhenti pada pencapaian pribadi.


    Ilmu yang diperoleh di perguruan tinggi dapat dikembangkan menjadi karya. Karya dapat melahirkan inovasi. Inovasi dapat memberikan manfaat. Dan manfaat itulah yang pada akhirnya menjadi bentuk kontribusi kepada masyarakat.


    Sejalan dengan Semangat Kampus Berdampak


    Pembekalan Kurniawan menjadi bagian dari upaya UNISAN Sidrap membangun pola pikir mahasiswa sejak awal memasuki perguruan tinggi.


    Pesan tersebut sejalan dengan tema besar PKKMB 2026:


    «“Kampus Berdampak, Mahasiswa Bergerak, Indonesia Maju: Mahasiswa UNISAN Sidrap Adaptif Digital Siap Menuju Indonesia Emas.”»


    Tema tersebut memberikan arah bahwa mahasiswa tidak hanya dipersiapkan untuk menyelesaikan studi, tetapi juga diharapkan mampu menghadirkan dampak positif.


    Mahasiswa adaptif digital berarti mampu mengikuti perkembangan teknologi. Mahasiswa yang bergerak berarti tidak berhenti pada teori. Sementara mahasiswa yang berdampak berarti mampu menghubungkan ilmu dan keterampilan dengan kebutuhan masyarakat.


    Ketiga hal tersebut menjadi modal penting dalam menyiapkan generasi muda menghadapi perubahan yang semakin cepat.


    Lima Fakta Menarik Pembekalan Mahasiswa Baru UNISAN Sidrap


    1. Keaktifan mahasiswa menjadi bagian dari proses pembentukan karakter.

    Organisasi dan kegiatan kampus tidak hanya menjadi aktivitas tambahan, tetapi dapat menjadi ruang belajar kepemimpinan, komunikasi, tanggung jawab, dan kolaborasi.


    2. Potensi mahasiswa perlu diubah menjadi kompetensi.

    Bakat akan memiliki nilai lebih ketika dilatih melalui pengalaman nyata dan berbagai aktivitas positif.


    3. Teknologi digital dipandang sebagai ruang berkarya.

    Mahasiswa didorong bukan hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga pencipta karya dan inovasi.


    4. Kreativitas diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

    Karya mahasiswa diharapkan memiliki nilai manfaat dan mampu menjadi solusi terhadap persoalan di lingkungan sekitar.


    5. Semua bermuara pada Indonesia Emas 2045.

    Mahasiswa UNISAN Sidrap dipersiapkan menjadi generasi yang kompeten, kreatif, adaptif, kolaboratif, dan memiliki kepedulian terhadap pembangunan bangsa.


    Awal dari Perjalanan Panjang


    PKKMB 2026 pada akhirnya bukan sekadar kegiatan untuk memperkenalkan kampus kepada mahasiswa baru.


    Lebih jauh, rangkaian ini menjadi pintu awal untuk menanamkan cara pandang bahwa kehidupan perguruan tinggi harus dijalani dengan semangat belajar sekaligus keberanian untuk bergerak.


    Mahasiswa baru UNISAN Sidrap kini memiliki ruang yang luas untuk menentukan cerita mereka sendiri.


    Mereka dapat memilih menjadi mahasiswa yang hanya hadir di ruang kuliah, atau menjadi mahasiswa yang hadir dalam berbagai ruang pembelajaran—di kelas, organisasi, laboratorium, masyarakat, dunia digital, hingga berbagai ruang pengabdian.


    Pilihan itu akan menentukan pengalaman dan kapasitas yang mereka bawa ketika kelak meninggalkan kampus.


    Sebab, Indonesia Emas 2045 tidak hanya dibangun oleh mereka yang memiliki gelar tinggi, tetapi oleh generasi yang mampu mengubah ilmu menjadi karya dan karya menjadi manfaat.


    Dari Sidrap, semangat itu mulai ditanamkan.


    Aktif di kampus. Kreatif di masyarakat. Berdaya untuk bangsa.


    Itulah bekal yang diharapkan menjadi bagian dari perjalanan mahasiswa UNISAN Sidrap menuju masa depan Indonesia yang lebih maju.

    Komentar

    Tampilkan